Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Profesor Unimed Kerja Nyata dengan Nano Partike di Deliserdang

Profesor Unimed Kerja Nyata dengan Nano Partike di Deliserdang

Oleh: Irfandi
Rabu, 11 Sep 2019 21:50
Dibaca: 131 kali
drberita/istimewa
Kerja nyata kampus Unimed di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.
Bobby Nasution Center
DRberita | Gencarnya pembangunan fisik yang dilakukan oleh pemeritah, dewasa ini tidak diimbangi dengan pemerataan akses air bersih dan layak minum.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa capaian akses air bersih saat ini di Indonesia 72,55 persen. Angka ini masih di bawah target Sustainable Development Goals (SDGs), yakni sebesar 100 persen.

Untuk menekan hal tersebut Profesor Jurusan Biologi Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Herbert Sipahutar lakukan kerja nyata di masyarakat sekitaran kampus.

Kegiatan pemenuhan kebutuhan air bersih dengan konsep penyaringan dengan teknologi nano partikel yang diberikan langsung kepada masyarakat, Rabu 11 September 2012 lalu, mengambil tempat di Desa Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan yang ditandai dengan penyerahan seperangkat sistem pengolahan air bersih, mulai dari proses pengelolaan air tanah hingga sampai menjadi air layak konsumsi.

Kegiatan ini bermula dari riset yang dilakukan oleh peneliti dari Unimed yang mendapatkan hasil bahwa air di kawasan Percut, Unimed, tidak memenuhi baku mutu sebagai air yang layak dikonsumsi. Hal ini ternyata menjadi bagian dengan kondisi air yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu kampus merasa terpanggil untuk memberikan solusi nyata untuk mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat akan kebutuhan air bersih.

"Jadi konsepnya air sumur yang digunakan warga kita saring dengan menggunakan teknologi nano sehingga air dapat bersih. Untuk memastikan sterilitas air, kita tidak gunakan kaporit, karena biasanya masyarakat tidak suka air yang beraroma sehingga kita ganti dengan teknologi sinar ultra Violet (UV)," papar Guru Besar yang lama menimba ilmu di negara Napoleon Prancis ini.

Didampingi anggota tim Prof. Makmur Sirait dan Anggraini SE, M.Si, Hebert menambahkan kegiatan ini tidak dilakukan secara dadakan akan tetapi melalui proses yang panjang, mulai dari riset sampai dibeberapa lokasi diberikan sistem penyaringan, diantaranya rumah ibadah dan kelompok rumah tangga serta kelompok usaha masyarakat.

"Sudah ada beberapa titik lokasi di Kecamatan Percut Sei Tuan yang kita lakukan penyaringan air tanah, bahkan di Musholah Al-Ikhlas saat ini sudah menjual air galon langsung minum yang sudah dapat dinikmati masyarakat dan menjadi icome generate bagi musholah," tandas Wakil Dekan I Fakultas Olmu Pengetahuan Alam, Unimed.

Trisni salah seorang warga mengucapkan terima kasih kepada pihak kampus yang mau turun langsung menyahuti permasalahan warga. Karena air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat, apalagi para pelaku usaha kuliner.

"Selama ini kami tidak mengetahui bahwa air yang kami gunakan banyak kandungan logam, detergen serta aroma lumpur, dalam waktu lama dapat merusak kesehatan. Dan dengan diberikannya alat penyaring outomatis ini air yang biasanya keruh langsung bersih dan tidak berbau sehingga konsumen yang awalnya ragu-ragu menjadi percaya dengan kebersihan produk kami," ungkap pengusaha tahu "Mbak Trisni". (art/drb)

Editor: admin

T#g:air bersihbadan pusat statistikkampus Unimedteknologi nano partikelunimed
Berita Terkait
  • Minggu, 27 Okt 2019 15:23

    Giat Pendamping Unimed: Kemiskinan di Kota Medan Jauh di Atas Nasional

    Dari 2,6 juta penduduk yang berdomisili di Kota Medan, 18% atau sekitar 463.000 jiwa, berada dalam garis Kemiskinan. Dan hal tersebut di atas angka kemiskinan secara nasional yang menyentuh 9,66%.

  • Selasa, 15 Okt 2019 09:15

    Perempuan Batubara Kembangkan Songket Khas Melayu Kekinian

    Kaum perempuan merupakan subjek yang dapat dikembangkan potensinya dalam rangka meningkatkan peran dan tanggung jawab pembangunan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 00:32

    Anyaman Khas Melayu Pesisir Rambah Pasar Internasional

    Setelah menjadi bagian dari produk unggulan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kerajinan anyaman pandan khas Pantai cermin, mulai mengepakan sayapnya hingga keluar negeri.

  • Rabu, 25 Sep 2019 21:58

    BUMDes MJ Bordir Bangun Strategi Pemasaran Berbasis e-Comerce Sambut Pasar Bebas

    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) MJ Bordir melakukan perubahan yang fundamental pada strategi pemasaran dengan menggunakan strategi kekinian berbasis electronic Comerce (e-comerce).

  • Minggu, 15 Sep 2019 22:22

    PDAM Tirtanadi: Museum Air Itu Ide Orang Gila

    PDAM Tirtanadi merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sampai saat ini belum mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya warga Kota Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir