Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

Jumat, 08 Jun 2018 06:57
Dibaca: 342 kali
drberita/istimewa
Agus Tripriyono.
DINAMIKARAKYAT - Penyidik pidana khusus Kejari Serdang Bedagai (Sergai) dituding cuma melakukan lucu-lucuan dalam proses pemanggilan dan pemeriksaan para mantan petinggi Pemkab Sergai. Khsusnya pada Agus Tripriyono.

Hal itu dibantah oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sergai Doni Harahap kepada wartawan, Kamis 7 Juni 2018.

"Maksudanya apa. Yang bilang lucu-lucuan siap?" ucap doni.

Sementara isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebaran idul fitri.

Kasi Pidsus Doni Harahap menjelaskan status keempat orang itu masih terperiksa dalam kasus dugaan korupsi APBD Pemkab Sergai.

"Status mereka masih terperiksa. Ini kasus kan masih penyelidikan, masih terperiksa status si Agus," terangnya.

Doni mengatakan ketidakdatangan Agus Tripriyono pada pemanggilan pertama lalu tidak ada penjelasan. Sementara Haris Fadillah, Koko dan Guatian datang memenuhi panggilan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan bagian hukum Pemkab Sergai untuk pemanggilan itu. Tak tahu alamat (panggilan) dia sekarang dikirm, nanti kita panggil lagi habis lebaran," tegas Doni.

Anehnya, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dipanggil penyidik pidsus Kejari Sergai datang dan sudah diperiksa. Sebenarnya Koko dan Agus Tripriyono satu kantor saat ini di BPKAD Kantor Gubsu.

Agus sebagai kepala dan Koko sebagai kepala seksi. Aneh saja jika Agus tidak datang dan tidak ada penjelasan ketidakhadirannya. Sedangkan Koko datang.

Wajar saja jika masyarakat Kabupaten Sergai menuding pemanggilan Agus Tripriyono dan kawan-kawannya hanya sebuah lucu-lucuan menjelang lebaran. (art/drc)

Editor: admin

T#g:agus tripriyonokejari sergaikorupsi apbd
Berita Terkait
  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Kamis, 31 Mei 2018 02:47

    Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir