Kejati Sumut akan Jemput Paksa Kadis PU Sibolga

Rabu, 22 Nov 2017 21:19
Dibaca: 426 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian.
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut akan melakukan pejemputan paksa terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sibolga, karena mangkir dipanggil beberapa kali.

Ketiga tersangka yang kerap mangkir dalam pemeriksaan itu adalah ‎Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu, Ketua Pokja Rahman Siregar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PKK)‎ Safaruddin Nasution.

Dalam catatan penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut, ketiga tersangka sudah mangkir sebanyak 3 kali.

"Kalau sesuai dengan undang-undang dan nanti kesimpulan dari penyidikan, harus dilakukan pejemputan paksa," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian kepada wartawan, Rabu 22 November 2017.

Sumanggar mengatakan ketiga tersangka dijadwalkan kembali untuk dipemeriksa, Rabu 29 November 2017 pekan depan. Bila mereka datang tidak tutup kemungkinan akan dilakukan penahanan seperti 10 tersangka sebelumnya.

"Minggu depan 3 tersangka dijadwalkan pemeriksaan. Mereka tidak hadir, sekali menjadi saksi dan dua kali dipanggil sebagai tersangka," tutur Sumanggar.

Disisi lain, Sumanggar enggan berkomentar lebih jauh perihal pemeriksaan Walikota Sibolga HM Syarfi ‎Hutauruk yang tak kunjung diperiksa penyidik. Padahal sebelumnya penyidik membeberkan akan melakukan pemeriksaan Syarfi Hutauruk sebagai saksi pekan lalu.

"Untuk dia (Syarfi Hutauruk) belum ada kita jadwalkan. Karena kita fokus sama yang tersangka dulu," bebernya singkat.

Ditanya kapan jadwal Walikota Sibolga diperiksa? Sumanggar tak menjawab. "Nanti itu yah," katanya.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan 13 tersangka, terdiri 10 tersangka dari pihak rekanan yang sudah ditahan di Rutan Tanjunggusta Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdkorupsi rigit jalanpemko sibolga
Berita Terkait
  • Minggu, 20 Mei 2018 08:41

    77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

  • Minggu, 20 Mei 2018 06:25

    Para Mantan Petinggi Pemkab Sergai Diperiksa Jaksa

    Para mantan petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Senin 21 Mei 2018, dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

  • Sabtu, 19 Mei 2018 00:34

    Polda Sumut Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Jadi Tersangka

    Penetapan tersangka tersebut berdasarkan laporan Joshua Maruduttua Habeahan pada 30 april 2018. Joshua melaporkan Sukran dan Amirsyah Tanjung yang merupakan saudara kandung.

  • Kamis, 17 Mei 2018 01:19

    KPK Harus Jelaskan Soal Kooperatif Saksi dan Tersangka Suap Gatot

    Rosisyanto menduga banyak anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, yang mengklaim dirinya sudah lunas mengembalikan uang suap, namun sejatinya mereka belum lunas mengembalikannya.

  • Jumat, 27 Apr 2018 22:41

    Merasa Dikriminalisasi, Mujianto Mohon Perlindungan dan Kepastian Hukum dari Presiden

    Ia menduga oknum penyidik Ditreskrimum Unit I Subdit II Harda-Bangtah Poldasu tidak professional dan proporsional sehingga terjadi kekeliruan yang sangat fatal menetapkannya menjadi tersangka.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir