Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Setiap Tahun Dianggarkan, Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga Jadi Ajang Korupsi

Setiap Tahun Dianggarkan, Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga Jadi Ajang Korupsi

Senin, 02 Des 2019 13:57
Dibaca: 197 kali
drberita/istimewa
Lokasi proyek irigasi Balakkan Sitongkon, Padang Lawas.
DRberita | Proyek irigasi Balakka Sitongkon di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, diduga jadi ajang korupsi berjemaah oleh pelaksana dan pengawas pekerjaan. Sejak tahun 2012 sampai saat ini, setiap tahun anggaran proyek miliar rupiah dalam APBD Provinsi Sumut.

Proyek irigasi ini masuk APBD Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut. Pekerjaan perawatan irigasi ini berbiaya miliaran rupiah setiap tahun. Namun fisik pekerjaan yang dihasilkan tidak berdampak positif kepada masyarakat.

Koordinator Mahasiswa Peduli Keadilan (MPK) Sumatera Utara Iman Harahap menyayangkan proyek irigasi Balakka Sitongkon berbiaya miliaran rupiah setiap tahun dikerjakan.

Pengakuan dari kepala tukang bermarga Harahap (55) warga Aek Lancat, ia mengaku tidak pernah melihat detail gambar kontruksi proyek irigasi. Kepala tukang, kata Iman, bekerja hanya berdasarkan acuan dan arahan dari pihak UPT Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut di Batang Angkola.

"Saya tidak pernah melihat gambar kontruksinya, hanya ikut perintah dan arahan dari pengawas teknis di lapangan bernama Agus Dongoran," kata Iman Harahap meniru ucapan kepala tukang, Senin 2 Desember 2019.

Iman memaparkan sejumlah perusahaan pemenang dan pelaksana proyek irigasi Balakka Sitongkon, yaitu CV Jevanya beralamat Jalan Garu Gg. Durian No. 12 Medan, NPWP 31.681.347.6-122.000 dengan pagu Rp 848 juta.

Selanjutnya, proyek dikerjakan juga oleh CV Arimbi yang beralamat Dusun Emplasmen II Pasar 4, Namutrasi, Sei Bingai, Kabupaten Langkat dengan nilai Rp 2,4 miliar. Ada juga CV Parsona Jaya beralamat di Jalan Mangga Gg. Rambutan No. 93, Kota Pematang Siantar, NPWP 31.26.269.385.6-117.000 bernilai Rp 1,9 miliar.

"Kemudian tahun 2013 dikerjakan CV Rizky Yulinda dengan alamat Jalan Kiwi II, No. 79 Kenangan Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara, NPWP 01.503.431.7-125.000 dengan nilai Rp 1,6 miliar," kata Iman.

Pada tahun 2012, lanjutnya, proyek irigasi dikerjakan oleh CV Naga Saribu Jalan Kiwi XXI No. 270 P. Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, NPWP 01.748.469.2-125.000 bernilai Rp 2,3 miliar.

"Setahu saya proyek irigasi Balakka Sitongkon ini dibawa pengawasan TP4D Kejati Sumut. Setiap tahun dikerjakan, apa tidak ada pemeriksaan fisik ke lapangan. Selesai pekerjaan seharusnya ada laporan, setiap tahun kalau dihitung puluhan miliar," kata Iman.

Ia berharap penegak hukum menyelidiki proyek irigasi Bakalla Sitongkon mulai tahun 2012 sampai 2019. "Biar terang, kita minta kejaksaan, polisi atau KPK menyelidiki APBD Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut mulai tahun 2012 sampai 2019," kata Iman. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumutirigasi balakka sitongkonkejati sumutkorupsi apbdkorupsi irigasipolda sumut
Berita Terkait
  • Senin, 02 Des 2019 15:21

    Azhar Harahap Diduga Terima Fee Proyek Rp300 Juta: Isron Bantah

    Azhar Harahap diduga terima fee Rp300 juta dari proyek Pekerjaan Langsung (PL) Dinas Pertanian Sumut, pada APBD tahun 2019. Dugaan suap itu terjadi sekira bulan Mei 2019.

  • Jumat, 29 Nov 2019 16:17

    Polda Sumut Terima Dugaan Korupsi DPRD Deliserdang

    Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (GRM) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumut, Kamis 28 November 2019.

  • Senin, 18 Nov 2019 00:34

    Dugaan Korupsi UIN Sumut: OMMBAK Akan Demo di Mabes Polri

    Supervisi KPK ke Polda Sumut dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sepertinya tidak berjalan maksimal. LSM OMMBAK berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri.

  • Kamis, 07 Nov 2019 18:55

    Mahasiswa Desak Kajatisu Tangkap Kepala BPBD Padang Lawas

    Aktivis mahasiswa desak Kajatisu Fachruddin Siregar segera menangkap Kepala BPBD Kabupaten Padang Lawas Hamka Harahap dalam kasus dugaan korupsi pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir.

  • Selasa, 29 Okt 2019 01:48

    Massa GAM Sumut Demo Dugaan Korupsi Rehab SDN ke Dinas PKP2R Kota Medan

    Massa menyampaikan beberap poin tentang temuan dugaan korupsi atas pekerjaan yang bersumber dari APBN dan APBD Kota Medan sesuai dengan temuan dari hasil investigasi yang dilakukan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir