• Home
  • Metropolis
  • Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu: Dzikir Kemenangan

Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu: Dzikir Kemenangan

Senin, 24 Jun 2019 15:21
Dibaca: 113 kali
drberita/istimewa
Dzikir kemenangan Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu di Masjid Al Amin Medan.
DINAMIKARAKYAT - Dzikir kemenangan terdengar di Masjid Al Amin, Jalan Prof H.M Yamen, Medan, Sabtu 22 Juni 2019, yang dilaksanakan Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu.

Hadir dalam acara Wasekjen MUI Pusat KH. T. Zulkarnain, Ketua FUI Sumut Ustadz Indra Suheri, Ketua FKUB Medan Ustadz Zulkifli Rangkuti, Ustadz Budiono Al Amin, dan umat islam dari Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deliserdang dan Langkat.

Usai melaksanakan sholat isya berjama'ah Ustadz Budiono Al amin kemudian memimpin dzikir at tauhid. Usai dzikir, Wasekjen MUI Pusat KH. T. Zulkarnain menyampaikan tausiah.

Dalam ceramahnya, KH. T. Zulkarnain mengatakan, jadilah orang yang bertaqwa, jika suaminya bertaqwa maka istri sudah menunggu disurga. Satu orang soleh akan kalah dengan 70 laki-laki soleh, begitulah indahnya orang soleh.

Lapas takbir memuliakan Allah, hendaklah kamu berpuasa penuh, jangan pernah mengagungkan selain Allah karna akan kecewa, maka bertakbirlah dengan melapaskan Allahuakbar.

"Sebentar lagi tanggal 28, kita melihat capres 01 apa 02 yang menang, dalam islam bukan menang apa kalah, minta tolonglah kamu kepada Allah. Untuk jadi orang beriman sholatlah engkau dengan khusuk, bagaimana khusuk itu? ya perbanyaklah sholat dengan sholat-sholat sunahnya," kata KH. T. Zulkarnain.

Kemudian, lanjutnya, terasa ringan sholat itu jika kita sering melaksanakannya. Orang beriman yang sukses, orang beriman yang meninggalkan ibadah yang tak bermanfaat contohnya main catur, apa manfaatnya tidak ada.

Yang sukses didunia itu hanya 1, siapa orang sukses itu kata Allah adalah orang taat kepada Allah dan rasulnya. Orang kaya belum sukses bila belum taat kepada Allah dan rasulnya, secara lahir dan batin, tidak melihat lahir saja tapi batinmu semua Allah tau apa jeritanmu di dalam hatimu semua Allah tahu.

Banyak yang mengaku islam tapi hatinya tidak hanya mengaku, ngaku islam tapi perbuatannya tidak. Mari mulai hari ini untuk menuju kemenangan, jika tak mampu mengamalkan agama lebih baik diam, belum mengamalkan agama belum tentu kafir, tapi jika menolak sariat islam baru namanya kafir.

"Kita ini bukan negara islam tapi negara pancasila, jadi jangan bawa-bawa sariat islam, negara kita sudah menjamin menjalankan syariat islam, jadi kenapa harus takut? Semua sudah diatur dalam undang-undang untuk memeluk agama dan kepercayaan masing masing," terang KH. T. Zulkarnain.

Kenapa kantor urusan agama, seorang laki-laki karna secara tidak tertulis sebagai wali hakim untuk wanita-wanita yang tidak mempunyai wali. Kenapa agama kita dirusak kita gak marah, istri aja diganggu kita marah, apalagi agama yang tak bisa diganti. Tiap-tiap yang bernyawa di dunia pasti masti kecuali allah.

"Yang membangun masjid ini Faisal Tanjung, kita sholat isya pahalanya buat kita, pahala keseluruhan yang sholat ada di Faisal Tanjung karna dia yang membangun, gimana pula pak harto yang membangun ratusan masjid," jelas KH. T. Zulkarnain.

"Adapun kehidupan di dunia ini hanya senda gurau, main-main saja, jadi mari kita sama-sama mengamalkan agama kita biar sukses dunia akhirat," tuturnya.

"Sebelum tausiah ditutup marilah sama-sama kita belanja di tetangga, untuk membantu umat islam, berilah barang-barang yang bermanfaat saja jangan merokok karna itu racun," tutupnya mengakhiri. (ril/drc)

Editor: admin

T#g:fui medanfui sumutidul fitrimasjid al amin medanumat islam
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Jul 2019 17:15

    Dirjen Pendidikan Islam: Di Inggris Pendidikan Agama Pelajaran Wajib

    Menurut Kamaruddin kontribusi pendidikan agama sangat penting dalam membentuk karakter keberagamaan Indonesia yang damai, toleran, demokratis, moderat. Bahkan di negara sekuler seperti Inggris, pendidikan agama menjadi mata pelajaran wajib.

  • Sabtu, 29 Jun 2019 15:57

    Pangdam dan Kapolda Sumut Hadiri Simponi Religi dan Kebangsaan

    Ikatan Alumni Pesantren Darul Arafah Raya adakan simponi riligi dan kebangsaan peduli yatim dan dhuafa di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang, Medan, Jumat 28 Juni 2019, dengan thema santri peduli negeri, harapan yatim dhuafa membangun bangsa.

  • Senin, 24 Jun 2019 16:00

    Silaturrahmi Keluarga Besar Muhammadiyah: Ciptakan Harmonisasi Umat

    Silaturrahmi Syawal 1440 H/2019 M Keluarga Besar Muhammadiyah dalam rangka menciptakan harmonisasi Umat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, pascapilpres dan pileg tahun 2019.

  • Sabtu, 22 Jun 2019 15:40

    Aktivis Islam Sumut Protes Keberadaan Hotel Kama

    Ketiga aktivis islam tersebut juga mengingatkan Dinas TRTB Kota Medan untuk segera menghancurkan tembok yang dipagar oleh pihak Hotel Kama, karena tembok tersebut adalah akses jalan untuk masyarakat umum.

  • Sabtu, 22 Jun 2019 02:51

    Dubes AS Rayakan HUT Kemerdekaan di Medan: Selamat Idul Fitri

    Hadir perwakilan dan Staf Wali Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebanyak 7 orang antara lain Syafaruddin Wahab, M. Rafiq, Dede Hargs Hadis, Khalidin Abdullah, Azhari, Fahri Assyah, Iksan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir