Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Sudah Akut, LIPPSU Minta KPK Lidik Suap Eldin ke DPRD Medan

Sudah Akut, LIPPSU Minta KPK Lidik Suap Eldin ke DPRD Medan

Senin, 25 Nov 2019 12:45
Dibaca: 431 kali
drberita/istimewa
Direktur Eksekutif LIPPSU Azhari Sinik.
DRberita | Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari Sinik meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melidik dugaan suap Walikota Medan Dzulmi Eldin ke anggota DPRD Medan.

"KPK sudah memeriksa semua pemberi suap ke Eldin, makanya kita juga meminta KPK untuk memeriksa semua penerima dugaan suap dari Eldin ke DPRD Medan, khususnya periode 2014-2019," ujar Azhari Sini di SPBU Katamso, Medan, Senin 25 November 2019.

Diketahui, KPK selama dua pekan di Kota Medan, melakukan pemeriksaan terhadap para pemberi suap Walikota Medan Dzulmi Eldin, sebagai saksi. Mulai dari mantan Sekda Syaful Bahri Lubis, hingga rekanan Zaidan Indra Jaya alias Ucok Iba di gedung BPKP Sumut.

Selain Dzulmi Eldin, KPK telah menahan Kadis PU Medan Isa Nasyari dan Kasubbag Protokoler Syamsul Fitri Siregar sebagai tersangka suap. Juga menyita barang bukti uang Rp200 juta dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Oktober lalu.

Kasus suap Dzulmi Eldin tidak cukup sampai pada tiga orang tersangka. KPK harus juga menetapkan tersangka lainnya, yaitu Kepala OPD dan Anggota DPRD Medan.

"Suap yang terjadi di birokrasi Pemko Medan sudah akut, jika hanya Eldin, Isa dan Syamsul yang jadi tersangka, KPK tidak adil. KPK harus juga menetapkan tersangka dari Kepala OPD dan anggota serta mantan anggota DPRD Medan," kata Azhari.

Menurut Azhari, dugaan suap juga dilakukan Dzulmi Eldin kepada anggota DPRD Medan periode 2014-2019. "Dugaan suap interpelasi papan reklame, dugaan suap pembelian lahan Lapangan Barosokai, dugaan suap 'Jet Get' dan dugaan suap izin pembangunan gedung Podomoro Deli City," Kata Azhari.

Anggota DPRD Medan diketahui berjumlah 50 orang. Untuk periode 2019-2024 ini ada 17 anggota dewan yang kembali duduk. Periode 2014-2019, pimpinan DPRD Medan yaitu Henri Jhon, Iswanda Nanda Ramli, Burhanuddin Sitepu dan Ihwan Ritonga. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dprd medankpk ott walikota medanlippsu azhari sinikott walikota medan
Berita Terkait
  • Senin, 02 Des 2019 12:32

    HIMMAH Dukung KPK Bongkar Oknum Terlibat Suap Walikota Medan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) untuk membokar semua oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin.

  • Jumat, 29 Nov 2019 15:28

    KPK Cekal Makte, Saksi Kasus Suap Walikota Medan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, menyekal seorang saksi kasus suap proyek dan jabatan Walikota Medan Dzulmi Eldin ke luar negeri.

  • Rabu, 20 Nov 2019 00:45

    KPK Periksa 8 Saksi Pemberi Suap Walikota Medan, Di Antaranya Mantan Sekda

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 8 saksi pemberi suap Walikota Medan Dzulmi Eldin, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Selasa 19 November 2019.

  • Senin, 18 Nov 2019 13:53

    KPK Periksa 14 Pejabat Pemberi Suap Walikota Medan, Ini Nama-namanya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 14 saksi untuk kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin, Senin 18 November 2019, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan.

  • Selasa, 12 Nov 2019 10:55

    KPK Periksa Syahnan Harahap & Wahyu Hidayat

    Mantan Kepala Dinas PU Medan Khairul Syahnan Harahap, Selasa 12 November 2019, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syahnan diperiksa sebagai saksi tersangka Walikota Medan nonaktif Dzulmi Eldin dan Isa Ansyari.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir