• Home
  • Metropolis
  • Keluhan Pelanggan Air Bersih di Martubung Mulai Teratasi

Keluhan Pelanggan Air Bersih di Martubung Mulai Teratasi

Minggu, 13 Agu 2017 21:28
Dibaca: 209 kali
drberita/istimewa
Air bersih PDAM Tirtanadi di rumah penduduk di kawasan Martubung Medan.
DINAMIKARAKYAT - Pendistribusian air bersih dari PDAM Tirtanadi ke rumah warga di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, akhir-akhir ini relatif lancar. Meskipun di beberapa tempat kondisinya ada yang tidak.

Dari penelusuran beberapa warga mengaku kondisi air bersih di rumah mereka jauh lebih lancar dari pada sebelum - sebelumnya.

Rosniawati, salah seorang pedagang di Jalan Pancing mengatakan kalau air yang mengalir di tokonya cukup deras dan tidak perlu memakai mesin. Mungkin karena dekat dengan pipa besar dan IPA yang ada di Martubung.

"Kalau di toko saya ini, airnya cukup deras tidak perlu memakai mesin. Mungkin karena dekat dengan pipa besar dan IPA yang ada di Martubung ini, kalau di rumah saya di gang Manggis, airnya kurang deras," katanya saat disambangi wartawan, Minggu 13 Agustus 2017.

Hal yang sama diungkapkan Sari salah seorang warga di komplek ruko Griya Martubung 1 Jalan Rawe Raya.

"Di ruko saya ini aliran air Tirtanadi cukup deras. Tidak perlu pakai mesin pompa air. Tapi kalau Perumahan Griya 1 yang dibelakang tidak seperti di ruko ini. Apakah karena ruko ini di depan dan dekat dengan pipa besar, ya," ujar Sari yang menjual usaha perabotan rumah tangga.

Selain Sari dan Rosniawati, salah seorang pedagang di Pajak UK Martubung mengatakan, bahwa air bersih di pajak UK lancar namun tidak begitu deras, terkadang di jam-jam tertentu airnya berhenti.

Kata petugas Tirtanadi lagi mengisi bak penampung (Reservoir) makanya beberapa saat berhenti mengalir.

"Air di tempat saya ini tepatnya di pajak UK ini lancar namun mengalirnya tidak begitu deras. Bahkan di waktu-waktu tertentu airnya berhenti, katanya lagi ngisi bak penampung," ujarnya.

Sementara itu, Rafi warga Jalan Rawe 7, perumahan Griya Martubung 2, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, mengatakan air di rumahnya cukup deras. Ia tidak perlu menggunakan mesin pompa air.

"Kalau di rumah saya ini airnya cukup deras, gak perlu pakai mesin penyedot air. Dan kondisi airnya juga bersih tidak berlumpur," ucapnya.

Senada juga dikatakan Reni, warga Jalan Rawe 7 lainnya, tepatnya di Perumahan Griya 3 Martubung Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.

Dijelaskan Reni, rumahnya baru masuk air Tirtanadi akhir Bulan Maret 2017 lalu dan air yang mengalir ke rumahnya cukup deras dan tidak memakai mesin penyedot air. Padahal perumahan yang dihuninya itu jaraknya cukup jauh dari IPA Martubung.

Pipa besarnya juga berada di depan gerbang masuk perumahannya. Selain itu, kondisi airnya juga bersih dan tidak berbau.

"Saya masuk air itu sekira Minggu kedua akhir di Maret 2017. Sampai detik ini air yang mengalir di rumah saya ini sangat deras. Bahkan saya harus mengecilkannya dari meteran, takut pembayarannya mahal. Padahal Griya 3 ini didalam yang jaraknya cukup jauh dari IPA Martubung. Kalau Mas tidak percaya, coba lihat aja," ungkapnya sembari membuka keran air yang ada di rumahnya.

Terpisah, Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Jumirin dikonfirmasi mengatakan pendistribusian air di wilayah Martubung sekitarnya saat ini sudah lumayan lancar. Hal ini merupakan dampak selesainya pembangunan IPA Martubung.

"Sejak selesainya pembangunan IPA Martubung, pendistribusian air di wilayah Martubung sekitarnya relatif lancar di banding dengan tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Pembangunan IPA Martubung dengan kapasitas produksi sebesar 200 liter/detik dan dioperasikan sejak bulan Oktober 2016 memang diperuntukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan.

Namun, Jumirin mengakui bahwa pembangunan IPA Martubung belum menjawab semua keluhan pelanggan. "Pembangunan IPA Martubung memang belum mengatasi semua keluhan pelanggan, di beberapa lokasi masih ada yang airnya kecil dan tidak bisa kami layani 24 Jam tapi paling tidak dapat diminimalisir," jelasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:air bersihipa martubungPDAM Tirtanadi
Berita Terkait
  • Senin, 09 Apr 2018 21:28

    KPK, Kapan Pemberi Suap Gatot Jadi Tersangka

    Ketua Presedium Pemerhati Indonesia Bersih (PIB) Rosisyanto mempertanyakan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terkesan tak seimbang dalam menuntaskan kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

  • Rabu, 04 Apr 2018 22:53

    Jalur Q6 dan Q7 IPA Sunggal PDAM Tirtanadi Terganggu

    Perawatan akan dilakukan pada hari Jumat malam Sabtu 6 April 2018 dimulai pukul 21.00 WIB dan diperkirakan selesai pukul 04.00 Wib dinihari Sabtu 7 April 2018.

  • Jumat, 23 Mar 2018 02:31

    Pemuda Muhammadiyah Dukung KPK Tetapkan Tersangka Direksi PDAM Tirtanadi

    KPK sangat tepat jika mengambilalih kasus dan menetapkan tersangka, karena Kejati Sumut sepertinya tidak sanggup untuk melanjutkan kasus dugaan korupsi IPA Martubung.

  • Jumat, 23 Mar 2018 01:19

    Akibat Pembuatan Gorong-gorong, Pipa PDAM Depan Polda Sumut Direlokasi

    Gangguan pelayanan terjadi sehubungan dengan pekerjaan relokasi pipa transmisi diameter 600 mm di lokasi Jalan Medan - Tanjung Morawa depan Polda Sumut.

  • Kamis, 22 Mar 2018 00:33

    Kodrati Kumpulkan 111 Kantong Darah dari Pegawai dan Pelanggan PDAM

    Komunitas Donor Darah PDAM Tirtanadi (Kodrati) bekerjasama dengan PMI Unit Transfusi Darah (UTD) Medan kembali menggelar donor darah pegawai dan pelanggan di Aula Kantor Tirtanadi Jalan SM. Raja, Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir