Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Selesai Diperiksa KPK, Mantan dan Anggota DPRD Sumut Keluar dari Pintu Belakang

Selesai Diperiksa KPK, Mantan dan Anggota DPRD Sumut Keluar dari Pintu Belakang

Selasa, 30 Jan 2018 02:19
Dibaca: 496 kali
drberita/istimewa
Mako Brimob Polda Sumut
DINAMIKARAKYAT - KPK kembali memeriksa belasan mantan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 yang terlibat dugaan suap terpidana mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho di Mako Brimob Poldasu, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Senin 29 Januari 2018.

Pemeriksaan 11 mantan anggota DPRD Sumut itu berlangsung sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00 wib di ruang tertutup dan tidak dibenarkan diliput wartawan.

Para mantan anggota dewan yang siap diperiksa terlihat keluar dari pintu belakang dan melalui areal parkir sepeda motor. Sepertinya mereka menghindari pertanyaan wartawan terkait pemeriksaan dari penyidik KPK.

Selama empat jam diperiksa, sejumlah mantan anggota DPRD Sumut terlihat keluar dari ruang. Mereka menolak dimintai keterangannya yang menunggu sejak pagi di halaman Mako Brimob Polda Sumut.

Elezaro Duha mantan anggota dewan dari Partai Hanura tertangkap wartawan keluar dari pintu belakang dan areal parkir motor Mako Brimob.

Elezaro menolak memberikan keterangan terkait pemanggilan dirinya oleh penyidik KPK. Kader Partai Hanura ini langsung masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan lokasi.

Begitu juga dengan Richard Edi Lingga dari Partai Golkar. Richard yang diduga menerima suap dari mantan Gubsu itu langsung masuk ke mobilnya dan pergi.

KPK dijadwalkan berada di Medan selama sepekan untuk memeriksa 46 anggota dan mantan Anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Pemeriksaan itu terkait dugaan suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho. KPK diketahui telah menahan 12 mantan anggota DPRD Sumut yang dipastikan menerima suap.

Para penyidik KPK yang memeriksa mantan anggota dewan di Mako Brimob Polda Sumut itu enggan memberikan keterangan kepada wartawan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd sumutbrimob sumutdprd sumutgatot pujo nugrohokpksuap mantan gubsu
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 01:12

    Kejati Sumut Dinilai Tidak Profesional Tangani Kasus Korupsi

    Seperti tidak ditahannya tersangka kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur pemerintah desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut tahun 2015 inisial ES.

  • Senin, 19 Feb 2018 20:12

    KPK Akan Bantu Menteri LHK Selesaikan Kasus Lahan Sawit DL Sitorus

    KPK mendukung rencana Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengeksekusi lahan negara yang dicaplok pengusaha sawit Darianus Lungguk Sitorus alias DL. Sitorus.

  • Senin, 19 Feb 2018 18:53

    KPK Jangan Hanya Periksa DPRD dan PNS Pemprov Sumut

    Ketua Peresedium Pemerhati Indonesia Bersih (PIB) Rosisyanto mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak pilih kasih memeriksa kasus suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

  • Rabu, 14 Feb 2018 02:03

    Tiga Terdakwa Korupsi Kapal Nelayan DKP Sumut Dihukum Bervariasi

    Tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan 6 unit kapal nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut dijatuhi hukuman bervariasi di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa 13 Februari 2018.

  • Selasa, 13 Feb 2018 02:08

    Kasus Suap OK Arya: Pengusaha Showroom Minta Fee 2,5 Persen

    Pemilik showroom 'Ada Jadi Mobil' Sujendi Tarsono alias Ayen ternyata juga meminta fee 2,5 persen dari para kontraktor proyek pembangunan infrastruktur APBD Kabupaten Batubara.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir