Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

Jumat, 08 Jun 2018 06:57
Dibaca: 691 kali
drberita/istimewa
Agus Tripriyono.
DINAMIKARAKYAT - Penyidik pidana khusus Kejari Serdang Bedagai (Sergai) dituding cuma melakukan lucu-lucuan dalam proses pemanggilan dan pemeriksaan para mantan petinggi Pemkab Sergai. Khsusnya pada Agus Tripriyono.

Hal itu dibantah oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sergai Doni Harahap kepada wartawan, Kamis 7 Juni 2018.

"Maksudanya apa. Yang bilang lucu-lucuan siap?" ucap doni.

Sementara isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebaran idul fitri.

Kasi Pidsus Doni Harahap menjelaskan status keempat orang itu masih terperiksa dalam kasus dugaan korupsi APBD Pemkab Sergai.

"Status mereka masih terperiksa. Ini kasus kan masih penyelidikan, masih terperiksa status si Agus," terangnya.

Doni mengatakan ketidakdatangan Agus Tripriyono pada pemanggilan pertama lalu tidak ada penjelasan. Sementara Haris Fadillah, Koko dan Guatian datang memenuhi panggilan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan bagian hukum Pemkab Sergai untuk pemanggilan itu. Tak tahu alamat (panggilan) dia sekarang dikirm, nanti kita panggil lagi habis lebaran," tegas Doni.

Anehnya, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dipanggil penyidik pidsus Kejari Sergai datang dan sudah diperiksa. Sebenarnya Koko dan Agus Tripriyono satu kantor saat ini di BPKAD Kantor Gubsu.

Agus sebagai kepala dan Koko sebagai kepala seksi. Aneh saja jika Agus tidak datang dan tidak ada penjelasan ketidakhadirannya. Sedangkan Koko datang.

Wajar saja jika masyarakat Kabupaten Sergai menuding pemanggilan Agus Tripriyono dan kawan-kawannya hanya sebuah lucu-lucuan menjelang lebaran. (art/drc)

Editor: admin

T#g:agus tripriyonokejari sergaikorupsi apbd
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:19

    Pema Sumut Laporkan Dugaan Korupsi Labuhanbatu, Medan dan Sergai

    Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (DPW Pema Sumut) membawa dugaan korupsi yang terjadi disejumlah kabupaten kota ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

  • Rabu, 11 Sep 2019 23:01

    Dugaan Korupsi Rabat Beton Dinas PU Asahan Dibawa ke Kejati Sumut

    Dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Asahan, masuk ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 10 September 2019.

  • Senin, 26 Agu 2019 23:40

    Massa Demo Kejatisu Minta Usut APBD Pemko Padangsidimpuan

    Unjuk rasa Aliansi Masyarakat Peduli Tabagsel di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 26 Agustus 2019, meminta agar Kepala Dinas Pertanian kota Padangsidimpuan diperiksa.

  • Selasa, 20 Agu 2019 19:26

    Sujamrat Amro Tak Sendiri Lagi, Sudah Ada 1 Teman

    Setelah melakukan proses penyidikan yang panjang, Tipikor Polda Sumut menahan Direktur PT Rian Makmur Jaya (RMJ) Junaedi, Senin 19 Agustus 2019 malam.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir