Bank Sumut

Kejati Sumut akan Jemput Paksa Kadis PU Sibolga

Rabu, 22 Nov 2017 21:19
Dibaca: 322 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian.
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut akan melakukan pejemputan paksa terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sibolga, karena mangkir dipanggil beberapa kali.

Ketiga tersangka yang kerap mangkir dalam pemeriksaan itu adalah ‎Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu, Ketua Pokja Rahman Siregar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PKK)‎ Safaruddin Nasution.

Dalam catatan penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut, ketiga tersangka sudah mangkir sebanyak 3 kali.

"Kalau sesuai dengan undang-undang dan nanti kesimpulan dari penyidikan, harus dilakukan pejemputan paksa," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian kepada wartawan, Rabu 22 November 2017.

Sumanggar mengatakan ketiga tersangka dijadwalkan kembali untuk dipemeriksa, Rabu 29 November 2017 pekan depan. Bila mereka datang tidak tutup kemungkinan akan dilakukan penahanan seperti 10 tersangka sebelumnya.

"Minggu depan 3 tersangka dijadwalkan pemeriksaan. Mereka tidak hadir, sekali menjadi saksi dan dua kali dipanggil sebagai tersangka," tutur Sumanggar.

Disisi lain, Sumanggar enggan berkomentar lebih jauh perihal pemeriksaan Walikota Sibolga HM Syarfi ‎Hutauruk yang tak kunjung diperiksa penyidik. Padahal sebelumnya penyidik membeberkan akan melakukan pemeriksaan Syarfi Hutauruk sebagai saksi pekan lalu.

"Untuk dia (Syarfi Hutauruk) belum ada kita jadwalkan. Karena kita fokus sama yang tersangka dulu," bebernya singkat.

Ditanya kapan jadwal Walikota Sibolga diperiksa? Sumanggar tak menjawab. "Nanti itu yah," katanya.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan 13 tersangka, terdiri 10 tersangka dari pihak rekanan yang sudah ditahan di Rutan Tanjunggusta Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdkorupsi rigit jalanpemko sibolga
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Feb 2018 01:29

    Surat Tuntutan Belum Selesai, Sidang Korupsi Binahati Batal Digelar

    JPU batal membacakan surat tuntutan terdakwa korupsi dana penyertaan modal Pemkab Nias tahun 2007 senilai Rp6 miliar Binahati B Baeha di Pengadilan Tipikor Medan, Senin 19 Februari 2017.

  • Selasa, 20 Feb 2018 01:12

    Kejati Sumut Dinilai Tidak Profesional Tangani Kasus Korupsi

    Seperti tidak ditahannya tersangka kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur pemerintah desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut tahun 2015 inisial ES.

  • Selasa, 20 Feb 2018 01:10

    DPRD Medan Akui Proyek Jalur Pendestrian Rp100 Miliar Mubajir

    Pembangunan jalur pendestrian tersebut telah menghabiskan APBD 2017 senilai Rp100 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan.

  • Kamis, 15 Feb 2018 00:59

    Kejati Sumut dan Tim Ahli Jadwalkan Pemeriksaan Lapangan Proyek Taman Raja Batu

    Kejati Sumut sudah berkoordinasi dengan saksi ahli untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung ke objek korupsi Taman Raja Batu, di kawasan Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

  • Rabu, 14 Feb 2018 02:03

    Tiga Terdakwa Korupsi Kapal Nelayan DKP Sumut Dihukum Bervariasi

    Tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan 6 unit kapal nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut dijatuhi hukuman bervariasi di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa 13 Februari 2018.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir