Ratna: Setelah Gelap tidak Keluyuran tapi Mengaji

Oleh: armand
Minggu, 16 Des 2018 14:25
Dibaca: 587 kali
armand
Ratna Sitepu

DINAMIKARAKYAT|MEDAN, Anggota DPRD Kota Medan, Ratna Sitepu menyatakan guna memperkecil masalah demoralisasi di kalangan generasi muda perlu adanya solusi jitu. Salah satunya adalah program magrib mengaji.

"Sebab ketika saya kecil dahulu, setelah magrib selalu takut pergi keluar rumah. Semua anak mengaji di madrasah, masjid atau musola dan surau,"ujarnya di hadapan audiens pada kegiatan Reses III di Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia Medan, Sabtu (15/12) kemarin. 

Politisi Partai Hanura ini menyebutkan melalui kegiatan magrib mengaji mampu membuat remaja lebih mengenal pendidikan agama yang bisa membentuk karakter, akhlak dan akidah. Kemudian para remaja menghabiskan waktu belajar hingga malam hari. 

"Setelah hari gelap tidak keluruyan tapi mengaji,"kata Ratna.

Ratna menilai, magrib mengaji sangat bisa diandalkan menurunkan angka kriminal seperti, begal dan kemungkinan kejahatan remaja lainnya. Sebab, mencegah tetap lebih baik daripada mengobati atau menindak. 

Lalu, Ratna mengatakan kepedulian orang tua mesti semakin besar terhadap perkembangan anak-anaknya. Sehingga kedekatan emosional antar anggota keluarga terus terbangun dengan cara yang baik. 

"Tahun 2019 mendatang, pemerintah kota akan menambah jumlah guru magrib mengaji hingga berjumlah 3000 orang. Honor mereka terima Rp550ribu perbulan dan dibayarkan 2 kali selama setahun di Juli dan Desember,"ungkap Ratna.

(armand)
T#g:magribmengajiratnasitepuresestjgusta
Berita Terkait
  • Sabtu, 28 Apr 2018 19:16

    Tidak Semua Orang Mampu jadi Bilal Mayit

    "Tak semua orang mampu menjadi bilal mayit. Para bilal mayit harus dihargai dan dipedulikan,"ucap Ratna.

  • Jumat, 23 Des 2016 22:26

    Sedih, Dua Tahun Hasil Reses DPRD Sumut Tidak Digubris

    Keluhan masyarakat tersebut sudah dua tahu dibawa melalui reses tidak pernah direalisasikan oleh Pemprov Sumut.

  • Jumat, 15 Jul 2016 18:23

    Reses: Perhatian Pemerintah Minim Terhadap Pondok Pesantren

    DINAMIKARAKYATCOM - Minimnya perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren menjadi bahan masukkan anggota DPRD Sumut Yulizar P. Lubis dari masyarakat dalam kegiatan reses di Kelurahan Pasar Merah Bar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir