Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Imbas Festival Multi Etnis, 2 Anggota DPRD Medan Minta Eldin Copot Kadis Kebudayaan

Imbas Festival Multi Etnis, 2 Anggota DPRD Medan Minta Eldin Copot Kadis Kebudayaan

Sabtu, 07 Sep 2019 14:37
Dibaca: 117 kali
drberita/istimewa
Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis Kebudayaan OK Zulfi.
DRberita | Anggota DPRD Medan meminta Walikota Dzulmi Eldin segera mengevaluasi kinerja Kadis Kebudayaan OK Zulfi yang tidak mendukung program kerja masa akhir jabatannya.

"Cari orang yang paham tentang kebudayaan, sekaligus yang mau bekerja keras untuk Kota Medan," ucap anggota Fraksi Hanura DPRD Medan Hendra DS, akhir pekan.

Hendra dan anggota Fraksi Golkar Ilhamsyah menggap Dinas Kebudayaan tidak mampu menyajikan kesenian yang berkualitas. Tidak sekedar kesenian bersifat hiburan, akan tetapi memiliki fungsi pembinaan pada kesenian itu sendiri.

Padahal, jika Dinas Kebudayaan berupaya maksimal maka akan menjadi nilai lebih di akhir masa jabatan Dzulmi Eldin sebagai Walikota Medan.

Menurut Hendra, OPD Pemko Medan semestinya maksimal menghasilkan kerja-kerja berkualitas, sebagai wujud dukungan terhadap kepemimpinan Dzulmi Eldin.

"Dengan demikian Eldin terlihat memiliki nilai lebih dari publik dimasa purna baktinya. OK Zulfi dan stafnya, Kepala Bidang Kesenian ini bertolak belakang. Mereka malah tidak memperlihatkan kinerja berkualitas. Festival Multi Etnis itu contohnya, kegiatan yang mereka buat hanya menghabisi anggaran lebih setengah miliar, tak lebih hanya acara hiburan," ujarnya.

Dinas Kebudayaan, lanjut Hendra, sesungguhnya memiliki fungsi lebih yaitu pembinaan. Pagelaran seni yang dilaksankan seharusnya bukan hanya sekedar, melainkan bisa menggali dan menampilkan nilai-nilai luhur dari sebuah karya seni, dan menjadi panutan masyarakat dalam kehidupan.

"Artinya, pagelaran seni yang disajikan Dinas Kebudayaan mesti lebih bermutu dibanding pagelaran seni yang dilakukan OPD lainnya," tandas Hendra.

Ilhamsyah mengatakan pembentukan Majelis Kesenian Medan (MKM) dan Dewan Kesenian Medan (DKM) oleh Walikota Medan melalui Perwal No. 10 tahun 2015, merupakan tekad Walikota membangun kesenian yang lebih berkualitas. Kenyataannya Dinas Kebudayaan dan Bidang Kesenian tidak memanfaatkan keberadaan MKM dan DKM sebagaimana mestinya.

"Kualitas kesenian yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan hanya menampilkan aspek hiburan semata, tidak menawarkan nilai-nilai luhur yang kaya nilai seninya. Anggaran pagelaran kesenian itu relatif besar, sayang dan terkesan mubajir," kata Ilhamsyah.

OK Zulfi dan stafnya, Kepala Bidang Kesenian sepertinya tidak memahami kesenian dan kebudayaan. Bahwa setiap kegiatan sepertinya mereka anggap semata-mata proyek.

Politisi Golkar ini menyayangkan program Dinas Kebudayaan tidak menempatkan kesenian dan kebudayaan etnis tempatan dalam kegiatan khusus.

"Medan memang multi etnis. Namun tidak bisa terbantahkan Medan memiliki etnis tempatan. Sangat layak disusun program khusus untuk etnis tempatan. Seperti contoh, Festival Betawi di Jakarta," cetusnya.

Kedua wakil rakyat ini mengingati Walikota Medan Dzulmi Eldin agar menyopot OK Zulfi dari jabatan Kepala Dinas Kebudayaan. "Ikut juga stafnya, Kepala Bidang Kesenian. Mereka terbukti tidak memperlihatkan dukungan kepemimpinan Dzulmi Eldin," tegas mereka. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dprd medandzulmi eldinfestival multi etnishendra dsilhamsyahok zulfiwalikota medan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Sep 2019 10:26

    Ihwan Ritonga Masih Dipercaya Partai Gerindra

    Ihwan Ritonga masih dipercaya oleh DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebagai Wakil Ketua DPRD Medan. Kepercayaan ini diterima Ihwan untuk kedua kalinya dimasa periode 2019-2024.

  • Rabu, 11 Sep 2019 00:29

    Demo Dukung RUU KPK: Calon Ketua DPRD Medan Jadi Pembicaraan wartawan

    Aksi unjuk rasa mendukung Revisi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) terus bergerak ke daerah-daerah. Selasa 10 September 2019 siang, Korps Indonesia Muda (KMI) Sumut, berdemo di depan Gedung DPRD Medan.

  • Senin, 09 Sep 2019 19:45

    Tak Terima Dirumahkan, Ratusan Buruh Lansia Pelabuhan Belawan Datangi Kantor Walikota Medan

    Sebelum bergerak ke Kantor Walikota Medan, para buruh berkumpul di depan Kantor PT. BGR, Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

  • Selasa, 03 Sep 2019 22:26

    Dewan Kesenian Medan Protes Festival Multi Etnis

    Anggaran kegiatan yang tergolong lumayan besar ini, jika dibandingkan dengan kondisi di lapangan tidak terlalu mewah. Sebaliknya, kegiatan kelihatan biasa-biasa saja.

  • Rabu, 28 Agu 2019 01:51

    Joni Bantah PMII Medan Rekomendasikan Hasyim Jadi Ketua DPRD

    Pihaknya juga menegaskan bahwa PMII Medan tidak memiliki keterikatan dan tidak terlibat dalam rekomendasi mengusung Hasyim menjadi Ketua DPRD Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir