Proyek Peningkatan Jalan APBD Paluta Diduga Asal Jadi

Selasa, 26 Des 2017 02:14
Dibaca: 769 kali
drberita/istimewa
Plank proyek peningkatan jalan APBD Paluta.
DINAMIKARAKYAT - Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (IMA Tabagsel) Siddik Siregar mencurigai banyaknya dugaan korupsi terjadi pada APBD Kabupaten Paluta tahun 2017. Dugaan korupsi itu salah satunya terjadi pada Dinas PUPR Paluta.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2017 mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk peningkatan jalan jurusan Padang Garugur Kecamatan Batang Onang - Balimbing Julu Kecamatan Padang Bolak Julu.

"Kecurigaan kita (IMA Tabagsel) sangat kuat proyek itu asal jadi. Hasil investigasi yang kita lakukan, ada dugaan jarak jalan yang dikerjakan dikurangkan pihak rekanan," ucap Siddik Siregar dalam keterangan persnya diterima wartawan, Senin 25 Desember 2017.

Siddik menjelaskan, dari plank proyek yang terpasang pada lokasi pengeerjaan, tidak tertulis panjang jarak jalan yang dikerjakan.

"CV Simataniari Perkasa sebagai rekanan yang mengerjakan proyek. Pada plank proyek tidak tertulis panjang jalan yang dikerjakan, di sinilah kecurigaan kita adanya dugaan korupsi tersebut," terangnya.

Dia juga mengatakan, CV Simataniari Perkasa atau Dinas PUPR Paluta diduga sengaja tidak menulis panjang jalan yang dikerjakan.

"Nilai proyek jadinya Rp 1.972.043.000,00, namun tidak ada tertulis berapa panjang jalan yang ditingkatkan kondisinya. Dinas PUPR Paluta dan CV Simataniari Perkasa jelas pada pekerjaan ini tidak transparan, itu kecurigaan kita," tegasnya.

"Wajar kita curiga dengan proyekini, dan kita meminta penegak hukum kepolisian atau kejaksaan untuk mengusut proyek tersebut," seru Siddik.

Proyek peningkatan jalan tersebut tertulis di plank proyek mulai dikerjakan pada bulan Oktober sampai denngan Desember 2017. (art/drc)

Editor: admin

T#g:apbd palutaima tabagselkorupsi apbdkorupsi apbd paluta
Berita Terkait
  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Jumat, 08 Jun 2018 06:57

    Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

    Isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebara

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Minggu, 20 Mei 2018 08:41

    77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

  • Minggu, 20 Mei 2018 06:25

    Para Mantan Petinggi Pemkab Sergai Diperiksa Jaksa

    Para mantan petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Senin 21 Mei 2018, dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir