Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Pemko Medan Ambil Alih Bangunan Tua Peninggalan Belanda

Pemko Medan Ambil Alih Bangunan Tua Peninggalan Belanda

Selasa, 06 Agu 2019 21:43
Dibaca: 291 kali
drberita/istimewa
Kasatpol PP Pemko Medan Sofyan memberikan arahan pengosongan bangunan tua.
Bobby Nasution Center
DINAMIKARAKYAT - Bangunan tua itu berdiri pada masa jaman Belanda. Pemko Medan telah mengambil-alih bangunan tua itu dari warga yang bertempat tinggal dan ormas yang berkantor.

Dalam surat yang dilayangkan Pemko Medan sejak kemarin, disampaikan agar dilakukan pengosongan.

"Kami sampaikan bahwasanya pada hari ini kami lakukan pengambil-alihan aset Kota Medan di Jalan Ahmad Yani 7 simpang Jalan Hindu. Ini merupakan aset Pemerintah Kota Medan, dan akan dipergunakan kepentingan dinas," ucap Kasatpol PP Pemko Medan Sofyan, Selasa 6 Agustus 2019, di lokasi.

"Yang masih mendiami bangunan tua ini kami imbau untuk segera mengosongkan. Dengan tempo waktu 15 menit. Kosongkan dari peralatan dan perlengkapan yang ada hari ini juga," sambungnya.

Puluhan personel Satpol PP Pemko Medan sudah terlihat bersiap-siap. "Kita sudah memberikan waktu namun enggan diindahkan, maka akan dilakukan pengambilan alih," kata Sofyan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya sebagai mengambil alih. Ini menjadi wewenang BPKAD, dan bidang aset Pemko Medan.

Terlihat di bangunan tua itu berkantor ormas. Ada dua lantai. Arsiteknya berkebangsaan Jerman dengan nama G Bos. Angka tahun pendirian bangunan tertulis di tembok pada tahun 1916. Banguan tua itu diresmikan oleh Daniel Baron Mackay selaku Walikota Medan pertama pada tahun 1919.

Luas bangunan berukuran 15 x 30 meter. Memiliki bungker sebagai gudang penyimpan barang untuk dijual.

Keberadaan bangunan tua yang bernama Supermarket Warenhuis itu akhirnya tersingkir begitu Jepang masuk ke Kota Medan. Hanya bertahan sekitar 23 tahun. Sekitar 1942 pemilik supermarket kembali ke Belanda lantaran kondisi Kota Medan dalam jajah Jepang.

Bangunan tua itu juga sempat dijadikan Kantor Departemen Tenaga Kerja serta kantor pendidikan dan sekarang menjadi kantor ormas.

Namun pada akhir kedatangan puluhan personil Satpol PP Pemko Medan, pengosongan bangunan tua itu ditunda sampai Kamis 8 Agustus 2019, lantaran datang pengurus ormas dan tokoh masyarakat setempat. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bangunan eritegbangunan sejarahbangunan tuadzulmi eldinpemko medanpeninggalan belanda
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Jan 2020 15:53

    Kepala BPKAD Pemko Medan Ngaku Belum Tahu Jumlah Total Anggaran Pembelian Lahan

    Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tengku Ahmad Sofyan belum mengetahui jumlah total anggaran yang dikeluarkan oleh Pemko Medan untuk membeli lahan pada tahun 2019.

  • Jumat, 10 Jan 2020 02:13

    9 Saksi Termasuk Dzulmi Eldin Ungkap Biaya Perjalanan Dinas ke Uchikawa

    Selain Eldin, saksi yang hadir Asisten Pemerintahan Pemko Medan Musaddat, mantan Kadis Pendidikan Hasan Basri, Sekretaris Pendidikan Johan Batubara, Kasi Pemeliharaan Dinas PUPR Medan Fikri, Staf Protokoler Tata dan Sutan, Vincent dari biro perjalanan dan

  • Kamis, 12 Des 2019 18:05

    Pimpinan OPD Pemko Medan Yakin Tidak Jadi Tersangka KPK

    Pimpinan OPD Pemko Medan berkeyakinan tidak akan menjadi tersangka dalam kasus suap walikota Dzulmi Eldin yang ditangani KPK. Mereka lebih yakin yang akan menjadi tersangka anggota dan mantan anggota DPRD Medan.

  • Jumat, 29 Nov 2019 15:28

    KPK Cekal Makte, Saksi Kasus Suap Walikota Medan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, menyekal seorang saksi kasus suap proyek dan jabatan Walikota Medan Dzulmi Eldin ke luar negeri.

  • Minggu, 27 Okt 2019 14:53

    Aktivis Mahasiswa Sumut Minta KPK Bongkar Korupsi APBD Dinas PU Medan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melanjutkan kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis PU Isa Ansyari ke korupsi APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir