Bank Sumut

Kejatisu Bantah Takut Tetapkan Walikota Sibolga Tersangka

Kamis, 18 Jan 2018 12:13
Dibaca: 601 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian.
DINAMIKARAKYAT - Penyidik pidana khusus Kejati Sumut akan menetapkan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan beton senilai Rp65 miliar.

Keterangan dari tersangka dan saksi sangat menguatkan adanya keterlibatannya Syarfi dalam kasus ini.

"Kalau dia (Syarfi Hutrauruk) terlibat dan terbukti bersalah dalam kasus ini, kita akan tetapkan sebagai tersangka. Tapi kita harus periksa dia dulu biar kita tahu hasilnya seperti apa," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Kamis 18 Januari 2018.

Sumanggar menyebutkan, dalam penanganan kasus proyek rigit jalan beton ini, pihak Kejati Sumut tidak akan tebang pilih dalam melakukan pemeriksaan dan penetapan tersangka. Meski seorang pejabat daerah sekalipun jika terbukti bersalah.

"Kita tidak tebang pilih. Siapapun yang terbukti salah maka kita akan tetapkan sebagai tersangka termasuk dia (Syarfi Hutauruk)," jelas Sumanggar.

Sumanggar membantah Kejati Sumut tajut memeriksa dan menetapkan Walikota Sibolga sebagai tersangka.

"Kita tidak takut untuk tetapkan seseorang tersangka jika terbukti bersalah. Kita saat ini masih koordinasi untuk melakukan pemanggilan ketiga terhadap Syarfi," kata Sumanggar.

Dalam kasus ini Kejatisu sudah menetapkan 13 orang tersangka, di antaranya 10 orang dari rekanan dan 3 orang dari Dinas PU Kota Sibolga, termasuk ‎kepala dinas Marwan Pasaribu. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdsyarfi hutaurukwalikota sibolga
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir