• Home
  • Kerah Putih
  • Kejati Sumut Selidiki Proyek Peningkatan Jalan di Nias Barat

Kejati Sumut Selidiki Proyek Peningkatan Jalan di Nias Barat

Minggu, 11 Mar 2018 22:31
Dibaca: 238 kali
drberita/istimewa
Jalan di Kabupaten Nias Barat.
DINAMIKARAKYAT - Kejati Sumut tengah mengusut kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kota Nias Barat, tahun 2017. Tim pun sudah ditunjuk untuk melakukan pengumpulan keterangan dan barang bukti (pulbaket).

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan dalam waktu dekat penyidik akan menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nias Barat Eliyunus Waruwu.

"Iya, sudah diterima. Kita sudah tunjuk RO Panggabean jadi ketua tim penyelidikan dan sudah dijadwalkan pemanggilan Kadis PU dan lainnya," ungkap Sumanggar, Minggu 11 Maret 2018.

Sumanggar menjelaskan kasus dugaan korupsi ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp12 miliar lebih. Pihaknya terlebih dahulu akan melakukan klarifikasi dengan meminta keterangan terhadap sejumlah pihak terkait.

"Masih bentuk tim saja. Soal siapa yang diperiksa tidak bisa kita beritahu, itu ranah penyidik," ucapnya.

Ia menegaskan pihaknya tidak akan menutupi pemeriksaan Kadis PU Nias Barat, jika sudah diperiksa penyidik.

"Tidak ada kita tutupi. Semua kita beritahu jika sudah kita periksa," tutur Sumanggar.

Untuk diketahui, kasus ini berawal dari laporan LSM Pegiat Antikorupsi di Nias bernama Siswanto Laoli.

Ia melaporkan ke Kejati Sumut atas proyek pembangunan jalan di ibukota Kabupaten Nias Barat, diduga merugikan negara dan mempengaruhi keterlambatan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Laporanya dengan nomor surat: 20/DPD/Garuda-RI/KEPNI/II/2018, diterima langsung oleh pegawai jaksa atas nama G. Marpaung. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pu nias baratkejati sumutkorupsi apbd
Berita Terkait
  • Minggu, 20 Mei 2018 08:41

    77 Gedung SD di Kota Medan Diduga Jadi Ajang Korupsi

    Sebanyak 77 gedung Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan, diduga jadi ajang korupsi oknum Dinas Pendidikan dan petinggi Pemko Medan, dengan total anggarannya sebanyak Rp 15,027 miliar.

  • Minggu, 20 Mei 2018 06:25

    Para Mantan Petinggi Pemkab Sergai Diperiksa Jaksa

    Para mantan petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Senin 21 Mei 2018, dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

  • Sabtu, 19 Mei 2018 00:34

    Polda Sumut Tetapkan Mantan Bupati Tapteng Jadi Tersangka

    Penetapan tersangka tersebut berdasarkan laporan Joshua Maruduttua Habeahan pada 30 april 2018. Joshua melaporkan Sukran dan Amirsyah Tanjung yang merupakan saudara kandung.

  • Kamis, 17 Mei 2018 01:19

    KPK Harus Jelaskan Soal Kooperatif Saksi dan Tersangka Suap Gatot

    Rosisyanto menduga banyak anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, yang mengklaim dirinya sudah lunas mengembalikan uang suap, namun sejatinya mereka belum lunas mengembalikannya.

  • Jumat, 27 Apr 2018 22:41

    Merasa Dikriminalisasi, Mujianto Mohon Perlindungan dan Kepastian Hukum dari Presiden

    Ia menduga oknum penyidik Ditreskrimum Unit I Subdit II Harda-Bangtah Poldasu tidak professional dan proporsional sehingga terjadi kekeliruan yang sangat fatal menetapkannya menjadi tersangka.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir