Bank Sumut
  • Home
  • Komunitas
  • Istri Gubsu Dilantik Jadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Sumut

Istri Gubsu Dilantik Jadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Sumut

Senin, 18 Sep 2017 23:49
Dibaca: 1.593 kali
drberita/istimewa
Ketua Evi Diana Sitorus dan pengurus YKI Cabang Sumut dilantik Gubernur Tengku Erry Nuradi.
DINAMIKARAKYAT - Ketua YKI cabang Sumut Evi Diana Sitorus mengatakan, YKI sebelumnya bernama Yayasan Lembaga Kanker Indonesia yang didirikan oleh 17 orang tokoh nasional.

Berdiri sejak 7 April 1977, para tokoh nasional pendiri YKI tersebut di antaranya Dr. Moch Hatta, Dr. GA Siwabessy, Ali Sadikin dan Dr. Arifin M Siregar.

"YKI merupakan organisasi nirlaba dan tujuannya untuk mengupayakan penanggulangan kanker dengan kegiatan promotif, preventif dan suportif. Namun kita sadari penanggulangan kanker hanya mungkin berhasil bila dilakukan oleh semua pihak," ujar Evi Diana, usai dilantik Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Aula Kantor Gubsu, Medan, Senin 18 September 2017.

Menurut istri Gubernur Sumut ini, YKI Sumut telah melaksanakan tugasnya hampir mendekati 3 dasawarsa. Di antaranya memberikan penyuluhan tentang kanker di berbagai daerah kota dan kabupaten, sembari melakukan kegiatan deteksi dini kanker wanita dengan pemeriksan papsmear.

Selain itu, dilakukan pelatihan bagi tenaga kesehatan untuk deteksi dini kanker dengan menyediakan klinik deteksi dini kanker yang berada di Sekretariat YKI cabang Sumut.

"Selain itu kami juga melakukan pencatatan kasus dan registrasi kanker bekerjasama dengan YKI Pusat, YKI kabupaten/kota se Sumut serta pusat-pusat pelayanan kesehatan lainnya," paparnya.

YKI saat ini sudah berdiri di 5 kabupaten/kota di Sumut, kata Evi yakni Tobasa, Taput, Deliserdang, Asahan, Dairi dan Siantar. "Saya berharap agar kabupaten/kota lainnya juga dapat segera membentuk YKI," ujar Evi.

Evi mengatakan, beragam faktor menyebabkan tingginya angka kematian akibat kanker. Antara lain, pola dan gaya hidup masyarakat, minimnya pengetauan dan informasi untuk mengetaui adanya kanker secara dini sehingga kanker selalu didiagnosa sudah terlambat dan dalam stadium yang sudah lanjut.

"Makanya tidak benar jika mengatakan bahwa kanker merupakan penyakit mematikan yang tidak dapat disembuhkan karena kanker dapat disembuhkan jika diketahui sedini mungkin," jelasnya.

Oleh karena itulah kata Evi, tugas YKI cabang Sumut masih cukup berat dan diharapkan ke depannya masih membutuhkan bantuan semua pihak dalam mendukung dan membantu baik moril dan materil untuk berjuang menekan angka kematian akibat penyakit kanker di Sumut. (art/drc)

Editor: admin

T#g:evi diana sitorusyayasan kanker indonesiayki sumut
Berita Terkait
  • Minggu, 24 Des 2017 00:02

    Hari Ibu: Perempuan di Era Milenia

    Perempuan kini khususnya kaum ibu banyak menghadapi persoalan dan tantangan, di antaranya bagaimana menyikapi globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi agar tidak berpengaruh negatif bagi perkembangan anak.

  • Kamis, 19 Okt 2017 02:17

    PKK Sumut Juara 1 Favorit di HPS Pontianak

    Prestasi yang diraih di HPS yaitu juara 1 Favorit Dewan Juri di Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman Berbasis Sumber Daya Lokal, yang diraih PKK Serdang Bedagai (Sergai).

  • Senin, 18 Sep 2017 23:20

    Gubsu Lantik YKI Sumut: Kanker Payudara dan Leher Rahim Tertinggi di Indonesia

    Prevelensi penyakit kanker juga cukup tinggi. Berdasarkan data riset kesehatan dasar tahun 2013, prevelensi tumor (kanker) di Indonesia adalah 1,4 per-1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang.

  • Jumat, 03 Mar 2017 03:41

    SMKN 8 Medan Nobatkan Istri Gubernur Sumut Sebagai Bunda Trendy

    Alasannya, Evi Diana kerap menggunakan busana yang dipadupadankan dengan corak etnis atau busana adat yang ada di Sumut.

  • Jumat, 03 Feb 2017 17:02

    Bisik Evi, Cepat Sembuh Ya Nak

    Tidak mudah menjadi Iftiyah terutama kedua orang tuanya yang harus sabar dan yakin akan ada jalan terbaik untuk cobaan ini.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir