Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Laskar Anak Negeri Desak KPK Tangkap Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi

Laskar Anak Negeri Desak KPK Tangkap Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi

Oleh: Muhammad Artam
Kamis, 01 Feb 2018 02:41
Dibaca: 1.369 kali
drberita/istimewa
Laskar Anak Negeri demo di depan Kantor Gubsu.
DINAMIKARAKYAT - Belasan massa Laskar Anak Negeri (LARI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Sumut Arif Haryadian yang terlibat dugaan suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

Aksi tersebut dilakukan massa di depan Kantor Gubsu, Jalan Diponegero dan PDAM Tirtanadi, Jalan SM. Raja, Medan, Selasa 30 Januari.

Dalam orasinya, massa menilai, sejauh ini kasus suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nogroho belum maksimal penuntasannya terhadap pemberi dan penerima suap yaitu anggota DPRD Sumut, pejabat BUMD, PNS dan pengusaha alias pihak swasta.

Oleh karena itu, massa mendesak KPK harus melanjutkan penetapan tersangka baru terhadap pemberi dan penerima suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho, khususnya kepada pejabat BUMD, PNS dan pengusaha.

Di antaranya, pengusaha (pihak swasta) MRS yang menerima uang dari mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho melalui Kadis (mantan) Bina Marga Sumut Effendi Pohan sebesar Rp5 miliar.

Pejabat BUMD khususnya Direksi PDAM Tirtanadi yang memperoleh jabatan melalui proses dugaan suap melalui anggota dan mantan anggota DPRD Sumut.

"Salah satunya dugaan suap jabatan Direktur Keuangan Arif Haryadian sebesar Rp2 miliar melalui mantan anggota DPRD Sumut Zulkarnain alias Zul Jenggot," teriak massa dipimpin Koordinator Aksi Sofyan Lubis didampingi Koordinator Lapangan Irham Ovic.

Uang tersebut, menurut massa, diterima Zul Jenggot dari wanita cantik berinisial AS yang kini menjadi istri Arif. Uang tersebut diserahkan AS melalui kader PKS dan selanjutnya sampai ke Zul Jenggota. Dan Zul Jenggot menyerahkan uang suap jabatan tersebut ke Gatot.

Arif Haryiadian diketahui sudah tiga kali diperiksa KPK, yaitu di Polrestabes Medan, Mako Brimob Polda Sumut dan di Kantor KPK Jakarta.

"KPK mengetahui keterlibatan AS dalam suap jabatan Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryiadian berdasarkan keterangan Zul Jenggot dan kader PKS yang diperiksa KPK," seru massa.

AS juga diketaui menyampuri urusan manajemen direksi PDAM Tirtanadi Melalui suaminya Arif Haryadian sebagai Direktur Keuangan PDAM untuk menentukan pekerjaan dan pembayaran proyek yang sudah dikerjakan.

Kemudian, menurut massa, Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Hariadian juga diperiksa di Polsek Medan Kota, Rabu 20 Desember 2017, dalam kasus perusakan ruangan kerja Kadiv Umum PDAM Tirtanadi Feby Malani.

Berdasarkan informasi yang beredar bahwa Arif Haryadian diduga terlibat sebagai dalang perusakan tersebut sesuai pengakuan kepala bidang (kabid) Iskandar Hasibuan kepada penyidik Polsek Medan Kota.

Selain itu, massa juga mendesak KPK untuk segera menangkap mantan Sekda Sumut Nurdin Lubis sebagai liding sektor suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

"Nurdin berperan penting sebagai penentu suap yang terjadi kepada anggota dan mantan DPRD Sumut dan pihak swasta," seru massa.

Nurdin Lubis sebagai mantan pejabat eselon 1 sampai saat ini, kata massa, tidak ditahan. Padahal MoU KPK dgn penegak hukum lainnya, pejabat eselon 1 dan pejabat BUMD menjadi wewenang KPK untuk menangani kasus korupsi. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dprd sumutkpkPDAM Tirtanadisuap jabatan direksi pdam tirtanadisuap mantan gubsu gatot pujo nugroho
Berita Terkait
  • Senin, 24 Sep 2018 23:59

    Hati-hati, Aktivis Soroti KUA-PPAS APBD-P Pemprov Sumut

    Kalangan aktivis menengarai rencana penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan TA 2018, yang terlambat serta kesepakatannya harus ditandatangani dalam waktu sangat singkat, merupakan salah satu

  • Selasa, 14 Agu 2018 22:15

    PDAM Tirtanadi Terima Penghargaan Zerro Accicent Award Tingkat Nasional

    PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera untuk kelima kalinya mendapatkan Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) tingkat Nasional dan juga menerima Bendera Emas yang merupakan prestasi tertinggi hasil audit eksternal.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Minggu, 29 Jul 2018 11:13

    Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Sidak ke Asrama Haji

    Untuk menjaga kelancaran air di Asrama Haji, PDAM Tirtanadi menempatkan 6 orang petugas yang standby yang dibagi dalam 3 shift dalam bertugas secara bergantian selama 24 jam.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir