Bank Sumut

Kejati Sumut Tunggu Itikad Baik Walikota Sibolga

Senin, 12 Feb 2018 00:14
Dibaca: 503 kali
drberita/istimewa
Sumanggar Siagian
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut sepertinya tak mampu memeriksa Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk apalagi menjadikannya tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rigit jalan beton di Dinas Pekerjaan Umum tahun 2015 senilai Rp65 miliar.

Dari keterangan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut ‎Sumanggar Siagian, masih akan melakukan pemanggilan terhadap Syarfi Hutauruk sebagai saksi.

Belakangan Sumanggar mengungkapkan penyidik tidak akan melakukan pemeriksaan terhadap ‎Syarfi Hutauruk. Penyidik hanya menunggu itikad baik dari Syarfi sendiri.

"Kita akan periksa dia (Syarfi Hutauruk) dalam kapasitas saksi. Tapi kita tidak ada layangkan pemanggilan. Kita hanya menunggu itikad baik dia untuk hadir," ungkap Sumanggar, Minggu 11 Februari 2018.

Soal pemeriksaan Syarfi terkesan 'tarik ulur' bahkan enggan melakukan pemeriksaan karena penyidik tidak melakukan pemanggilan ketiga, Sumanggar berkilah.

"Kita serius untuk melakukan pemeriksaan Syarfi. Kita pastikan itu, tapi kita memang tidak melayangkan pemanggilan ketiga karena kita hanya menunggu itikad baik kedatangannya," jelas Sumanggar.‎

Ditanyakan mengapa surat pemanggilan ketiga tidak dilayangkan penyidik, berbagai alasan disampaikan juru bicara Kejati Sumut itu.

"Iya, kita memang punya trik untuk tidak melayangkan surat pemanggilan karena jika dipanggil juga tidak hadir. Jadi, kita menunggu itikad baik saja," ucapnya.

Sumanggar menjelaskan pihaknya saat ini masih fokus menuntaskan penyidikan terhadap 13 tersangka yang ada. "Dia (Syarfi Hutauruk) tetap akan kita periksa. Kita tidak akan menghilangkan pemeriksaannya," pungkasnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kejati sumutkorupsi apbdsyarfi hutaurukwalikota sibolga
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir