Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Setiap Tahun Dianggarkan, Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga Jadi Ajang Korupsi

Setiap Tahun Dianggarkan, Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga Jadi Ajang Korupsi

Senin, 02 Des 2019 13:57
Dibaca: 507 kali
drberita/istimewa
Lokasi proyek irigasi Balakkan Sitongkon, Padang Lawas.
Bobby Nasution Center
DRberita | Proyek irigasi Balakka Sitongkon di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, diduga jadi ajang korupsi berjemaah oleh pelaksana dan pengawas pekerjaan. Sejak tahun 2012 sampai saat ini, setiap tahun anggaran proyek miliar rupiah dalam APBD Provinsi Sumut.

Proyek irigasi ini masuk APBD Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut. Pekerjaan perawatan irigasi ini berbiaya miliaran rupiah setiap tahun. Namun fisik pekerjaan yang dihasilkan tidak berdampak positif kepada masyarakat.

Koordinator Mahasiswa Peduli Keadilan (MPK) Sumatera Utara Iman Harahap menyayangkan proyek irigasi Balakka Sitongkon berbiaya miliaran rupiah setiap tahun dikerjakan.

Pengakuan dari kepala tukang bermarga Harahap (55) warga Aek Lancat, ia mengaku tidak pernah melihat detail gambar kontruksi proyek irigasi. Kepala tukang, kata Iman, bekerja hanya berdasarkan acuan dan arahan dari pihak UPT Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut di Batang Angkola.

"Saya tidak pernah melihat gambar kontruksinya, hanya ikut perintah dan arahan dari pengawas teknis di lapangan bernama Agus Dongoran," kata Iman Harahap meniru ucapan kepala tukang, Senin 2 Desember 2019.

Iman memaparkan sejumlah perusahaan pemenang dan pelaksana proyek irigasi Balakka Sitongkon, yaitu CV Jevanya beralamat Jalan Garu Gg. Durian No. 12 Medan, NPWP 31.681.347.6-122.000 dengan pagu Rp 848 juta.

Selanjutnya, proyek dikerjakan juga oleh CV Arimbi yang beralamat Dusun Emplasmen II Pasar 4, Namutrasi, Sei Bingai, Kabupaten Langkat dengan nilai Rp 2,4 miliar. Ada juga CV Parsona Jaya beralamat di Jalan Mangga Gg. Rambutan No. 93, Kota Pematang Siantar, NPWP 31.26.269.385.6-117.000 bernilai Rp 1,9 miliar.

"Kemudian tahun 2013 dikerjakan CV Rizky Yulinda dengan alamat Jalan Kiwi II, No. 79 Kenangan Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara, NPWP 01.503.431.7-125.000 dengan nilai Rp 1,6 miliar," kata Iman.

Pada tahun 2012, lanjutnya, proyek irigasi dikerjakan oleh CV Naga Saribu Jalan Kiwi XXI No. 270 P. Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, NPWP 01.748.469.2-125.000 bernilai Rp 2,3 miliar.

"Setahu saya proyek irigasi Balakka Sitongkon ini dibawa pengawasan TP4D Kejati Sumut. Setiap tahun dikerjakan, apa tidak ada pemeriksaan fisik ke lapangan. Selesai pekerjaan seharusnya ada laporan, setiap tahun kalau dihitung puluhan miliar," kata Iman.

Ia berharap penegak hukum menyelidiki proyek irigasi Bakalla Sitongkon mulai tahun 2012 sampai 2019. "Biar terang, kita minta kejaksaan, polisi atau KPK menyelidiki APBD Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut mulai tahun 2012 sampai 2019," kata Iman. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumutirigasi balakka sitongkonkejati sumutkorupsi apbdkorupsi irigasipolda sumut
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Jan 2020 11:53

    Kajatisu Amri Yanto Terima Langsung Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa

    Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Amri Yanto menerima langsung laporan dugaan korupsi dana desa dari Kabupaten Padang Lawas (Palas). Laporan itu diserahkan oleh LSM GAM Sumut.

  • Rabu, 15 Jan 2020 18:43

    Tipikor Polda Sumut Sudah Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi DBH Labura

    Tipikor Polda Sumut menetapkan tiga tersangka berdasarkan kerugian yang telah dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara sebesar Rp 2,9 miliar.

  • Rabu, 15 Jan 2020 18:20

    JMM Minta Polda Sumut Periksa Iwan Zulhami

    Sangat perlu diperhatikan dan dikaji ulang persoalan dugaan korupsi, Pungli (Pungutan Liar) dan beberapa kejahatan lainnya di tubuh Kementerian Agama Wilayah Sumatera utara, yang diduga kuat dikomandoi oleh Irwan Zulhami.

  • Rabu, 15 Jan 2020 17:23

    Tipiter Polda Sumut Selamatkan 6 Ekor Satwa Dilindungi

    Para tersangka diamankan oleh Unit Tindak Pinada Tertentu (Tipiter) Polda Sumut, dipimpin Kompol Wira Prayatna, dari tiga lokasi berbeda, yaitu Kabupaten Deli Serdang, Langkat dan Kota Medan, berikut 6 ekor satwa dilindungi.

  • Senin, 13 Jan 2020 19:28

    Demo JMM: Tuntut Kapolda Sumut Tangkap Kepala Balai Perkeretaapian

    Sebelum bubaran, massa JMM kembali berorasi sebentar, mereka mengingatkan agar Polda Sumut jangan sampai kecolongan atas dugaan korupsi di Balai Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir