Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Tanpa Walikota, 13 Tersangka Korupsi Dinas PU Sibolga Segera Dilimpahkan

Tanpa Walikota, 13 Tersangka Korupsi Dinas PU Sibolga Segera Dilimpahkan

Rabu, 07 Feb 2018 00:20
Dibaca: 693 kali
drberita/istimewa
Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut berjanji segera menuntaskan kasus korupsi ‎proyek rigit jalan beton Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sibolga untuk dilimpahkan kepada bagian penuntutan. Namun tanpa Walikota Syarfi Hutauruk.

Demikian dikatakan ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian, selasa 6 Februari 2018.

Ia beralasan dipercepatnyaa penuntasan kasus karena masa tahanan 12 dari 13 tersangka kasus senilai Rp65 miliar itu sudah mau berakhir.

"Kita saat ini fokus pemberkasan untuk ke-13 tersangka untuk segera dilimpahkan ke penuntut untuk diadili," ungkap Sumanggar.

Ke 13 tersangka masing-masing Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu, Ketua Pokja Rahman Siregar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)‎ Safaruddin Nasution.

Kemudian, Jamaluddin Tanjung Direktur PT Barus Raya Putra Sejati, Ivan Mirza Direktur  PT Enim Resco Utama, Yusrilsyah Direktur PT Swakarsa Tunggal Mandiri, Pier Ferdinan Siregar Direktur PT Arsiva, Mahmuddin Waruwu Direktur PT Andhika Putra Perdana.

Selanjutnya, ‎Erwin Daniel Hutagalung Direktur PT Gamox Multi Generalle, Hobby S Sibagariang Direktur PT Bukit Zaitun, Gusmadi Simamora Direktur PT Andika Putra Perdana, Harisman Simatupang Wadir CV Pandan Indah serta Batahansyah Sinaga Direktur 8 CV Pandan Indah.

"Seluruhnya ada 13 tersangka untuk 16 berkas perkara. Karena ada 16 item pengerjaan di Dinas PU Sibolga yang dilakukan penyidikan dan terindikasi korupsi," jelas Sumanggar.

Sementara tersangka ‎Jamaluddin Tanjung Direktur PT Barus Raya Putra Sejati, terjerat 4 perkara yang dilakukannya di Dinas PU Sibolga.

Sumanggar mengungkapkan penyidikan dilakukan sesuai item pengerjaan proyek yang terindikasi korupsi.

"Jamaluddin menjadi tersangka diempat perkara. Karena ada 4 item pengerjaan dilakukan, yang tidak sesuai dan terindikasi korupsi," tuturnya.

12 tersangka sudah ditahan di Rutan Kelas 1A Tanjung Gusta Medan. Sedangkan Marwan Pasaribu tidak dilakukan penahanan dengan alasan sedang sakit jantung. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pu sibolgakejati sumutkorupsi apbdrigit jalan betonwalikota sibolga syarfi hutauruk
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir