Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Pemuda Lira Minta Kejati Sumut Usut APBD Deliserdang Tahun 2017

Pemuda Lira Minta Kejati Sumut Usut APBD Deliserdang Tahun 2017

Senin, 16 Apr 2018 00:26
Dibaca: 380 kali
ilustrasi
APBD Deliserdang 2017.
DINAMIKARAKYAT - Ketua Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Deliserdang Adi Anto meminta pihak Kejati Sumut mengusut Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 yang diduga digunakan untuk dana sosialisasai calon incumben di Pilkda Deliserdang 2018.

Pernyataan itu disampaikan Adi Anto kepada wartawan di SPBU Singapore Station, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Minggu 15 April 2018.

"Kita (Pemuda Lira) meminta pihak kejaksaan segera mengusut APBD Deliserdang tahun 2017, ada dugaan kita uang rakyat itu dimainkan untuk suksesi pilkada deliserdang. APBD murni kita ketahui Rp3,4 trilun lebih dan di Perubahan (P.APBD) naik menjadi Rp3,7 trilun lebih, itu yang menjadi acuan dugaan kita," ujar Adi Anto.

Menurutnya, kenaikkan APBD Deliserdang 2017 yang signifikan di Perubahan (P.APBD) sangat tidak logis dengan jumlah yang begitu besar mencapai hampir setengah triliun.

"Setingkat provinsi saja setahu saya tidak sampai segitu besarnya, ini hanya kabupaten bisa sebanyak itu," serunya.

Kejatisu, saran Adi, bisa memulai pengusutan kasus dugaan korupsi APBD Deliserdang dengan memulai pemanggilan para anggota Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemkab Deliserdang.

"Pintunya TAPD, mulai sekda dan kepala keuangan pemkab bisa ditelusuri selanjutnya keanggota lainnya yaitu sejumlah kepala SKPD yang terlibat di TAPD. Dari situ dugaan itu bisa diketahui kemana saja digunakan APBD khususnya (P.APBD). Apakah mungkin dipakai untuk suksesi pilkada calon incumbent atau tidak," tandasnya.

Korupsi terjadi, lanjut Adi, karena adanya penyalahgunaan wewenang dan jabatan hingga bisa merugikan keuangan negara.

"Melihat dari kasus mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho, khususnya kasus dana bansos yang ditangani Kejaksaan Agung, awal penyelidikkannya karena dugaan APBD digunakan untuk suksesi Pilgubsu 2013, wajar kita menduga APBD Deliserdang 2017 juga demikian," tegasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdpemkab deliserdangpemuda lira
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir