• Home
  • Kerah Putih
  • Soal Pilgubsu Rp1,2 Triliun, Saut: Kerja KPK membawa koruptor ke pengadilan

Pilgubsu 2018

Soal Pilgubsu Rp1,2 Triliun, Saut: Kerja KPK membawa koruptor ke pengadilan

Oleh: Muhammad Artam
Selasa, 16 Jan 2018 14:01
Dibaca: 1.731 kali
drberita/istimewa
Saut Situmorang.
DINAMIKARAKYAT - Besarnya biaya pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018 ini menimbulkan banyak penilain, sehingga perlu adanya pengawasan ekstra agar tidak terjadi kebocoran, khususnya kepada KPK.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan mengawasi, akan tetapi membuktikan dan membawa koruptor ke depan pengadilan.

"Yang utama KPK digaji bukan untuk kerja mengawasi, itu kerjaan nya APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) dan badan pengawas lainnya, kerja KPK itu membuktikan dan membawa koruptor ke depan pengadilan," ucap Saut kepada DRBerita.Com, Selasa 16 Januari 2018.

Fungsi KPK, lanjut Saut, menurut Undang Undang selain penindakan juga melakukan triger melanisme.

"Mentriger semua stake holder NKRI agar berintegritas lewat berbagai cara, misalnya melakukan kajian tata kelola yang baik (good corporate governance) pada parpol, pemda, kementrian, BMUN dan lain-lain, untuk kemudian merekomendasikan sejumlah saran tata kelola yang baik," terangnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz mengatakan KPK tidak perlu mengawasi anggaran pelaksanaan pilgubsu 2018 senilai Rp1,2 triliun.

"Saya pikir KPK tidak perlu ikut mengawasi, sebag tuga-tugas ini masih dalam koridor kepatutan yang dimiliki oleh DPRD, eksekutif dan BPK RI," kata Muhri. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dprd sumutkpkmuhri fauzi hafizpilgubsu 2018saut situmorang
Berita Terkait
  • Minggu, 20 Mei 2018 07:41

    Sihar dan Ondim Hadir Dipembukaan Kejuaraan Catur Piala Gubernur Sumut

    Hadir Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, Walikota Medan Dzulmi Eldin, anggota DPR RI Sofyan Tan, Sihar Sitorus, Syah Affandi alias Ondim, para pecatur Sumut dan nasional serta undangan.

  • Minggu, 20 Mei 2018 07:09

    Untuk SKPD dan BUMD, KPK Periksa Orang Dekat Mantan Gubsu

    Pemeriksaan JAS akan dilakukan di Mako Brimob Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, mulai pukul 09.00 WIB, dengan surat panggilan bernomor: SPGL/3139/DIK.01/00/23/05/2018.

  • Minggu, 20 Mei 2018 06:25

    Para Mantan Petinggi Pemkab Sergai Diperiksa Jaksa

    Para mantan petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Senin 21 Mei 2018, dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

  • Kamis, 17 Mei 2018 01:19

    KPK Harus Jelaskan Soal Kooperatif Saksi dan Tersangka Suap Gatot

    Rosisyanto menduga banyak anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, yang mengklaim dirinya sudah lunas mengembalikan uang suap, namun sejatinya mereka belum lunas mengembalikannya.

  • Rabu, 16 Mei 2018 23:37

    Dua Pasangan Calon Pilgub Sumut Dukung Pemekaran Kepulauan Nias, Tetapi...

    Dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sumatera Utara, memiliki pendapat yang sama soal pemekaran Kepulauan Nias menjadi provinsi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir