• Home
  • Kerah Putih
  • Tanpa Walikota, 13 Tersangka Korupsi Dinas PU Sibolga Segera Dilimpahkan

Tanpa Walikota, 13 Tersangka Korupsi Dinas PU Sibolga Segera Dilimpahkan

Rabu, 07 Feb 2018 00:20
Dibaca: 449 kali
drberita/istimewa
Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk
Perindo
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut berjanji segera menuntaskan kasus korupsi ‎proyek rigit jalan beton Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sibolga untuk dilimpahkan kepada bagian penuntutan. Namun tanpa Walikota Syarfi Hutauruk.

Demikian dikatakan ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian, selasa 6 Februari 2018.

Ia beralasan dipercepatnyaa penuntasan kasus karena masa tahanan 12 dari 13 tersangka kasus senilai Rp65 miliar itu sudah mau berakhir.

"Kita saat ini fokus pemberkasan untuk ke-13 tersangka untuk segera dilimpahkan ke penuntut untuk diadili," ungkap Sumanggar.

Ke 13 tersangka masing-masing Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu, Ketua Pokja Rahman Siregar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)‎ Safaruddin Nasution.

Kemudian, Jamaluddin Tanjung Direktur PT Barus Raya Putra Sejati, Ivan Mirza Direktur  PT Enim Resco Utama, Yusrilsyah Direktur PT Swakarsa Tunggal Mandiri, Pier Ferdinan Siregar Direktur PT Arsiva, Mahmuddin Waruwu Direktur PT Andhika Putra Perdana.

Selanjutnya, ‎Erwin Daniel Hutagalung Direktur PT Gamox Multi Generalle, Hobby S Sibagariang Direktur PT Bukit Zaitun, Gusmadi Simamora Direktur PT Andika Putra Perdana, Harisman Simatupang Wadir CV Pandan Indah serta Batahansyah Sinaga Direktur 8 CV Pandan Indah.

"Seluruhnya ada 13 tersangka untuk 16 berkas perkara. Karena ada 16 item pengerjaan di Dinas PU Sibolga yang dilakukan penyidikan dan terindikasi korupsi," jelas Sumanggar.

Sementara tersangka ‎Jamaluddin Tanjung Direktur PT Barus Raya Putra Sejati, terjerat 4 perkara yang dilakukannya di Dinas PU Sibolga.

Sumanggar mengungkapkan penyidikan dilakukan sesuai item pengerjaan proyek yang terindikasi korupsi.

"Jamaluddin menjadi tersangka diempat perkara. Karena ada 4 item pengerjaan dilakukan, yang tidak sesuai dan terindikasi korupsi," tuturnya.

12 tersangka sudah ditahan di Rutan Kelas 1A Tanjung Gusta Medan. Sedangkan Marwan Pasaribu tidak dilakukan penahanan dengan alasan sedang sakit jantung. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pu sibolgakejati sumutkorupsi apbdrigit jalan betonwalikota sibolga syarfi hutauruk
Berita Terkait
  • Senin, 16 Apr 2018 01:46

    Mantan Bupati Tapteng Dipanggil Kejati Sumut

    DINAMIKARAKYAT - Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung dipanggil penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dalam kasus dugaa korupsi dana hibah kepada

  • Senin, 16 Apr 2018 00:26

    Pemuda Lira Minta Kejati Sumut Usut APBD Deliserdang Tahun 2017

    Ketua Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Deliserdang Edi Anto meminta pihak Kejati Sumut mengusut Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 yang diduga digunakan untuk dana sosialisasai calon incumben di Pilkda Deliserdang 2018.

  • Jumat, 16 Mar 2018 17:45

    Sebaiknya Kejati Sumut SP3 kan Kasus Korupsi IPA Martubung

    Sudah enam tahun lamanya kasus dugaan korupsi Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Martubung, PDAM Tirtanadi, diselidiki Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Namun belum ada titik terang dari hasil penyidikan.

  • Senin, 12 Mar 2018 00:37

    Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

    ‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

  • Senin, 12 Mar 2018 00:18

    Kejatisu Terima Limpahan Berkas dan Tersangka Kasus Korupsi Alkes RSU Swadana dari Polda Sumut

    Kejatisu menerima pelimpahan berkas perkara dan barang bukti bersama tersangka dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) dan Keluarga Berencana (KB) Rumah Sakit Umum (RSU) Swadana, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, tahun 2012.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir