Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • OK Arya dan Mantan Kadis PUPR Batubara Dititipkan di Rutan Tanjung Gusta

OK Arya dan Mantan Kadis PUPR Batubara Dititipkan di Rutan Tanjung Gusta

Kamis, 25 Jan 2018 01:05
Dibaca: 527 kali
drberita/istimewa
OK Arya Zulkarnain.
DINAMIKARAKYAT - Berkas perkara milik mantan Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan, Rabu 24 Januari 2018, atas kasus suap senilai Rp4,1 miliar.

Selain berkas perkara OK Arya Zulkarnain, KPK juga melimpahkan berkas perkara milik mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batubara Helman Herdadi‎.

"Iya benar, sudah dilimpahkan berkas perkaranya (milik OK Arya Zulkarnain dan Helman Herdadi)," ungkap Humas Pengadilan Tipikor Medan Jamaluddin.

Meski berkas perkara kedua mantan pejabat tinggi Pemkab Batubara‎ sudah dilimpahkan, namun penetapan jadwal sidang belum ditetapkan.

"Masih baru, jadi belum ada penetapan ketua majelis hakim bersama dua anggota majelis hakim untuk menyidangkan perkara ini. Termasuk jadwal sidangnya belum ada juga," kata Jamaluddin.

Berkas perkara milik OK Arya dan Helman Herdadi menjadi satu berkas. Namun, untuk berkas perkara milik Ayen tersendiri.

"OK Arya dan Helman satu berkas. Nanti bapak Ketua Pengadilan yang akan menetapkan siapa Ketua Majelis Hakim dan dua anggota majelis hakim yang memeriksa dan menyidangi perkara ini," ujarnya.

Jamaluddin membenarkan telah menerima berkas perkara milik Sujendi Tarsono alias Ayen dari KPK. Namun belum ada juga penetapan jadwal sidangnya. "Kalau Ayen sudah terlebih dahulu," tuturnya.

Kini, OK Arya Zulkarnain, Sujendi Tarsono alias Ayen, Helman Herdadi‎ telah dititipkan di Rutan Kelas 1A Tanjung Gusta Medan, sambil menunggu proses persidangan di Pengadilan Tipikor Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kpkok arya zulkarnainpengadilan tipikor medanrutan tanjung gusta medan
Berita Terkait
  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:44

    KPK Pantau Sidang Mafia Tanah Tamin Sukardi

    Giliran KPK yang memantau jalannya persidangan lanjutan atas kasus dugaan penjualan lahan milik negara seluas 74 hektare di Pasar 2, Desa Helvitia, Deliserdang, Sumatera Utara, dengan terdakwa mafia tanah Tamin Sukardi.

  • Rabu, 18 Jul 2018 05:05

    Bupati Labuhanbatu dan 5 Orang Terjari OTT KPK di Bandara Soeta

    Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di dinas PUPR wilayahnya.

  • Senin, 04 Jun 2018 00:34

    ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

    Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi.

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir