• Home
  • Metropolis
  • Langgar Perda, PKL Belakang Gedung Pengadilan Negeri Medan Digusur Paksa

Langgar Perda, PKL Belakang Gedung Pengadilan Negeri Medan Digusur Paksa

Rabu, 14 Feb 2018 01:29
Dibaca: 252 kali
drberita/istimewa
Penertiban PKL di belakang gedung Pengadilan Negeri Medan
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Puluhan Pedagang kaki lima (PKL), Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah‎ Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, tidak melawan saat ditertibkan petugas gabungan dan Satpol PP, Selasa 13 Februari 2018.

Penertiban tersebut dengan muda dilakukan Satpol PP dibantu petugas Dinas Perhubungan Medan dan TNI/Polri. Satu persatu bangunan semi permanen milik pedagang dibongkar secara paksa oleh puluhan petugas.

Seluruh lapak pedagang makanan dan minum‎ itu rata dengan tanah. Penggusuran itu dilakukan atas permintaan Pengadilan Negeri Medan.

"Pembongkar ini permintaan dari Pengadilan Negeri Medan. Terus dari pantauan kita di lapangan, para pedagang berjualan telah melanggar perda (peraturan daerah), tidak dibolehkan berjualan di atas badan jalan dan drenase," ungkap Camat Medan Petisah Parlindungan Nasution di lokasi penggusuran pedagang belakang gedung Pengadilan Negeri Medan.

Parlindungan mengatakan pembongkaran lapak pedagang dengan menerjunkan tim terpadu terdiri dari pihak kecamatan, Dinas Kebersihan, Satpol PP, Dinas Perhubungan Medan dan TNI/Polri.

Soal pedagang yang berjualan tidak mengganggu pengguna jalan dan sebaliknya dibutuhkan oleh warga sekitar termasuk pegawai Pengadilan Negeri Medan, Parlindungan bersikukuh tetap menggusur atas permintaan Pengadilan Negeri Medan.

"Kita akomodir permintaan itu yang datang ke kita, keberadaan pedagang ini mengganggu keluar masuk kenderaan tahanan ke dalam gedung Pengadilan Negeri Medan," jelasnya.

Para pedagang menurutnya harus mengikuti perda yang dikeluarkan Pemko Medan agar tidak berjualan di badan jalan dan di atas drenase. Bila tidak melanggar perda tidak akan dilakukan pengusuran seperti ini.

"Kesadaran masyarakat berjualan tidak menyalah, tidak perlu ditertibkan. Nah itu, yang dibenarkan. Tolong dibantu dan sosialisasikan," tandasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:pedagang kaki limapemko medanpengadilan negeri medan
Berita Terkait
  • Rabu, 25 Apr 2018 23:59

    Terdakwa Pemalsu Merek Federal Oil Dituntut Ganti Rp15 Juta

    Meski terdakwa dinyatakan terbukti melakukan perdagangan dan pemalsuan hak merek serta materai federal oil, Andy 'cuma' dituntut untuk membayar denda sebesar Rp15 juta.

  • Selasa, 24 Apr 2018 21:16

    Ketua Komisi C Heran dengan Pemko Medan

    Para pedagang menuntut ketegasan terhadap penunjukan pengelola Pasar Pringgan. Mereka meminta agar SK Walikota yang memberikan PT Parben's yang mengelola dan perbaiki pasar.

  • Senin, 16 Apr 2018 00:28

    Tak Ada Solusi, Bangunan Milik Besan Jokowi Resahkan Warga Sebelah

    Sampai saat ini tak ada solusi dari Pemko Medan untuk menertibkan bangunan milik besan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresahkan warga, khusunya yang tinggal di sebelah, di Jalan Pon 3, Medan, Sumut.

  • Rabu, 04 Apr 2018 22:55

    Pengadilan Makin Tidak Jelas, Laurentius Divonis 97 Hari Penjara

    Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis ringan ‎Laurentius, terdakwa penganiyaan Achmad Husin Siregar yang dipaksa menghentikan musik saat adzan berlangsung dengan hukuman 97 hari penjara.

  • Kamis, 01 Mar 2018 00:02

    Banyak Ibu Khususnya Yang Hamil Belum Tau Kibbla

    Melalui poin d pasal 12 Perda, disebutkan jaminan pelayanan Kibbla bagi masyarakat tidak mampu dibiayai oleh pemerintah dan pemerintah daerah.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir