Bank Sumut

Proyek Peningkatan Jalan APBD Paluta Diduga Asal Jadi

Selasa, 26 Des 2017 02:14
Dibaca: 406 kali
drberita/istimewa
Plank proyek peningkatan jalan APBD Paluta.
DINAMIKARAKYAT - Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (IMA Tabagsel) Siddik Siregar mencurigai banyaknya dugaan korupsi terjadi pada APBD Kabupaten Paluta tahun 2017. Dugaan korupsi itu salah satunya terjadi pada Dinas PUPR Paluta.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2017 mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk peningkatan jalan jurusan Padang Garugur Kecamatan Batang Onang - Balimbing Julu Kecamatan Padang Bolak Julu.

"Kecurigaan kita (IMA Tabagsel) sangat kuat proyek itu asal jadi. Hasil investigasi yang kita lakukan, ada dugaan jarak jalan yang dikerjakan dikurangkan pihak rekanan," ucap Siddik Siregar dalam keterangan persnya diterima wartawan, Senin 25 Desember 2017.

Siddik menjelaskan, dari plank proyek yang terpasang pada lokasi pengeerjaan, tidak tertulis panjang jarak jalan yang dikerjakan.

"CV Simataniari Perkasa sebagai rekanan yang mengerjakan proyek. Pada plank proyek tidak tertulis panjang jalan yang dikerjakan, di sinilah kecurigaan kita adanya dugaan korupsi tersebut," terangnya.

Dia juga mengatakan, CV Simataniari Perkasa atau Dinas PUPR Paluta diduga sengaja tidak menulis panjang jalan yang dikerjakan.

"Nilai proyek jadinya Rp 1.972.043.000,00, namun tidak ada tertulis berapa panjang jalan yang ditingkatkan kondisinya. Dinas PUPR Paluta dan CV Simataniari Perkasa jelas pada pekerjaan ini tidak transparan, itu kecurigaan kita," tegasnya.

"Wajar kita curiga dengan proyekini, dan kita meminta penegak hukum kepolisian atau kejaksaan untuk mengusut proyek tersebut," seru Siddik.

Proyek peningkatan jalan tersebut tertulis di plank proyek mulai dikerjakan pada bulan Oktober sampai denngan Desember 2017. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd palutaima tabagselkorupsi apbdkorupsi apbd paluta
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jan 2018 00:50

    Dua Kali Mangkir, Kejatisu Kembali Panggil Tersangka Edita Siburian

    Dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut tahun 2015 senilai Rp 40,8 miliar, Edita Siburian juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan.

  • Kamis, 18 Jan 2018 23:52

    Maringan dan Syaiful Buka-bukaan Soal Fee ke OK Arya

    Maringan Situmorang terdakwa kasus suap mantan Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain mengakui sudah dilarang keluarganya menjadi rekanan di pemerintahan di Sumatera Utara.

  • Kamis, 18 Jan 2018 13:52

    Kasus Dugaan Korupsi IPA Martubung Sudah Gelar Perkara, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dalam kasus ini Kejari Cabang Belawan telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi di antaranya Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution dan Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian.

  • Kamis, 18 Jan 2018 13:34

    Souvenir Dinas Pariwisata Sumut dari Cina Sempat Ditahan Bea Cukai, Ada Apa?

    Sesuai perpres 54 dan peraturan LKPP, disebut-sebut seharusnya pengadaan barang dan jasa sudah selesai dilakukan dan pembayaran maksimal dilakukan paling lama tanggal 23 Desember akhir tahun.

  • Kamis, 18 Jan 2018 12:13

    Kejatisu Bantah Takut Tetapkan Walikota Sibolga Tersangka

    Penyidik pidana khusus Kejati Sumut akan menetapkan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan beton senilai Rp65 miliar.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir