• Home
  • Kerah Putih
  • Hulk & Black Panther Unjukrasa Depan Kantor Gubernur Sumut

Hulk & Black Panther Unjukrasa Depan Kantor Gubernur Sumut

Sabtu, 21 Jul 2018 01:04
Dibaca: 453 kali
drberita/istimewa
Hulk dan Black Panther di depan Kantor Gubernur Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Dua pria melakukan unjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, dengan memakai pakaian tokoh pahlawan dalam komik dan film bioskop.

Kedua pria ini memakai pakaian Hulk dan Black  Panther. Kedua toko superhero ini ada di dalam seri komik dan film Avengers.

Mereka berdua tergabung dalam Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM), kali ini dua superhero tersebut melakukan unjukrasa karena menganggap pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara diduga terindikasi melakukan korupsi.

"Kami mengindikasi bahwa pejabat eselon dua telah melakukan korupsi," ucap Ketua JMM Fahrul Harahap (Hulk) kepada wartawan di depan Kantor Gubsu, Kamis 19 Juli 2018.

Hulk meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) segera melakukan tindakan tegas terhadap mereka yang duduk dengan nyantai, namun terlibat penyelewengan uang rakyat.

"Kami minta kepada pihak terkait untuk segera melakukan penyelidikan," kata Hulk.

Fahrul menceritakan, mengapa memilih tokoh superhero sebagai kostum melakukan aksi unjukrasa tersebut. "Ya, kami mau lihat kan kepada mereka, bahwa lebih layak lagi superhero Avengers ini menjabat ketimbang mereka," ucapnya.

Sementara Hardinata (Black Panther) mengatakan, sengaja mengenakan pakaian ini agar para pejabat yang korup bisa berfikir menyelamatkan bukan menjerat masyarakat.

"Sengaja, agar mereka tau kalau mau jadi pahlawan harus merangkul masyarakat bukan menjerat masyarakat," kata Black Panther.

Aksi dua orang berpakaian superhero ini sempat membuat kemacetan lalulintas karena pengguna jalan melihat aksi mereka yang terbilang unik. Di mana mereka memakai pakaian pahlawan dalam komik untuk aksi unjukrasa. (art/drc)

Editor: admin

T#g:black pantherfilm avengershulkkantor gubsupejabat korupPemprov Sumut
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Jun 2019 16:03

    Sudah 4 Tahun: KPK Diminta Tetapkan Tersangka Baru Pemberi Suap Gatot

    Selain anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, kata Indra, pengusaha juga ada menerima suap dari Mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Tidak saja itu, pemberi suap juga belum ada yang jadi tersangka dari PNS dan pejabat BUMD.

  • Senin, 24 Jun 2019 18:36

    LSM Jaksa Minta KPK Sadap Pansel Eselon 2 Pemprov Sumut

    Ketua Umum LSM Jaringan Keadilan Nusantara (Jaksa) Syawal Harahap meminta Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) untuk menyadap semua anggota panitia seleksi (pansel) eselon 2 Pemerintah Provinsi SUmatera Utara (Pemprovsu).

  • Minggu, 23 Jun 2019 00:31

    Pembukaan Pekan olahraga Provinsi Tanpa Dihadiri Gubsu dan Wakil

    Pembukaan tanpa dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajeckshah. Kegiatan berteman; Pekan olahraga provinsi satu tekad kita wujudkan Sumut Emas di Pekan Olahraga Nasional Papua 2020.

  • Sabtu, 22 Jun 2019 17:08

    Soal Jabatan Direksi Bank Sumut

    Pegawai menilai jabatan dirut tidak dipersoalkan meski dari eksternal, seperti BUMD PDAM Tirtanadi. Tetapi, para pebagai menolak jika jabatan direktur lainnya seperti direktur pemasaran, kepatuhan dan operasional dari eksternal.

  • Sabtu, 22 Jun 2019 02:35

    LSM Penjara Demo Gubsu Minta Effendi Pohan Dicopot

    LSM Penjara dipimpin Feri meminta Gubernur Edy Rahmayadi mencopot Effendi Pohan karena diduga ikut teribat kasus pengumpul uang supa interplasi di massa gubernur Gatot Pujonugroho.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir