• Home
  • Kerah Putih
  • KPK Terima 97 Laporan Penipuan, Modusnya Melalui Nomor Telepon

KPK Terima 97 Laporan Penipuan, Modusnya Melalui Nomor Telepon

Minggu, 16 Jun 2019 02:27
Dibaca: 78 kali
ilustrasi
Ngaku KPK
DINAMIKARAKYAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 97 laporan pengaduan masyarakat terkait penipuan berkedok pegawai KPK. Sejumlah laporan masyarakat diterima sejak, Kamis 23 Mei hingga Jumat 14 Juni 2019.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, dan ia meminta kepada masyarakat untuk tetap berwaspada.

Ia mengingatkan, masyarakat agar berhati-hati jika ada pihak-pihak yang mengaku KPK atau penegak hukum lainnya yang menyampaikan informasi keliru dan menjanjikan dapat mengurus sebuah perkara dengan imbalan tertentu.

"Jangan berikan data atau informasi pribadi anda dan segera klarifikasi dengan cara menghubungi Call Center KPK 198," katanya.

Febri menjelaskan, modus yang digunakan mirip dengan modus penipuan sebelumnya. Masyarakat dihubungi oleh nomor telepon (PTSN) atau nomor selular. Kemudian, ada mesin yang menjawab seolah-olah merupakan layanan Pengaduan Masyarakat KPK dan disampaikan bahwa pelapor mendapatkan Surat Peringatan dari KPK.

Dari sini, kemudian diarahkan untuk menekan tombol 0 atau angka tertentu, dan ada oknum yang akan menanyakan nama dan nomor identitas.

"Oknum ini akan ditakut-takuti bahwa pelapor terindikasi tindak pidana pencucian uang karena ada dana yang dimiliki terindikasi kasus korupsi," jelas Febri.

Tak berhenti sampai di sini, kemudian pelapor seolah-olah dihubungkan ke kantor kepolisian, dimana sudah ada oknum lain yang mengaku petugas Polri yang yang menawarkan jasa untuk membantu agar terlepas dari kasus tersebut.

Pada tahapan ini pelapor akan dimintai nomor rekeningnya. "Jika ada upaya penipuan atau pidana lebih lanjut, silakan langsung melaporkan pada kantor kepolisian terdekat," pungkas Febri. (drc)

Editor: admin

Sumber: www.kpk.go.id

T#g:idul fitrikpkpenipu online
Berita Terkait
  • Senin, 15 Jul 2019 23:36

    Mahasiswa dari Empat Kampus di Medan Minta KPK Lanjutkan Kasus Suap Akil Mochtar

    Puluhan mahasiswa dari empat kampus di Kota Medan, Sumatera Utara, berunjukras meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan kasus suap mantan Hakim MK AKil Muchtar.

  • Sabtu, 13 Jul 2019 13:01

    Kerja KPK Sia-sia di Asahan, Ini Daftarnya

    KPK, kata Indra, 20 Februari 2019, lalu kembali datang ke Kabupaten Asahan bersama tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk proses pengambilan sampel material fisik bangunan RSUD HAMS Kisaran di antaranya melakukan pemeriksaan material dindin

  • Selasa, 09 Jul 2019 16:56

    Menang Kasasi, Terdakwa BLBI Bebas

    Dalam amar putusan ini, terdapat dissenting opinion/perbedaan pendapat antarhakim. Ketua majelis hakim Salman Luthan sepakat dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

  • Minggu, 07 Jul 2019 18:39

    Satgas Kasus Novel Baswedan Gagal!

    Tim tersebut dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019 yang beranggotakan 65 orang dan didominasi dari unsur kepolisian yang tenggat waktu kerjanya yaitu pada 7 Juli 2019 atau sekitar enam bulan.

  • Sabtu, 06 Jul 2019 18:05

    Seleksi Capim KPK: "Ada FBI" di Gedung Merah Putih

    Jelang pemilihan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua dan Wakil Ketua KPK menerima kunjungan dari Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat di Gedung Merah Putih KPK.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir