Bank Sumut

Mahasiswa Desak Kajatisu Tangkap Kepala BPBD Padang Lawas

Kamis, 07 Nov 2019 18:55
Dibaca: 343 kali
drberita/istimewa
Unjuk rasa GAM Padang Lawas di depan Kantor Kejati Sumut.
DRberita | Aktivis mahasiswa desak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Fachruddin Siregar segera menangkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas Hamka Harahap dalam kasus dugaan korupsi pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir.

"Selain Hamka Harahap, kami juga meminta bapak Fachruddin Siregar menangkap Direktur PT ASP selaku rekanan pelaksana proyek pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir," ucap Koordinator Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Padang Lawas Hasbiyal Hasibuan di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 5 November 2019.

Sesuai kontrak nomor 10/SP.04/PPK/BPBD-RR/VII/2018 tanggal 02 Juli 2018, anggaran pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir, Pasar Lombang, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, sebesar Rp 4.429.657.000.

"Hasil investigasi kami di lapangan, pekerjaan tersebut diduga ada kompromi antara Kepala BPBD Hamka Harahap selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan Direktur PT ASP yang ingin mengambil keuntungan di luar yang telah ditentukan undang-undang dengan cara mengurangi volume dan bahan material pembangunan," kata Hasbiyal.

Pekerjaan rekonstruksi pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumut. Diketahui terdapat kelebihan perhitungan harga pekerjaan sebesar Rp 130.979.016.

"Setelah kami telaah dan pelajari, proyek tersebut kami yakini adanya dugaan korupsinya. Mulai dari pengadaan hingga pelaksanaan. Sudah bukan rahasia umum lagi di Kabupaten Padang Lawas, untuk mndapatkan proyek harus sanggup memberi fee kepada oknum-oknum tertentu, sehingga terjadi persaingan tidak sehat alias proyek yang telah dikondisikan," beber Hasbiyal.

Peraturan Pemerintah No. 43 tahun 2018 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi menjadi kebanggaan kami sebagai warga negara yang ikut berperan dalam mengawasi penggunaan uang negara.

"Apabila Kejati Sumut tidak memproses dugaan korupsi tersebut sesuai informasi yang disampaikan, kami menduga Kejati Sumut telah menerima hadiah atau janji dari oknum-oknum tertentu di Kabupaten Padang Lawas. Kami juga meminta Kajatisu Fachruddin Siregar memungsikan bidang itelijen guna melengkapi informasi dan bukti dugaan korupsi pembangunan bantaran Sungai Sosa Hilir, Pasar Lombang, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas," serunya.

Aksi unjuk rasa yang disampaikan massa GAM Padang Lawas akhirnya disambut pihak Penerangan Hukum Kejati Sumut, yang berjanji akan menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang disampaikan. "Laporan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan," ucap Sumanggar. (art/drc)


Editor: admin

T#g:bpbd padang lawasgam padang lawasgam sumutkejati sumutkorupsi apbd
Berita Terkait
  • Selasa, 29 Okt 2019 01:48

    Massa GAM Sumut Demo Dugaan Korupsi Rehab SDN ke Dinas PKP2R Kota Medan

    Massa menyampaikan beberap poin tentang temuan dugaan korupsi atas pekerjaan yang bersumber dari APBN dan APBD Kota Medan sesuai dengan temuan dari hasil investigasi yang dilakukan.

  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Kamis, 26 Sep 2019 00:48

    Jaksa Agung Diminta Evaluasi Fachruddin Siregar

    Sudah hampir satu tahun menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, namun Fachruddin Siregar belum membuktikan kinerjanya. 12 Oktober 2018 lalu dia dilantik, satupun kasus korupsi tidak ada tuntas yang ditanganinya.

  • Rabu, 25 Sep 2019 23:44

    IMAKOR Minta Kejatisu Segera Tetapkan Tersangka Lapangan Barosokai

    Dari hasil investigasi IMAKOR Sumut, kata Rahmad Darmawan, ada dugaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan sengaja memperlambat penyidikan kasus lapangan barosokai atas perintah dari Kejatisu.

  • Selasa, 24 Sep 2019 08:26

    GAM Paluta Kecam Dugaan Korupsi & Pungli Dana Desa ke Kejatisu

    Belasan massa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas Utara (GAM Paluta) menyampaikan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan Camat Kecamatan Batang Onang ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir