Bank Sumut

Kejati Sumut akan Jemput Paksa Kadis PU Sibolga

Rabu, 22 Nov 2017 21:19
Dibaca: 578 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian.
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut akan melakukan pejemputan paksa terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi ‎proyek rigit jalan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sibolga, karena mangkir dipanggil beberapa kali.

Ketiga tersangka yang kerap mangkir dalam pemeriksaan itu adalah ‎Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu, Ketua Pokja Rahman Siregar dan Pejabat Pembuat Komitmen (PKK)‎ Safaruddin Nasution.

Dalam catatan penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut, ketiga tersangka sudah mangkir sebanyak 3 kali.

"Kalau sesuai dengan undang-undang dan nanti kesimpulan dari penyidikan, harus dilakukan pejemputan paksa," ungkap ‎Kepala‎ Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian kepada wartawan, Rabu 22 November 2017.

Sumanggar mengatakan ketiga tersangka dijadwalkan kembali untuk dipemeriksa, Rabu 29 November 2017 pekan depan. Bila mereka datang tidak tutup kemungkinan akan dilakukan penahanan seperti 10 tersangka sebelumnya.

"Minggu depan 3 tersangka dijadwalkan pemeriksaan. Mereka tidak hadir, sekali menjadi saksi dan dua kali dipanggil sebagai tersangka," tutur Sumanggar.

Disisi lain, Sumanggar enggan berkomentar lebih jauh perihal pemeriksaan Walikota Sibolga HM Syarfi ‎Hutauruk yang tak kunjung diperiksa penyidik. Padahal sebelumnya penyidik membeberkan akan melakukan pemeriksaan Syarfi Hutauruk sebagai saksi pekan lalu.

"Untuk dia (Syarfi Hutauruk) belum ada kita jadwalkan. Karena kita fokus sama yang tersangka dulu," bebernya singkat.

Ditanya kapan jadwal Walikota Sibolga diperiksa? Sumanggar tak menjawab. "Nanti itu yah," katanya.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan 13 tersangka, terdiri 10 tersangka dari pihak rekanan yang sudah ditahan di Rutan Tanjunggusta Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdkorupsi rigit jalanpemko sibolga
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir