Bank Sumut

Polda Sumut Terima Dugaan Korupsi DPRD Deliserdang

Jumat, 29 Nov 2019 16:17
Dibaca: 330 kali
drberita/istimewa
Unjuk rasa GRM di Polda Sumut
Bobby Nasution Center
DRberita | Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (GRM) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumut, Kamis 28 November 2019.

Massa meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Agus dan Direktur Kerimsus Kombes Pol Rony Samtama agar segera memeriksa dugaan korupsi pekerjaan konstruksi rehab dan peningkatan ruangan pimpinan DPRD Deliserdang yang dikerjakan oleh PT. Requel Membangun Bersama senilai Rp 4.500.000.000 tahun 2018.

"Kami meminta Kapolda dan Direktur Kermsus Polda Sumut segera memeriksanya, dimana berdasarkan dengan temuan kami pada kegiatan tersebut diduga syarat korupsi dengan cara mengurangi anggaran yang terdapat pada bestek kegiatan atau markUp. Sehingga kami menilai pekerjaan itu berpotensi merugikan keuangan negera puluhan miliar," ungkap Koordinator Aksi Sangkot Simanjuntak.

Kemudian, Ketua Umum Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utara (FORDISMASU) Awaluddin Nasution juga menyampaikan bahwa dugaan korupsi pembangunan gedung Pimpinan DPRD Deliserdang yang dikawal oleh TP4D Kejaksaan Negeri Deliserdang, sangat terstruktur dan terencana dikarenakan bangunan tersebut dinilai tidak sesuai dengan RAB yang menjurus kepada pelanggan peraturan perundang-undangan demi meraup keuntungan dari pembangunan.

"Pembangunan rehab gedung Pimpinan DPRD Deliserdang dikawal oleh TP4D Kejaksaan Negeri, namun sesuai dengan indikasi temuan kami di lapangan, pada bangunan tersebut kami nilai tidak sesuai dengan RAB," ungkap Awaluddin Nasution.

Menurut Awalluddin, mereka yakin dan percaya Kapolda Sumut Irjen Pol Agus dapat secepatnya mengungkap kasus dugaan korupsi yang dikerjakan PT. Requel Membangun Bersama. Karena pekerjaan itu diduga telah menjurus terhadap kerugian keuangan negara.

Setelah berorasi satu jam lebih, perwakilan Humas Polda Sumut R. Samosir mendatangi pengunjukrasa dan berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut langsung ke pimpinan.

"Terima kasih kepada rekan-rekan yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Sumatera Utara yang datang ke Mapoldasu ini. Penyampaian dugaan tindak pidana korupsi di DPRD Deliserdang yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara ini," ungkap R. Samosir.

"Saya yang memiliki pimpinan, berjanji akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Kapolda agar kasus dugaan korupsi ini segera dilakukan pemeriksaan, dan apabila ditemukan adanya indikasi korupsi maka kami dari pihak kepolisian akan segera melakukan penindakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," sambung Samosir. (art/drc)

Editor: admin

T#g:DPRD Deliserdangdugaan korupsi dprd deliserdangkorupsi apbdpolda sumut
Berita Terkait
  • Rabu, 15 Jan 2020 18:43

    Tipikor Polda Sumut Sudah Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi DBH Labura

    Tipikor Polda Sumut menetapkan tiga tersangka berdasarkan kerugian yang telah dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara sebesar Rp 2,9 miliar.

  • Rabu, 15 Jan 2020 18:20

    JMM Minta Polda Sumut Periksa Iwan Zulhami

    Sangat perlu diperhatikan dan dikaji ulang persoalan dugaan korupsi, Pungli (Pungutan Liar) dan beberapa kejahatan lainnya di tubuh Kementerian Agama Wilayah Sumatera utara, yang diduga kuat dikomandoi oleh Irwan Zulhami.

  • Rabu, 15 Jan 2020 17:23

    Tipiter Polda Sumut Selamatkan 6 Ekor Satwa Dilindungi

    Para tersangka diamankan oleh Unit Tindak Pinada Tertentu (Tipiter) Polda Sumut, dipimpin Kompol Wira Prayatna, dari tiga lokasi berbeda, yaitu Kabupaten Deli Serdang, Langkat dan Kota Medan, berikut 6 ekor satwa dilindungi.

  • Senin, 13 Jan 2020 19:28

    Demo JMM: Tuntut Kapolda Sumut Tangkap Kepala Balai Perkeretaapian

    Sebelum bubaran, massa JMM kembali berorasi sebentar, mereka mengingatkan agar Polda Sumut jangan sampai kecolongan atas dugaan korupsi di Balai Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara.

  • Senin, 13 Jan 2020 18:07

    Berlinang Air Mata, Zuraida Ungkap Dirinya Tega Membunuh Suami

    Lokasi pertama yaitu di Warung Everyday, Jalan Arteri Ring Road, Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal. Lebih lanjut, Zuraida mengaku telah meminta cerai, namun Jamaluddin menolak.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir