Bank Sumut
  • Home
  • Komunitas
  • Komunitas KNB Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Siaga Erupsi Gunung Agung

Komunitas KNB Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Siaga Erupsi Gunung Agung

Oleh: Herdian Armandhani
Kamis, 05 Okt 2017 17:47
Dibaca: 124 kali
drberita/istimewa
Komunitas Ketimbang Ngemis Bali.
DINAMIKARAKYAT - Puluhan ribu warga Kabupaten Karangasem, Bali, sudah mengungsi sejak ditetapkannya status Gunung Agung menjadi level awas.

Sebagian warga ada yang mengunsi ke luar Kabupaten Karangasem, sebagian lagi mengungsi di tanah lapang bahkan ada yang mengungsi ke kantor kepala desa yang ada di zona aman Kabupaten Karangasem.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap nasib warga karangasem yang saat ini mengungsi di posko-posko yang dididirikan, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) menyerahkan bantuan ke salah satu posko yaitu di Kantor Perbekel (Kepala Desa) Desa Timbrah Jalan Raya Timbrah, Minggu 1 Oktober 2017.

Bantuan yang dibawa oleh Komunitas Ketimbang Ngemis Bali di antaranya beras, minyak goreng, ubi, buah-buahan, bubur bayi, minyak telon, sabun, sayur-sayuran, popok bayi, pembalut wanita, selimut, perlengkapan MCK, susu, baju layak pakai, dan mainan anak.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Muhammad Imran Syaban selaku Koordinator Kegiatan kepada Kepala Perbekel Desa Timbrah yakni Ibu I Gusti Ayu Biksuni.

Tercatat 1220 pengungsi yang terbagi dalam 3 posko. Selain menginap di Kantor Perbekel, para pengungsi juga menginap di Bale Banjar yang telah disulap menjadi posko darurat.

I Gusti Ayu Biksuni mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. "Terima kasih untuk adek-adek dari Komunitas Ketimbang Ngemis Bali yang jauh-jauh datang untuk membantu saudara-saudara di Karangasem yang saat ini harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi hingga level Gunung Agung menjadi normal, Semoga kebikan adik-adik dibalas karma kebaikan oleh Tuhan YME," ungkapnya.

Secara simbolis bantuan diserahterimakan Muhammad Imran Syaban kepada Ibu I Gusti Ayu Biksuni di hadapan para pengungsi yang telah berkumpul di pelataran halaman Kantor Perbekel Desa Timbrah.

Sebagian pengungsi di Desa Timbrah juga terdapat banyak-anak-anak balita dan usia sekolah yang mengingsi.

Komunitas Ketimbang Ngemis Bali tidak sekedar memberikan bantuan berupa barang tetapi juga ingin sisi psikologis anak-anak yang mengungsi tetap ceria dan tidak merasa berada dipengungsian.

Di aula banjar Desa Timbrah, anak-anak menari dengan musik 'Baby Shark' sambil dipandu para pengurus Ketimbang Ngemis Bali. Beberapa anak awalnya malu-malu mengikuti gerakan yang telah dibuat, namun pada akhirnya bisa mengikuti gerakan yang diajarkan.

Kak Ridho dari Komunitas Kampung Dongeng, juga memberikan dongeng yang berjudul 'Kejujuran Ani'. Kak Ridho sengaja datang dari Jakarta untuk mengembalikan psikologis anak-anak di posko pengungsian agar bisa kembali tersenyum. Dongeng yang dibawakan oleh Kak Ridho kembali mencuri perhatian para anak-anak pengungsi.

Seluruh anak-anak tertawa terpingkal-pingkal oleh dongen yang sangat atraktif dibawakan oleh Kak Ridho hingga usai.

Ada juga kegiatan mewarnai pemandangan alam dan tokoh-tokoh kartu dengan menggunakan crayon untuk melatih kreatifitas anak-anak. Hadiah untuk para pemenang lomba mewarnai telah dipersiapkan dengan kado yang dihias semenarik mungkin.

Para orangtua dari anak-anak yang mengungsi turut menemani disamping mereka. Beberapa juga ada yang duduk disisi bale banjar sambil mengempu bayi mereka. Games yang paling seru adalah memasukkan paku ke dalam botol air mineral.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing perwakilan kelompok akan maju, sisanya memberikan teriakan yel-yel penyemangat. Keriuhan memecah keheningan Bale Banjar yang siang itu nampak lengang.

Made Aditya salah seorang anak pengungsi yang mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Ketimbang Ngemis Bali mengaku senang bisa datang kesana. "Makasih kakak sudah mau mengajak bermain," ujarnya malu-malu.

Di akhir kegiatan seluruh anak-anak pengungsi di Desa Timbrah diajak berfoto bersama sambil menyerukan kalimat 'Tetap Semangat'. (art/drc)

Editor: admin

T#g:gunung agung balikomunitas ketimbang ngemis balipengungsi gunung agung
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Sep 2017 17:12

    Komunitas Ketimbang Ngemis Bali Bagi Ketupat dan Gule Kambing untuk Kaum Dhuafa

    Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat 1 September 2017 dimanfaatkan dengan baik oleh Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) untuk berbagi dengan sesama.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir