• Home
  • Komunitas
  • Ribuan Mahasiswa UMN Medan Dapat Pencerahan Bahaya Narkoba

Ribuan Mahasiswa UMN Medan Dapat Pencerahan Bahaya Narkoba

Jumat, 03 Nov 2017 01:51
Dibaca: 365 kali
drberita/istimewa
Mahasiswa UMN Medan poto bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi.
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Ribuan mahasiswa UMN Al Washliyah Medan mendapat pencerahan akan bahaya narkoba dari Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto dan Gubernur Tengku Erry Nuradi pada acara Tabligh Akbar Deklarasi Sadar Bahaya Narkoba, Kamis 2 November 2017.

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyebutkan narkoba sudah menjadi bahaya laten dan sudah menjadi musuh utama bersama.

"Kita semua harus ikut memerangi narkoba agar jangan terus meluas dan harus kita tekan peredarannya, serta masyarakat juga harus memahami bahayanya sangat luar biasa," ucap Erry.

Erry menyampaikan jumlah pengguna narkoba dari hari ke hari terus meingkat terus tanpa mengenal usia, pekerjaan, jenis kelamin, suku dan agama.

"Kecanduan narkoba dapat merubah diri seseorang, seperti contoh ada seorang anak yang membunuh orang tuanya karena narkoba," tuturnya.

Untuk itu Pengurus Al Washliyah diingatkan agar pada seleksi penerimaan mahasiswa baru hendaknya dilaksanakan tes urin agar tidak ada pengguna atau pecandu narkoba masuk ke dalam lingkungan kampus.

Menurut catatan BNN bahwa narkoba telah menjangkiti seluruh lapisan masyarakat baik anak kecil, pelajar, mahasiswa, pekerja, PNS, TNI dan Polri. Pada tahun 2011 sebanyak 2,2 persen rakyat Indonesia atau lebih kurang 3,8 juta jiwa terindikasi narkoba.

Di tahun 2017, menurut catatan BNN yang ada bertambah menjadi 5,1 juta jiwa penduduk Indonesia yang terindikasi narkoba dan jumlahnya meningkat terus termasuk di Sumatera Utara, bahkan telah lebih dari 15 ribu jiwa meninggal dunia akibat narkoba.

Diakhir acara, Tengku Erry mengajukan beberapa pertanyaan kepada dosen, guru, siswa dan mahasiswa serta warga Al Washliyah yang hadir.

"Siapa yang dapat menjawab pertanyaan saya akan diberi hadiah uang Rp500," ujar Erry disambur warga yang hadir dengan gembira.

Tengku Erry tak lupa berterima kasih kepada Al Washliyah yang telah membuat kegiatan ini karena dapat memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang bahaya naroba kepada masyarakat, khususnya warga Al Washliyah.

PW Al Washliyah Sumut telah melakukan MoU dengan BNN Provinsi Sumut dan acara ini adalah salah satu realisasinya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bahaya narkobabnn sumutnarkobaumn medan
Berita Terkait
  • Senin, 16 Apr 2018 17:03

    Wah... Harga Sabu Lebih Mahal dari Emas

    Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN dan UI angka prevalensi pengguna narkoba pada tahun 2017 mencapai 1,77 persen atau 3,3 juta penduduk Indonesia menjadi penyalahguna narkoba.

  • Kamis, 08 Feb 2018 00:39

    Diduga Dijebak Teman, Anak Helvetia Dituntut 16 Tahun Penjara

    Ilham Maulana alias Iam terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram, dituntut hukuman penjara selama 16 tahun di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 7 Februari 2018.

  • Rabu, 07 Feb 2018 00:36

    Tiga Terdakwa Sabu 2 Kilogram Dituntut 19 Tahun Penjara dan Rp1 Miliar

    Tiga terdakwa kasus sabu 2 kilogram masing-masing dituntut hukuman selama 19 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 6 Februari 2018.

  • Selasa, 23 Jan 2018 02:27

    Terdakwa Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun Penjara

    Pria asal ‎Desa Geulanggang Teungoh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, ini terbukti bersalah menguasai dan mengendalikan narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram.

  • Selasa, 09 Jan 2018 23:58

    Terdakwa Penyuap Anggota BNN Siantar Divonis 15 Bulan Penjara

    Terdakwa penyuap anggota BNN Kota Pematangsiantar, Irwan Memori Napitupulu divonis penjara selama 15 bulan, di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 9 Januari 2018.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir