Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • PT Amal Tani Gandeng Unimed Selesaikan Permasalahan Warga Langkat

PT Amal Tani Gandeng Unimed Selesaikan Permasalahan Warga Langkat

Minggu, 05 Agu 2018 01:20
Dibaca: 505 kali
drberita/istimewa
LPM Unimed di Desa Amal Tani, Langkat.
DINAMIKARAKYAT - PT Amal Tani yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan pengolahan tandan buah segar gandeng Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk menyelesaikan permasalahan warga di Kabupaten Langkat.

Kegiatan yang dilaksankan dua hari pada 3-4 Agustus 2018 mengambil tempat di Aula Desa Amal Tani, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta, diwakilkan Koordinator Bidang Kerjasama dan Pengembangan Wilayah Irfandi, Manager Perkebunan Amal Tani Krispinus Paranginangin, Kepala Desa Amal Tani Jaka Sembiring, dosen Unimed dan masyarakat Desa Amal Tani sekitarnya.

Koordinator Bidang Kerjasama dan Pengembangan Wilayah Irfandi mengungkapkan bahwa kegiatan ini diawali dengan maping area dan identifikasi masalah masyarakat dengan analisis sistem Strength, Weakness, Opportunity, threat (SWOT) beberapa bulan yang lalu.

Dari identifikasi tersebut muncul permasalahan tentang limbah tangkos (tandan kosong) sawit, ternak yang berkeliaran dan tidak di kandangkan sehingga merusak tanaman produksi, potensi lidi dan daun sawit yang melimpah serta tanaman endemic pakis yang banyak di areal perkebunan.

Dari analisis tersebut dipetakan untuk mencari solusinya, limbah tangkos yang biasanya dibuang langsung di areal perkebunan yang menimbulkan masalah baru lalat dan jamur diolah menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan di kebun milik warga desa.

Untuk ternak didampingi untuk membuat pakan fermentasi yang mampu tahan sampai 9 bulan sehingga potensi daun sawit yang biasa terbuang dapat dijadikan pakan ternak yang difermentasi sehingga ternak tidak dilepaskan bebas.

Selain itu potensi lidi sawit yang cukup melimbah dijadikan sebagai piring lidi dan keranjang hantaran dan tanaman pakis yang biasa diolah sebagai sayuran dijadikan beberapa produk seperti keripik pakis, abon pakis, mie pakis dan morco pakis.

"Semua olahan tersebut didampingi oleh kampus untuk dijadikan produk unggulan daerah dan wilayah langkat dan akan dimasukan dalam program pengembangan kemitraan Wilayah," papar dosen Fisika Unimed ini.

Manager Perkebunan Amal Tani Krispinus Paranginangin juga mengakui kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang ada di areal dan di sekitar perkebunan. Potensi yang selama ini dipandang sebelah mata ternyata punya potensi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat secara umum. Pakis yang selama ini hanya tanaman liar dan jarang dikonsumsi ternyata mampu menjadi olahan yang "kekinian".

"Dengan pelatihan ini akan terjadi peningkatan live skill masyarakat. Hal ini akan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat dengan olahan dari bahan-bahan yang terdapat di perkebunan. Dengan adanya program yang dilaksanakan Unimed ini, kami dari pihak perkebunan mendukung penuh untuk pendidikan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Krispinus di perkebunan milik Jendral Djamin Ginting tersebut. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kampus Unimedpemkab langkatpt amal taniuniversitas negeri medan
Berita Terkait
  • Selasa, 15 Okt 2019 09:15

    Perempuan Batubara Kembangkan Songket Khas Melayu Kekinian

    Kaum perempuan merupakan subjek yang dapat dikembangkan potensinya dalam rangka meningkatkan peran dan tanggung jawab pembangunan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 00:32

    Anyaman Khas Melayu Pesisir Rambah Pasar Internasional

    Setelah menjadi bagian dari produk unggulan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kerajinan anyaman pandan khas Pantai cermin, mulai mengepakan sayapnya hingga keluar negeri.

  • Rabu, 25 Sep 2019 21:58

    BUMDes MJ Bordir Bangun Strategi Pemasaran Berbasis e-Comerce Sambut Pasar Bebas

    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) MJ Bordir melakukan perubahan yang fundamental pada strategi pemasaran dengan menggunakan strategi kekinian berbasis electronic Comerce (e-comerce).

  • Minggu, 15 Sep 2019 21:04

    UMKM Desa di Kabupaten Sergai Gunakan Teknologi Berbasis Riset Universitas

    Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara menjadi lokasi terbanyak pelaksanaan pengabdian Dosen Unimed dalam pengembangan TTG.

  • Rabu, 11 Sep 2019 21:50

    Profesor Unimed Kerja Nyata dengan Nano Partike di Deliserdang

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa capaian akses air bersih saat ini di Indonesia 72,55 persen. Angka ini masih di bawah target Sustainable Development Goals (SDGs), yakni sebesar 100 persen.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir