Bank Sumut
  • Home
  • Metropolis
  • Giat Pendamping Unimed: Kemiskinan di Kota Medan Jauh di Atas Nasional

Giat Pendamping Unimed: Kemiskinan di Kota Medan Jauh di Atas Nasional

Oleh: Irfandi
Minggu, 27 Okt 2019 15:23
Dibaca: 182 kali
drberita/istimewa
Ketua Dharma Wanita Unimed Dewi Endriani memberikan sertifikat kepada kelompok jamur organik.
DRberita | Sebagai kota dengan jumlah penduduk terbesar ke 3 di Indonesia, Kota Mmedan memiliki segudang permasalahan sosial dan kependudukan. Permasalahan yang paling menyeruak di Kota Medan adalah masalahan kemiskinan.

Dari 2,6 juta penduduk yang berdomisili di Kota Medan, 18% atau sekitar 463.000 jiwa, berada dalam garis Kemiskinan. Dan hal tersebut di atas angka kemiskinan secara nasional yang menyentuh 9,66%.

Ketua Dharma Wanita Universitas Negeri Medan Dewi Endriani telah melakukan terobosan dengan mendampingi masyarakat di Kota Medan untuk mengembangkan konsep urban farming. Konsep itu dengan memanfaatkan lahan sempit serta ruang-ruang kecil yang mampu menyuplai kebutuhan gizi dari sayuran serta udara sehat di wilayah padat penduduk.

Kegiatan yang dilakukan Dewi Endriani ini melibatkan kelompok usaha jamur organik, ibu-ibu pengajian dan remaja putus sekolah, 26 Oktober 2019, di Kumpung Kamur Organik Al Qomari, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Dewi Endriani didampingi Dosen Unimed Ketua Prodi Pendidikan Fisika Dewi Wulandari, Bendahara Laboratorium Fisika Yulifda Tanjung dan anggota Senat Dosen FMIPA Unimed Halim Simatupang mengungkapkan bahwa program ini muncul dari keresahan kampus tentang kondisi sosial masyarakat Kota Medan.

Uiversitas Negeri Medan secara yuridis merupakan bagian dari land mark pendidikan tinggi yang ada di Kota Medan, butuh kerja nyata dan terukur untuk melakukan pendampingan dan pendidikan dalam membangun kreatifitas dan tingkat kesehatan serta nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Kota Medan.

"Program yang dikembangkan ini adalah pendampingan dan pendidikan kepada masyarakat, tentang pemanfaatan ruang sempit yang produktif untuk memenuhi gizi dan kesehatan masyarakat. Jadi masyarakat kita bantu untuk membuat media tanam jamur tiram dengan konsep rumahan, serta tanaman sayuran lainnya. Jamur tiram dikembangkan secara home atau sitem rumahan sehingga mampu menjadi nilai tambah ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan gizi sayuran hingga mampu untuk menjadi nilai tambah ekonomi," ungkap Dosen Kesehatan dan Olah Raga tersebut.

Dewi yang akrab disapa Kak Een menambahkan, Unimed sebagai flat from pendidikan tinggi yang berbasis kependidikan di Kota Medan merasa terpanggil untuk melakukan edukasi agar jargon 'Medan Rumah Kita' benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Tidak hanya melakukan pendampingan, kita dari Unimed juga memberikan bantuan alat mesin untuk pencampur media tanam jamur tiram dan media tanam sayuran hijau. Selain itu kelompok juga kita daftarkan di Kementerian Koperasi dan UKM, hingga terbit Sertifikat Register. Diharapkan dengan bantuan dan pendampingan ini mampu meningkatkan taraf hidup dalam pemenuhan gizi dan kesehatan masyarakat," papar istri Rektor Unimed ini.

Ketua KJO (Kelompok Jamur Organik) Muhammad Qomar mengaku kegiatan ini cukup menyentuh lapisan masyarakat yaitu kelompok usaha, ibu rumah tangga dan remaja putus sekolah. Meraka menjadi memiliki skill dalam pengelolaan urban farming, baik dalam pemenuhan gizi rumah tangga maupun komersil.

"Kami (KJO) mengucapkan terima kasih kepada Kampus Unimed yang telah memberikan bantuan tidak hanya ilmu tetapi juga mesin teknologi tepat guna, ini sangat membantu usaha yang sedang kami jalankan. Kami berharap pendampingan ini terus berlanjut hingga usaha kecil kami dan masyarakat mampu untuk meningkatkan perekonomian dari yang telah diajarkan," ungkap Qomar. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Pers Rilis

T#g:dewi endrianikampus Unimedkoperasi masyarakatUKMunimed
Berita Terkait
  • Selasa, 15 Okt 2019 09:15

    Perempuan Batubara Kembangkan Songket Khas Melayu Kekinian

    Kaum perempuan merupakan subjek yang dapat dikembangkan potensinya dalam rangka meningkatkan peran dan tanggung jawab pembangunan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 00:32

    Anyaman Khas Melayu Pesisir Rambah Pasar Internasional

    Setelah menjadi bagian dari produk unggulan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kerajinan anyaman pandan khas Pantai cermin, mulai mengepakan sayapnya hingga keluar negeri.

  • Rabu, 25 Sep 2019 21:58

    BUMDes MJ Bordir Bangun Strategi Pemasaran Berbasis e-Comerce Sambut Pasar Bebas

    Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) MJ Bordir melakukan perubahan yang fundamental pada strategi pemasaran dengan menggunakan strategi kekinian berbasis electronic Comerce (e-comerce).

  • Minggu, 15 Sep 2019 21:04

    UMKM Desa di Kabupaten Sergai Gunakan Teknologi Berbasis Riset Universitas

    Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara menjadi lokasi terbanyak pelaksanaan pengabdian Dosen Unimed dalam pengembangan TTG.

  • Rabu, 11 Sep 2019 21:50

    Profesor Unimed Kerja Nyata dengan Nano Partike di Deliserdang

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa capaian akses air bersih saat ini di Indonesia 72,55 persen. Angka ini masih di bawah target Sustainable Development Goals (SDGs), yakni sebesar 100 persen.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir