Bank Sumut

JMM Minta KPK Tangkap Kepala BP2RD Pemko Medan

Rabu, 30 Okt 2019 00:49
Dibaca: 513 kali
drberita/istimewa
Massa JMM demo minta KPK tangkap Kepala BP2RD Pemko Medan Suherman.
DRberita | Puluhan massa dari LSM Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Pemko Medan, Jalan AH Nasution, Selasa 29 Oktober 2019.

Massa JMM meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap Kepala BP2RD Pemko Medan Suherman karena diduga teribat suap jabatan ke Walikota Medan Dzulmi Eldin.

"Kita juga meminta KPK agar segera menangkap Kepala BP2RD Pemko Medan Suherman, karena diduga kuat ikut juga memberi suap jabatan kepada Walikota Dzulmi Eldin," ucap Pimpinan Aksi JMM Khaidir Rahman.

Khaidir Rahman membeberkan, pelantikan empat orang pejabat eselon 2 Pemko Medan, yaitu Isa Ansyari sebagai Kadis PU, Suherman sebagai Kepala BP2RD, Iswar Lubis sebagai Kadis Perhubungan dan Marasutan Siregar sebagai Kadis Penididikan adalah awal dugaan suap jabatan terjadi.

Dugaan suap jabatan itu terjadi bukan sebelum penlantikan, akan tetapi setelah pelantikan dan dalam proses berjalannya masing-masing pejabat eselon 2 bertugas.

"Naasnya dari Isa Ansyari dugaan suap jabatan itu terungkap, yaitu melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Dugaan kami suap jabatan dari Iswar Lubis, Suherman dan Marasutan Siregar sudah duluan terjadi ke Walikota Medan Dzulmi Eldin," seru Khaidri.

Selain Suherman, massa JMM juga meminta KPK menangkap Marasutan Siregar dan Iswar Lubis. "Jangan hanya Isa Ansyari, ketiga orang itu yang diduga menyuap ke Dzulmi Eldin harus ditangkap," katanya.

Tidak hanya dugaan suap jabatan, JMM juga meminta KPK agar menangkap donatur pemberi uang kepada Isa Ansyari untuk suap jabatan ke Walikota Medan Dzulmi Eldin.

"KPK harus mengungkap siapa saja oknum pemberi uang ke Isa Ansyari untuk menyuap Medan Dzulmi Eldin. Begitu juga dengan donator dari Iswar Lubis, Marasutan Siregar dan Suherman yang diduga menyuap ke Eldin. Makanya kita meminta ketiga orang teman Isa Ansyari dilantik eselon 2 ikut ditangkap, agar terbongkar suap-suap jabatan itu," tegas Khaidir.

Aksi unjuk rasa LSM JMM di Kantor BP2RD Pemko Medan dikawal ketat oleh pihak kepolisian, sampai selesai menyampaikan orasi, tak seroang pun dari pihak BP2RD Pemko Medan, yang mau menerima aspirasi. Massa JMM kemudian memebubarkan diri dengan tertib. (art/drc)

Editor: admin

T#g:kpk tangkap walikota medanott walikota medansuap walikota medan
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Nov 2019 00:45

    KPK Periksa 8 Saksi Pemberi Suap Walikota Medan, Di Antaranya Mantan Sekda

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 8 saksi pemberi suap Walikota Medan Dzulmi Eldin, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Selasa 19 November 2019.

  • Senin, 18 Nov 2019 13:53

    KPK Periksa 14 Pejabat Pemberi Suap Walikota Medan, Ini Nama-namanya

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 14 saksi untuk kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin, Senin 18 November 2019, di Kantor BPKP Perwakilan Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan.

  • Selasa, 12 Nov 2019 10:55

    KPK Periksa Syahnan Harahap & Wahyu Hidayat

    Mantan Kepala Dinas PU Medan Khairul Syahnan Harahap, Selasa 12 November 2019, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syahnan diperiksa sebagai saksi tersangka Walikota Medan nonaktif Dzulmi Eldin dan Isa Ansyari.

  • Minggu, 10 Nov 2019 12:27

    OMMBAK Unjuk Rasa di KPK Bongkar Dugaan Korupsi UIN Sumut & OTT Walikota Medan

    LSM Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi (OMMBAK) Sumatera Utara akan berunjukrasa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mendorong KPK membongkar dugaan Korupsi UIN Sumut dan kasus OTT Walikota Medan.

  • Minggu, 27 Okt 2019 14:53

    Aktivis Mahasiswa Sumut Minta KPK Bongkar Korupsi APBD Dinas PU Medan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melanjutkan kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis PU Isa Ansyari ke korupsi APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir