Bank Sumut

Kejatisu Bantah Takut Tetapkan Walikota Sibolga Tersangka

Kamis, 18 Jan 2018 12:13
Dibaca: 255 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian.
DINAMIKARAKYAT - Penyidik pidana khusus Kejati Sumut akan menetapkan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan beton senilai Rp65 miliar.

Keterangan dari tersangka dan saksi sangat menguatkan adanya keterlibatannya Syarfi dalam kasus ini.

"Kalau dia (Syarfi Hutrauruk) terlibat dan terbukti bersalah dalam kasus ini, kita akan tetapkan sebagai tersangka. Tapi kita harus periksa dia dulu biar kita tahu hasilnya seperti apa," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Kamis 18 Januari 2018.

Sumanggar menyebutkan, dalam penanganan kasus proyek rigit jalan beton ini, pihak Kejati Sumut tidak akan tebang pilih dalam melakukan pemeriksaan dan penetapan tersangka. Meski seorang pejabat daerah sekalipun jika terbukti bersalah.

"Kita tidak tebang pilih. Siapapun yang terbukti salah maka kita akan tetapkan sebagai tersangka termasuk dia (Syarfi Hutauruk)," jelas Sumanggar.

Sumanggar membantah Kejati Sumut tajut memeriksa dan menetapkan Walikota Sibolga sebagai tersangka.

"Kita tidak takut untuk tetapkan seseorang tersangka jika terbukti bersalah. Kita saat ini masih koordinasi untuk melakukan pemanggilan ketiga terhadap Syarfi," kata Sumanggar.

Dalam kasus ini Kejatisu sudah menetapkan 13 orang tersangka, di antaranya 10 orang dari rekanan dan 3 orang dari Dinas PU Kota Sibolga, termasuk ‎kepala dinas Marwan Pasaribu. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdsyarfi hutaurukwalikota sibolga
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 01:29

    Surat Tuntutan Belum Selesai, Sidang Korupsi Binahati Batal Digelar

    JPU batal membacakan surat tuntutan terdakwa korupsi dana penyertaan modal Pemkab Nias tahun 2007 senilai Rp6 miliar Binahati B Baeha di Pengadilan Tipikor Medan, Senin 19 Februari 2017.

  • Selasa, 20 Feb 2018 01:12

    Kejati Sumut Dinilai Tidak Profesional Tangani Kasus Korupsi

    Seperti tidak ditahannya tersangka kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur pemerintah desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut tahun 2015 inisial ES.

  • Selasa, 20 Feb 2018 01:10

    DPRD Medan Akui Proyek Jalur Pendestrian Rp100 Miliar Mubajir

    Pembangunan jalur pendestrian tersebut telah menghabiskan APBD 2017 senilai Rp100 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan.

  • Kamis, 15 Feb 2018 00:59

    Kejati Sumut dan Tim Ahli Jadwalkan Pemeriksaan Lapangan Proyek Taman Raja Batu

    Kejati Sumut sudah berkoordinasi dengan saksi ahli untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung ke objek korupsi Taman Raja Batu, di kawasan Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

  • Rabu, 14 Feb 2018 02:03

    Tiga Terdakwa Korupsi Kapal Nelayan DKP Sumut Dihukum Bervariasi

    Tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan 6 unit kapal nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut dijatuhi hukuman bervariasi di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa 13 Februari 2018.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir