Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Tersangka Edita Siburian Kembali Diperiksa Tapi Tidak Ditahan

Tersangka Edita Siburian Kembali Diperiksa Tapi Tidak Ditahan

Jumat, 02 Feb 2018 00:16
Dibaca: 487 kali
ilustrasi
Kasus korupsi Bappemas Sumut
DINAMIKARAKYAT - Tersangka dugaan korupsi Bappemas ‎Sumut senilai Rp40,8 miliar tahun 2015 Edita Siburian kembali jalani pemeriksaan di Kejatisu.

Namun, lagi-lagi Kejatisu memperlakukan Edita dengan istimewa. Usai pemeriksaan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bappemas Sumut tidak ditahan seperti tersangka lainnya.

"Ya benar, Rabu 31 Januari kemarin pemeriksaan terhadap Edita Siburian sebagai tersangka kembali dilakukan oleh Ketua Tim Penyidikan Polim Siregar," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu Sumanggar Siagian kepada wartawan, Kamis 1 Februari 2018.

Sumanggar tidak membantah pemeriksan Edita untuk menggalih informasi keterlibatan mantan Kepala Bappemas Sumut Amran Utheh dalam kasus korupsi tersebut.

Penyidik menyebutkan Edita sebagai saksi 'kunci' Kepala Bappemas Sumut Amran Utheh dalam kasus korupsi senilai Rp40,8 miliar tersebut.

Sumanggar mengutarakan berbagai alasan dan pertimbangan penyidikan sehingga Edita sampai saat ini, masih menghirup udara bebas.

"Dia (Edita Siburian) tidak ditahan karena ada pertimbangan kita untuk dia, sehingga kita biarkan pulang dan tidak ditahan," bebernya.

Janjinya Amran Utheh akan diperiksa usai tersangka Edita Siburian, Sumanggar berkilah. "Tunggu dulu yah, kita lihat perkembangan penyidikan dulu," ucapnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumutbappemas sumutedita siburiankejati sumutkorupsi apbd
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir