Bank Sumut
  • Home
  • Komunitas
  • Pemko Medan Minta IOM Klarifikasi Bantuan Kepada 2000 Imigran

Pemko Medan Minta IOM Klarifikasi Bantuan Kepada 2000 Imigran

Kamis, 29 Sep 2016 23:12
Dibaca: 1.178 kali
istimewa
Wakil Walikota Medan dan Kepala Kantor IOM Indonesia.
Bobby Nasution Center

DINAMIKARAKYATCOM - Tercatat ada sekitar 2.000 orang imigran (orang asing) dari berbagai negara menetap di Kota Medan. Sebanyak 1.600 orang di antaranya menetap di sejumlah penampungan, sedangkan 400 orang berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jalan Selebes, Medan Belawan.

International Organization for Migration (IOM) Indonesia meminta Pemko Medan mendukung dalam menangani para imigran tersebut.

Hal ini diketaui pertemuan Kepala Kantor IOM Indonesia, Mariam Kohkar dengan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution di Balaikota Medan, Kamis (29/9/2016).

Mariam  menjelaskan IOM merupakan suatu organisasi yang murni bergerak di bidang sosial kemanusiaan tanpa mengharapkan profit. IOM juga telah banyak membantu para imigran dari sejumlah negara. Selain imigran, IOM juga ikut membantu dalam menangani masalah pengungi korban tsunami di Aceh dan erupsi Gunung Sinabung.

Saat ini, lanjut Mariam, IOM fokus menangani masalah imigran yang tinggal di Kota Medan yang jumlahnya sekira 2.000 orang.

Para imigran ini berasal dari sejumlah negara seperti, Srilangka, Somalia, Sudan, Afghanistan, Iran, Irak, Etophia, Kuwait, Mesir, Suriah, Jordania, Myanmar serta Mesir.Tujuan IOM  ini yakni menangani masalah imigran sebelum mendapat suaka dari negara lain.

"Kami sangat fokus menangani para imigran ini, khususnya bagi imigran anak-anak dan perempuan, Jadi kami harap dari pertemuan ini terjalin kerjasama antara IOM dengan Pemko Medan dalam  menangani masalah imigran sehingga lebih baik lagi," kata Mariam.

Sementara, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengatakan, Pemko Medan mendukung upaya yang dilakukan IOM dalam menangani imigran di Kota Medan. Akhyar menilai sikap kepedulian IOM dalam membantu imigran ini menunjukkan rasa kemanusiaan yang tinggi untuk saling tolong menolong diantara sesama manusia.

"Atas dasar itulah Pemko Medan menukung upaya yang dilakukan IOM," katanya.

Akhyar menawarkan kepada IOM bantuan untuk mengatasi masalah imigran. Sebab Kota Medan sebagai salah satu kota besar di Indonesia menjadi tujuan dari para imigran asing untuk tinggal sementara sebelum mendapatkan suaka dari negara lainnya.

Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis mengaku pernah bekerjasama dengan IOM dalam menangani masalah imigran. Dari hasil kerjasama tersebut diketahui bahwa IOM setiap bulannya selalu memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta untuk para imigran.

"Bantuan yang diberikan ini yang menjadi kecemburuan di masyarakat setempat, masyarakat mengira bantuan itu berasal dari Pemko Medan, padahal itu bantuan murni ditanggung oleh IOM. Ditambah lagi imigran selalu memenuhi kebutuhannya dengan berbelanja di super market bukan di pasar tradisional," kata Syarif Armansyah.

Untuk itulah, agar tidak terjadi kesalah pahaman di masyarakat, Syarif Armansyah meminta agar pihak IOM mengklarifikasi bantuan yang diberikan tersebut kepada masyarakat, sehingga nantinya bila kerjasama ini terjalin masyarakat tidak mengirah bahwa Pemko Medan hanya berpihak kepada kepentingan imigran asing saja.

"Jadi IOM harus mengklarifikasi bantuan yang diberikan tersebut kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat berasumsi justru Pemko Medan lebih peduli terhadap imigran asing ketimbang rakyatnya sendiri," kata Armansyah. (art/drc)

T#g:imigraniom
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Sep 2019 10:07

    Daun Outbound Ambil Bagian di World Cleanup Day

    Kegiatan yang digeber oleh 'Rumah Baca Indonesia Danau Siombak' pimpinan Wibi Nugraha S, salah seorang pegiat Mangrove, yang baru-baru ini mendapat penghargaan dari pemerintah bidang rehabilitasi bermacam tanaman bakau.

  • Senin, 09 Sep 2019 17:56

    Warga Negara Pengungsi Kembali Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Medan

    Kurang lebih 80 orang yang tergabung dari Warga Negara Pengungsi asal Negara Afganistan, Somalia, Iran, Palestina, Myanmar, Sudan dan Ethiopia yang berada di beberapa tempat penampungan di wilayah Kota Medan, kembali melanjutkan unjuk rasa.

  • Kamis, 05 Sep 2019 23:47

    Pengungsi Datangi Kantor IOM di Medan, Tuntut Pemindahan ke Negara Ketiga

    Ratusan pengungsi kembali mendatangi dan berunjuk rasa di depan Kantor United Nations High Commisioned for Refugees (UNHCR) atau IOM Jalan Listrik Medan, Kamis 5 September 2019. Mereke minta percepatan proses pemindahan ke negara ketiga.

  • Minggu, 11 Agu 2019 23:18

    Wibi Mangrove Menuju Istana Negara

    Wibi memulai perjalanannya menjadi pegiat Mangrove sejak tahun 2006 hingga sekarang. Tak terhitung sudah berapa banyak daerah pesisir yang ada hutan bakau didatanginya.

  • Kamis, 02 Nov 2017 00:36

    Kata Oza, Pelayanan Bea dan Cukai di Sumut Cukup Tinggi

    Untuk tahun ini bea masuk dan cukai sudah mencapai Rp1,3 triliun, itu belum termasuk pajak, makanya kita yakin tahun ini penerimaan akan lebih tinggi dari tahun kemarin.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir