Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Izin TUDP Berakhir, Pemko Medan Tutup Sementara Royal Karibia Club

Izin TUDP Berakhir, Pemko Medan Tutup Sementara Royal Karibia Club

Minggu, 11 Agu 2019 22:35
Dibaca: 86 kali
drberita/istimewa
Live musik di royal karibia club.
DINAMIKARAKYAT - Royal Karibia Club di lantai 4 Karabia Hotel, Jalan Timur, Sabtu 10 Agustus 2019, malam ditutup sementara oleh Pemko Medan. Selain kedapatan beroperasi pada hari besar keagamaan, juga izin TUDP sudah berakhir.

Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TUDP) Royal Karibia Club berakhir masa berlakunya 7 Juli 2018. Untuk itu manajemen Royal Karibia Club diminta segera memperpanjang izin ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan.

Asisten Umum Setdako Medan sekaligus Plt Kadis Pariwisata Kota Medan Renward Parapat menegaskan, manejemen Royal Karibia Club terbukti telah melanggar Surat Edaran Walikota No. 503/3786 tanggal 29 April 2019 tentang Penutupan Sementara Tempat Usaha Hiburan dan Rekreasi Pada Hari Besar Keagamaan.

Dalam Surat Edaran itu dijelaskan seluruh tempat usaha hiburan dan rekreasi harus menutup sementara usahanya pada hari besar keagamaan, salah satunya Hari Raya Idul Adha. Ternyata manajemen Royal Karibia Club tidak mengindahkan dan tetap beroperasi.

Terbukti saat Tim Binwasdal Kota Medan masuk kelokasi, tampak puluhan pengunjung tengah duduk santai minum-minum sambil menikmati live music. Selain manajemen, pengunjung terkejut melihat kedatangan Tim Binwasdal.

"Jelas (beroperasi) ini pelanggaran, makanya kita minta pihak manajemen langsung menutup sementara Royal Karibia Club, termasuk meminta kepada seluruh pengunjung untuk meninggalkan ruangan," kata Renward.

Setelah itu Tim Binwasdal membuat berita acara bahwa manajemen berjanji tidak akan melakukan pelanggaran dan mematuhi Surat Edaran Walikota. "Apabila kedapatan melakukan pelanggaran kembali, maka akan kita tindak sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku," tegas Renward Parapat.

Sebelum menutup sementara Royal Karibia Club, Tim Binwasdal Kota Medan, selanjutnya menyisiri sejumlah tempat hiburan, seperti Gedung Selecta, Lippo Plaza, Komplek Multatuli, Komplek Centrium Jalan Brigjen Katamso, Jalan Kolonel Sugiono, Gedung Novotel serta Jalan Pegadaian.

"Kita harapkan penutupan sementara seperti ini juga dilakukan pada hari besar keagamaan lainnya seperti Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Natal. Bagi hotel berbintang yang memiliki tempat hiburan, mereka harus memiliki rekomdasi dari Dinas Pariwisata," kata Renward. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pariwisata medanrenward parapatroyal karibia club
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jul 2019 21:44

    Ngotot, Mahasiswa Minta Walikota Medan Tutup Spa Tak Berizin

    Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan kami nilai tidak mampu menjaga elektabilitas Walikota Medan karena Peraturan Walikota Nomor 29 tahun 2014 terkesan ada pembiaran terhadap tempat hiburan malam dan SPA tanpa izin beroperasi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir