Bank Sumut

KPK Lantik Deputi Penindakan dan Direktur Penuntutan

Kamis, 05 Apr 2018 23:06
Dibaca: 350 kali
drberita/istimewa
Gedung KPK.
DINAMIKARAKYAT - Dua pejabat baru yang mengisi posisi Deputi Bidang Penindakan dan Direktur Penuntutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal dilantik, Jumat 6 April 2018.

"Dua pejabat ini dipilih oleh pimpinan KPK setelah mengikuti proses seleksi sebelumnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 5 April 2018.

Dua pejabat itu dipilih berdasarkan hasil seleksi. Namun, Febri enggan menyebut nama pejabat terkait.

Diketahui, posisi Deputi Penindakan KPK kosong karena pejabat sebelumnya Heru Winarko, diangkat menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

KPK pun sudah melakukan seleksi. Kejaksaan Agung mengajukan tujuh nama calon, dan Polri mengajukan tiga nama calon.

Tujuh nama dari Kejagung itu adalah Staf Ahli Jaksa Agung Feri Wibisono, Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Pidana Khusus Wisnu Baroto, Direktur Penuntutan Pidana Khusus Kejagung Heffinur, Sekretaris Jampidsus Fadil Jumhana, Oktovianus, Tua Rinkes Silalahi, serta Witono.

Sementara, Polri mengirim nama Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Sistem Operasi Polri Brigadir Jenderal Toni Harmanto, Perwira Menengah SSDM Polri penugasaan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang Brigjen Abdul Hasyim Gani dan Firli.

Untuk posisi calon Direktur Penyidikan KPK, ada nama Kombes Edy Supriyadi, Staf SDM Mabes Polri Kombes Andy Hartoyo, dan Kasubdit IV Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri Kombes Djoko Poerwanto.

Menurut Wakapolri Komjen Syafruddin, posisi Deputi Penindakan KPK bakal diisi oleh Brigadir Jenderal Firli, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Sudah diputuskan (Firli terpilih), besok pelantikan," kata dia, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis 5 April 2018.

Sementara, posisi Direktur Penyidikan masih akan diseleksi ulang karena KPK tak menemukan sosok yang tepat. "(Calon) Dirdik-nya mungkin bisa dilakukan pengulangan, karena kami belum menemukan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu 4 April 2018. (cnn/drc)

Editor: admin

T#g:deputi penindakandirektur penuntutankasus suap mantan gubsukpk
Berita Terkait
  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:44

    KPK Pantau Sidang Mafia Tanah Tamin Sukardi

    Giliran KPK yang memantau jalannya persidangan lanjutan atas kasus dugaan penjualan lahan milik negara seluas 74 hektare di Pasar 2, Desa Helvitia, Deliserdang, Sumatera Utara, dengan terdakwa mafia tanah Tamin Sukardi.

  • Rabu, 18 Jul 2018 05:05

    Bupati Labuhanbatu dan 5 Orang Terjari OTT KPK di Bandara Soeta

    Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di dinas PUPR wilayahnya.

  • Senin, 04 Jun 2018 00:34

    ICW Ingatkan Masyarakat Sumut Jangan Salah Pilih

    Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang bertarung di Pilkada 2018, bebas dari korupsi dan anti korupsi.

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir