• Home
  • Kerah Putih
  • Suap Podomoro Medan Tak Tergoyahkan, KPK Diminta Segera Turuntangan

Suap Podomoro Medan Tak Tergoyahkan, KPK Diminta Segera Turuntangan

Oleh: Muhammad Artam
Senin, 18 Des 2017 22:21
Dibaca: 2.975 kali
drberita
Pembangunan gedung Podomoro Deli City Medan.
DINAMIKARAKYAT - Sampai saat ini kasus dugaan suap perizinan pembangunan gedung Podomoro Deli City Medan, tidak tergoyahkan. Meski putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) sudah jelas.

Mahkamah Agung mengabulkan gugatan Hamdani Harahap dari Yayasan Citra Keadilan, yang memutuskan pembongkaran bangunan Podomoro. Namun sayangnya Pemko Medan terkesan mengabaikan putusan tersebut.

Ada dugaan ketidakberanian Pemko Medan membongkar gedung Podomoro Deli City, karena suap yang sudah diterima dari pihak pengembang.

Ketua Presedium Pemerhati Indonesia Bersih (PIB) Rosisyanto menduga tidak saja Pemko Medan yang menerima suap dari pengembang Podomoro Deli City Medan, akan tetapi semua elemen yang ada di Kota Medan, juga sudah terkondisikan.

"Saya menduga semua oknum-oknum elemen di Kota Medan sudah mendapat bagiannya masing-masing dari pengembang Podomoro. Baik petinggi Pemko Medan, anggota dewannya, aktivis, pimpinan ormas, dan mungkin sampai mahasiswa dan oknum wartawan," seru Roisyanto melalui telepon seluler, Senin 18 Desember 2017.

Dia menyakini, kasus dugaan suap pembangunan gedung Podomoro Deli City Medan, akan terungkap kepublik. Tetapi dirinya tidak bisa memastikan kapan waktunya, apalgi dalam waktu dekat ini.

"Saya yakin petinggi Pemko Medan pasti kena. Bagaimana caranya kita serahkan saja kepada penegak hukum. Mungkin pola suapnya tidak jauh-jauh beda dengan pola suap saat Pemprov dan DPRD Sumut lalu, suap ke dewan yang utama dikejar nantinya," sebutnya. 

Rosisyanto meminta penegak hukum khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), secepatnya mengambil sikap ada adanya dugaan suap pembangunan gedung Podomoro Deli City ke Pemko dan DPRD Medan.

"Jangan dilama-lamain KPK, kalau bisa secepatnya agar tidak menjadi isu central di Kota Medan. Masih banyak saya rasa suap ataupun korupsi anggaran yang terjadi di Kota Medan tetapi tidak tersentuh hukum, dan itu tertutupkan oleh dugaan suap podomoro," cetusnya.

Sebelumnya diketahui, aktivis Gerbraksu Saharuddin telah melakukan aksi unjukrasa berulang kali ke Pemko dan DPRD Medan untuk meminta pembongkaran bangunan Podomoro Deli City. Namun aksi Saharuddin tidak digubri.

Ia juga sudah melaporkan kasus dugaan suap tersebut ke KPK beberapa waktu lalu. Tetapi hingga saat ini belum ada action dari KPK. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dprd medankpkpemko medanpodomoro medansuap podomoro medan
Berita Terkait
  • Senin, 04 Jun 2018 00:34

    ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

    Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi.

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Selasa, 29 Mei 2018 03:06

    Toleransi Menjadi Ciri Khas Masyarakat Medan

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Henry Jhon Hutagalung menyebutkan ikut melaksanakan puasa. Hal ini telah berlangsung dalam lima tahun terakhir.

  • Senin, 28 Mei 2018 14:40

    Rapat Paripurna, Ini Hasil LKPj 2017

    Kemudian Pemko Medan diharapkan secara konsisten memperjuangkan bersama apa yang telah disepakati dalam forum musrembang tanpa mengesampingkan faktor top down dan politis.

  • Senin, 28 Mei 2018 00:29

    KSP: Perpres Korupsi Tinggal Tunggu Tekenan Jokowi

    Hasil revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi sudah di meja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir