• Home
  • Kerah Putih
  • Kadis PKP Sumut Bantah Puluhan Paket PL Jadi Ajang Korupsi

Kadis PKP Sumut Bantah Puluhan Paket PL Jadi Ajang Korupsi

Rabu, 03 Jul 2019 21:14
Dibaca: 189 kali
drberita/istimewa
Kadis PKP Sumut Ida Mariana
DINAMIKARAKYAT - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumut Ida Mariana membantah puluhan paket proyek Penunjukan Langsung (PL) pembangunan sarana air minum permukiman jadi ajang korupsi berjemaah.

"Paket PL air minum ini, dilaksanakan sebagai upaya memenuhi target pelayanan air minum di kawasan permukiman, yang hingga saat belum mencapai 100%, dan juga memenuhi tersedianya prasarana dan sarana utilitas umum di kawasan," kata Ida melalui pesan whatapp, Rabu 3 Juli 2019.

Permukiman yang paling sedikit, lanjut Ida, meliputi jalan, drainase, sanitasi dan air minum, sebagaimana diatur pada penjelasan UU No. 1/2011 pasal 28 ayat 1 huruf b, sehingga setiap tahunnya masih dianggarkan.

"Mendukung visi misi Gubsu membangun desa menata kota dalam mewujudkan rumah yang layak huni didukung infrastruktur/PSU," jelasnya.

Untuk itu, kata Ida, Dinas PKP Sumut tetap merealisasikan pembangunannya secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan.

Menurut Ida, dugaan yang dituduhkan menjadi paket PL, bukan untuk memecah paket atau menghindari lelang, akan tetapi untuk percepatan pemenuhan kebutuhan air minum pada kawasan permukiman MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

"Kami sangat kooperatif untuk info pembangunan bidang PKP dan Mohon kepada media untuk dapat mencermatinya agar pembangunan air minum bagi MBR benar-benar bermanfaat," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, informasi dugaan korupsi puluhan paket proyek PL tersebut berada disejumlah kabupaten kota di antaranya Kota Medan, Kabupaten Serdang Bedagai, Deliserdang, Mandailing Natal.

Nilai paket proyek PL tersebut semuanya dibawah Rp200 juta. "Kontrak belum selesai kerjaannya sudah siap, kerja sendiri mereka, macam swakelola, mereka bayar perusahaan," ujar sumber.

Sementara, Kepala Seksi Kawasan Permukiman (Kasi PK) Dinas Perkim Sumut Ikhsan mengatakan, jumlah proyek PL sarana air minum permukiman yang dibuat tidak ada masalah.

"Siapa yang kasih tahu? Aktivitasnya serentak, jadi dibuat demikian, tidak ada masalah dibuat demikian (PL). Saya tidak tahu berapa banyak jumlah perusahaannya," ujar Ikhsan, Senin 17 Juni 2019. (art/drc)

Editor: admin

T#g:air minumapbd sumutdinas perkim sumutdinas pkp sumutida marianakorupsi apbd
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jul 2019 02:17

    Pemkab Batubara Biayai Pembangunan Gedung Tahanan Polres

    Padahal diketahui, kepolisian adalah lembaga vertikal yang pembiayaan operasional dan pembangunan gedungnya mulai tingkat Polsek, Polres hingga Polda bersumber dari APBN.

  • Selasa, 16 Jul 2019 23:57

    LIPAN RI Laporkan PT Persaoran ke Kejati Sumut

    Massa DPP LIPAN RI memita Kejati SUmut agar mengusut tuntas dugaan pengkondisian pemenang tender PT Persaoran sebagai kontraktor pelaksana pembangunan jalan di Moara Soma.

  • Selasa, 16 Jul 2019 00:07

    Rapat "Kilat" KUA PPAS APBD Sumut 2020 Dihadiri Tiga Anggota Dewan

    Rapit "kilat" yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, itu hanya dihadiri oleh dua orang anggota dewan Aripay Tambunan dan Yantoni Purba, selebihnya tak kelihatan.

  • Senin, 15 Jul 2019 22:43

    Erwin Lubis: Kurang lebih Rp 400 juta yang baru mereka kembalikan

    Kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Sumut dalam daerah menjadi temuan BPK RI Perwakilan Sumatera utara sebesar Rp 2.552.400.000. Sampai hari ini baru Rp 400 juta lebih yang dikembalikan ke kas daerah.

  • Sabtu, 13 Jul 2019 18:42

    Pembangunan Gedung Kantor BP2RD Sumut Masih Butuh Penambahan Anggaran

    Perbaikan gedung kantor badan pengelola pajak dan restribusi daerah (BP2RD) yang dilakukan dua tahap tersebut dengan total anggaran Rp 43 miliar lebih, itu masih membutuhkan tambahan anggaran lagi di tahun 2020.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir