Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Silaturrahmi Keluarga Besar Muhammadiyah: Ciptakan Harmonisasi Umat

Silaturrahmi Keluarga Besar Muhammadiyah: Ciptakan Harmonisasi Umat

Senin, 24 Jun 2019 16:00
Dibaca: 87 kali
drberita/istimewa
Ketua LDK PP Muhammadiyah M. Ziyad
DINAMIKARAKYAT - Silaturrahmi Syawal 1440 H/2019 M Keluarga Besar Muhammadiyah dalam rangka menciptakan harmonisasi Umat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, pascapilpres dan pileg tahun 2019, di halaman gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Jend. Ahmad Taher Mandala By Pass No. 140 Medan, Minggu 23 Juni 2019.

Hadir dalam acara Drs. H. Ahmad Hosen Hutagalung MA wakil ketua PW Muhammdiyah Sumut, Drs. Anwar Sembiring, M.Pd ketua PD Muhammdiyah Kota Medan, Dr. H. Hasrat Efendi Samosir, MA Sekretaris PD Muhammdiyah Kota Medan, Dr. Muhammad Ziyad ketua Lembaga Dakwah khusus (LDK) PP muhammdiyah, Ir. Akhyar Nasution MSi Wakil Walikota Medan, PD. Aisyiyah Muhammdiyah Kota Medan.

PD muhammdiyah se-Kota Medan, Muhammad Andi Syaputra Camat Medan Tembung, Merlinda SE Lurah Tembung, Kompol Subroto Kapolsek PS Tuan, Ustad Rafdinal, Kelurga besar Muhammdiyah Kota Medan, dan diperkirakan jumlah yang hadir sekira 400 orang.

Rangkaian acara dimulai dengan membacakan ayat suci alquran, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammdiyah dan Mars Aisyiyah.

Ketua PD Muhammdiyah Kota Medan Drs. Anwar Sembiring, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah Silaturrahmi Syawal 1440 H/2019 M bagi Keluarga Besar Muhammadiyah Kota Medan, untuk menata ruang keluarga besar Muhammdiyah.

"Silaturrahmi kita selama ini mungkin ada rasa benci, mungkin secara fisik bersalaman namun tidak saling memaafkan. Kita mengajak untuk seluruh yang hadir jangan ada lagi setelah acara ini selesai susah disambungkan silaturahmi. Marilah kita renungkan apakah kita dah saling memaafkan atau tidak, dan jangan ada lagi yang merusak kasih sayang dan tali persaudaraan kita ini," ucap Anwar Sembiring.

Ketua LDK PP Muhammadiyah Dr. Muhammad Ziyad dalam tausyahnya menyampaikan bahwa sesuai surat ali 'imran ayat 133, 134 dan 135. Ayat (133): bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Ayat (134): orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Ayat (135): orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui (saling memaafkan).

"Petak politik itu biasa jadi kita jangan terpecah karena politik, pemilu sudah selesai pada tanggal 17 april 2019, berarti tidak ada lagi 01 dan 02," ungkap Muhammad Ziyad.

Menurutnya, Lembaga Dakwah khusus (LDK) Pusat telah mengirimkan da'i senior Muhammadiyah kepolosok indonesia untuk mengembangkan Muhammdiyah. "Marilah kita kuatkan iman kita," kata Ziyad. (art/drc)

Editor: admin

T#g:idul fitrimuhammad ziyadmuhammadiyah medanpileg 2019pilpres 2019
Berita Terkait
  • Rabu, 09 Okt 2019 23:44

    Kecuali Papua, 100 Persen TNI AD Kawal Pelantikan Jokowi

    Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan perkembangan keamanan wilayah di Indonesia menjelang pelantikan presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang sangat baik.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 12:02

    Dilema, Jokowi Sendiri & RUU KPK

    Sebuah pilihan yang sulit bagi Jokowi. Diteruskan akan berhadapan dengan mahasiswa! Tak diteruskan dengan Perppu KPK, bakal ditinggal Parpol Koalisi. Apalagi, BEM se-Indonesia menolak undangan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

  • Kamis, 29 Agu 2019 12:58

    Ngaku Anggota BIN, Mantan Ketua KPU Sumut Bantah Terlibat Jaringan OK Fadli

    Akhirnya Yulhasi buka mulut. Mantan Ketua KPU Sumut itu membantah terlibat jaringan OK Fadli yang mengaku anggota BIN dan bisa mengatur suara di KPU.

  • Selasa, 20 Agu 2019 22:39

    Identitas OK Fadli Terungkap: Penipu Ngaku Anggota BIN

    Pertemuan terjadi di salah satu warung kopi dekat Terminal Pinang Baris. Penuh emosi, Hendry mulai buka suara. Ia mengenl OK Fadli cukup lama. Pria paruh baya itu mengatakan OK Fadli anggota BIN palsu.

  • Jumat, 16 Agu 2019 23:37

    Ngaku Anggota BIN, OK Fadli Bisa Atur Suara di KPU

    Praktek jual suara di Pemilihan Legislatif 2019 ternyata bukan isapan jempol. Harga satu suara dijual senilai Rp 65 ribu. Praktek politik hitam ini terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan kabupaten kota.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir