Bank Sumut
  • Home
  • Komunitas
  • Ribuan Mahasiswa UMN Medan Dapat Pencerahan Bahaya Narkoba

Ribuan Mahasiswa UMN Medan Dapat Pencerahan Bahaya Narkoba

Jumat, 03 Nov 2017 01:51
Dibaca: 249 kali
drberita/istimewa
Mahasiswa UMN Medan poto bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi.
DINAMIKARAKYAT - Ribuan mahasiswa UMN Al Washliyah Medan mendapat pencerahan akan bahaya narkoba dari Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto dan Gubernur Tengku Erry Nuradi pada acara Tabligh Akbar Deklarasi Sadar Bahaya Narkoba, Kamis 2 November 2017.

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyebutkan narkoba sudah menjadi bahaya laten dan sudah menjadi musuh utama bersama.

"Kita semua harus ikut memerangi narkoba agar jangan terus meluas dan harus kita tekan peredarannya, serta masyarakat juga harus memahami bahayanya sangat luar biasa," ucap Erry.

Erry menyampaikan jumlah pengguna narkoba dari hari ke hari terus meingkat terus tanpa mengenal usia, pekerjaan, jenis kelamin, suku dan agama.

"Kecanduan narkoba dapat merubah diri seseorang, seperti contoh ada seorang anak yang membunuh orang tuanya karena narkoba," tuturnya.

Untuk itu Pengurus Al Washliyah diingatkan agar pada seleksi penerimaan mahasiswa baru hendaknya dilaksanakan tes urin agar tidak ada pengguna atau pecandu narkoba masuk ke dalam lingkungan kampus.

Menurut catatan BNN bahwa narkoba telah menjangkiti seluruh lapisan masyarakat baik anak kecil, pelajar, mahasiswa, pekerja, PNS, TNI dan Polri. Pada tahun 2011 sebanyak 2,2 persen rakyat Indonesia atau lebih kurang 3,8 juta jiwa terindikasi narkoba.

Di tahun 2017, menurut catatan BNN yang ada bertambah menjadi 5,1 juta jiwa penduduk Indonesia yang terindikasi narkoba dan jumlahnya meningkat terus termasuk di Sumatera Utara, bahkan telah lebih dari 15 ribu jiwa meninggal dunia akibat narkoba.

Diakhir acara, Tengku Erry mengajukan beberapa pertanyaan kepada dosen, guru, siswa dan mahasiswa serta warga Al Washliyah yang hadir.

"Siapa yang dapat menjawab pertanyaan saya akan diberi hadiah uang Rp500," ujar Erry disambur warga yang hadir dengan gembira.

Tengku Erry tak lupa berterima kasih kepada Al Washliyah yang telah membuat kegiatan ini karena dapat memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang bahaya naroba kepada masyarakat, khususnya warga Al Washliyah.

PW Al Washliyah Sumut telah melakukan MoU dengan BNN Provinsi Sumut dan acara ini adalah salah satu realisasinya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bahaya narkobabnn sumutnarkobaumn medan
Berita Terkait
  • Selasa, 09 Jan 2018 23:58

    Terdakwa Penyuap Anggota BNN Siantar Divonis 15 Bulan Penjara

    Terdakwa penyuap anggota BNN Kota Pematangsiantar, Irwan Memori Napitupulu divonis penjara selama 15 bulan, di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 9 Januari 2018.

  • Kamis, 28 Des 2017 23:11

    Tiga Nelayan Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

    Ketiga terdakwa ‎masing-masing Syamsul Bahri (45) selaku nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan Abdul Rasyd Sinaga (60) selaku anak buah kapal.

  • Kamis, 21 Des 2017 23:29

    Di Hadapan Ribuan Siswa Batubara dan Asahan, Erry Berpesan Jauhi Narkoba

    Usai melepas jalan santai yang diikuti 3.000 lebih siswa SMA/SMK dari Kabupaten Batubara dan Asahan, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menerima komitmen anti narkoba dari peserta didik di Lapangan Indra Sakti, Batubara, Kamis 21 Desember 2017.

  • Rabu, 20 Des 2017 23:57

    Terdakwa Narkoba Ini 2 Kali Divonis Mati

    Togiman alias Toge terdakwa pengendalian narkoba dengan barang bukti sabu seberat 25 Kilogram dari Lapas Kelas IA Tanjunggusta Medan, kembali divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 20 Desember 2017.

  • Rabu, 06 Des 2017 01:15

    Empat Terdakwa Narkoba Jaringan Internasional Dituntut Seumur Hidup

    Empat terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 39,2 kilogram dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman seumur hidup di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 5 Desember 2017.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir