• Home
  • Metropolis
  • Pecah Rekor MURI, 700 Kepala SMK di Sumut MoU Dengan Dunia Usaha

Pecah Rekor MURI, 700 Kepala SMK di Sumut MoU Dengan Dunia Usaha

Rabu, 29 Nov 2017 00:41
Dibaca: 106 kali
drberita/istimewa
Pecah rekor Muri.
DINAMIKARAKYAT - Sebanyak 700 SMK se-Provinsi Sumatera Utara menandatangani kerjasama (MoU) dengan kalangan dunia usaha secara serentak di Gedung Serbaguna Unimed, Jalan Pancing, Medan, Selasa 28 November 2017.

Penandatanganan kerjasama dengan 700 Kepala SMK dan pimpinan perusahaan dilakukan di hadapan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, berhasil memecahkan rekor MURI.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan apa yang dilakukan ini dalam rangka membangun kerjasama (link & match) antar SMK se-Sumut dengan dunia usaha/dunia industri.

"Alhamdulillah, melalalui kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas lulusan SMK di Sumut ini, Pemprov Sumut kembali memecahkan rekor MURI yaitu penandatanganan kerjasama terbanyak antara SMK dengan dunia usaha, dunia industri," kata Erry.

Erry juga berharap penandatangan kesepakatan bersama ini bisa mendongkrak prestasi serta kualitas lulusan SMK sehingga para lulusan nantinya bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia usaha.

Para siswa-siswi SMK diharapkan terus meningkatkan keterampilan dan integritasnya, karena lebih dari 700 perusahaan di Sumatera membutuhkan tenaga kerja yang terampil. Selain itu, lulusan SMK nantinya bisa lebih mandiri.

"Ke depan diharapkan anak-anak kami lulusan SMK bisa berwirausaha, menciptakan sendiri lapangan kerja, jadi pengusaha yang terampil khususnya di Sumatera Utara. Karena Bupati, Gubernur, Menteri dan juga Presiden banyak yang latar belakangnya pengusaha. Akhirnya bisa jadi pemimpin," sebut Erry.

Kepada dunia usaha, Erry mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang dibuat. Kerjasama ini juga merupakan instruksi dari Presiden Jokowi, bahwa dunia usaha, dunia industri harus terus menjalin kerjasama dengan dunia pendidikan.

"Dengan adanya kerjasama dan perolehan penghargaan rekor MURI ini akan menghasilkan tenaga kerja yang handal terampil," harapnya.

Penandatanganan kerjasama ini disaksikan dan dihitung oleh Andre Purwandono dari Yayasan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Hari ini kembali Provinsi Sumut memecahkan rekor MoU terbanyak antara dunia pendidikan dengan kalangan dunia usaha, dunia industri yaitu sebanyak 700. Sebelumnya 457 MoU, dan sampai saat ini terbanyak di Indonesia," ujar Andre.

Sebelumnya, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis melaporkan kegiatan tersebut dihadiri 738 kepala sekolah SMK dan kurang lebih 4.000 siswa-siswi SMK, para kepala UPT SMK dan pengawas.

"Salah satu tujuannya agar tersedianya lapangan kerja bagi siswa siswi lulusan SMK khususnya Provinsi Sumut," terang Arsyad. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pendidikan sumutdunia usaharekor murisiswa smk
Berita Terkait
  • Kamis, 07 Des 2017 01:56

    Jepang Danai Pembangunan Gedung SMP Senilai di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengakui hubungan Sumut dan Jepang semakin berkualitas dan baik, dibuktikan dengan keberadaan investasi Jepang serta berbagai kerjasama.

  • Selasa, 28 Nov 2017 00:20

    343 Guru Honor di Madina Belum Terima Gaji dari Pemprov Sumut

    Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) akan memfasilitasi 343 guru honor TKS SMA/SMK untuk mempertanyakan gaji yang belum di bayarkan selama 11 bulan ke Dinas Pendidikan Sumut.

  • Senin, 30 Okt 2017 22:01

    Erry Minta Senam Pagi Diaktifkan Kembali di Sekolah

    Erry menyampaikan maksud Germas ini disosialisasikan, karena sesuai RPJMD 2005-2025 bidang kesehatan diutamakan pencegahan daripada pengobatan. Karena pencegahan lebih baik dari pada mengobati.

  • Rabu, 18 Okt 2017 19:09

    Literasi Sumut Pecah Rekor MURI

    Pemecahan rekor MURI itu dalam rangka puncak acara Festival Literasi dengan pelatihan penggunaan 'Big Book' yang dihadiri 1.486 peserta, terdiri dari berbagai kalangan seperti guru, mahasiswa, siswa, komunitas, dan masyarakat.

  • Jumat, 13 Okt 2017 00:30

    Sistem Online Hapus Praktik KKN

    Sudah saatnya lembaga pendidikan menggunakan teknologi internet atau sistem online mulai dari ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian masuk sekolah.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir