Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • PPGMTH Minta Kapolda Sumut Usut Korupsi Jalan di Padang Lawas Utara

PPGMTH Minta Kapolda Sumut Usut Korupsi Jalan di Padang Lawas Utara

Jumat, 12 Jul 2019 22:09
Dibaca: 183 kali
drberita/istimewa
Demo PPGMTH di Polda Sumut soal kasus korupsi Pemkab Paluta.
DINAMIKARAKYAT - Pengurus Pusat Pergerakan Mahasiswa Teknik dan Hukum (PPGMTH) Sumut kembali berunjukrasa di depan Mapolda Sumut, terkait dugaan tindak pidana korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Kabupaten Padang Lawas Utara.

"Kami sudah 6 kali bernjukrasa di depan Mapolda Sumut ini serta sudah memberikan bukti-bukti pendukung kepada pihak Dirkrimsus dan kami juga sudah dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi oleh kepala dinas pekerjaan umum dan pertambangan energi Kabupaten Padang Lawas Utara," ujar Muhammad Saidal Siregar di depan Polda Sumut, Jumat 12 Juli 2019.

Kata Saidal, mereka sangat mengharapkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ringan tangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Ramlan Nasution.

"Ikut juga Kabid Bina Marga Muhammad Nuh Pulungan serta pemenang tender Direktur CV Simantaniari Perkas, Direktur CV Fitra dan PT Batang Toru," sebutnya.

PPGMTH Sumut menduga proyek yang dikerjakan pemenang tender tersebut tidak sesuai dengan standar nasional, sehingga mereka berasumsi pengguna anggaran dan pemenang tender diduga sama-sama meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut.

"Kami hanya mau Polda Sumut mengusut tuntas paket peningkatan jalan jurusan simpang payau menuju marlaung Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara, usut tuntas dugaan korupsi peningkatan jalan jurusan Trans Batang Pane 1, dan panggil dan periksa Direktur CV Fitra," tegas Saidal.

"Usut tuntas juga tiga pekerjaan proyek dengan satu CV di tahun 2016 sesuai dengan poin 6 yang mana hasil investigasi kami terjadinya kerugian negara," sambungnya.

Bahwa rehabilitasi jalan jurusan gonting Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara, kata Saidal, jika ditinjau dengan nilai yang sangat besar namun hasilnya yang sangat mengecewakan bagi masyarakat setempat. "Tangkap pencuri uang rakyat padang lawas utara," cetusnya.

Karena tidak ada perwakilan dari Polda Sumut yang menemui, massa aksi PPGMTH akhirnya membubarkan diri dengan aman dan tertib. (art/drc)

Editor: admin

T#g:demo mahasiswairjen agus andriantokorupsi apbdkorupsi pemkab palutappgmth sumut
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Senin, 30 Sep 2019 22:31

    Mahasiswa Sumut: Aksi Kami Murni

    Dalam konfrensi persnya, Senin (30/9), Zulfahmi menyatakan mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu merupakan perwakilan dari STAIS, Unimed, UISU, UINSU, UMSU, ITM, dan UPU.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 12:02

    Dilema, Jokowi Sendiri & RUU KPK

    Sebuah pilihan yang sulit bagi Jokowi. Diteruskan akan berhadapan dengan mahasiswa! Tak diteruskan dengan Perppu KPK, bakal ditinggal Parpol Koalisi. Apalagi, BEM se-Indonesia menolak undangan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 11:25

    Aktivis 98 Akui Reformasi Telah Dikorupsi

    Situasi nasional yang berkembang saat ini, khususnya aksi mahasiswa dan pelajar yang menyampaikan aspirasinya harus secepatnya disikapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

  • Jumat, 27 Sep 2019 23:08

    Polisi Vs Mahasiswa & Anak STM: Pagar Lapangan Benteng Medan Jebol

    Pukul mundur yang dilakukan kepolisian terhadap ribuan massa gabungan mahasiswa dan anak STM dengan water canon dan gas air mata mengakibatkan pagar besi lapangan benteng rubuh.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir