Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • HIMMAH Dukung KPK Bongkar Oknum Terlibat Suap Walikota Medan

HIMMAH Dukung KPK Bongkar Oknum Terlibat Suap Walikota Medan

Senin, 02 Des 2019 12:32
Dibaca: 357 kali
drberita/istimewa
Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian.
Bobby Nasution Center
DRberita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) untuk membokar semua oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin.

"KPK kini dihadapkan dengan tantang, yaitu membongkar oknum-oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin. Kasus suap ini banyak melibatkan pihak," kata Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian dalam keterangan persnya diterima wartawan, Senin 2 Desember 2019.

Kasus suap Walikota Medan ini melibatkan oknum-oknum yang memiliki akses politik kepara petinggi pemerintah,  bahkan sampai ke wakil rakyat diduga juga terlibat.

"KPK harus tahu itu. Wakil rakyat diduga juga terlibat kasus suap Walikota Medan. Mereka menjadi pelaku dan benalu-benalu kasus suap tersebut," kata Aminullah.

Amin menuturkan, jika dicermati kasus tersebut kuat dugaan keterlibatan oknum yang sudah dicekal KPK, dan sangat pantas ditetapkan sebagai tersangka, untuk menyusul Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Isa Ansyari dan Syamsul Fitri Siregar.

"Kita tunggu action KPK menetapkan tersangka baru, dan kita menudukung KPK melakukan itu," kata Aminullah.

PP HIMMAH sampai saat ini kata Aminullah, menolak korupsi menjadi bagian dari identitas. Penuh dukungan HIMMAH diberikan kepada KPK agar fokus membongkar kasus suap Walikota Medan.

"Pemberi dan penerima suap Walikota Medan Dzulmi Eldin harus terang statusnya dibuat KPK, jangan sampai kasus suap ini tidak jelas ujung akhirnya," kata Aminullah. (art/drc)

Editor: admin

Sumber: Pers Rilis

T#g:aminullah siagianhimmahkpk ott walikota medansuap walikota medan
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Jan 2020 19:19

    Pertama Sejak Berdiri, KPK Gelar Rekonstruksi Kasus OTT di Medan

    Rekonstruksi KPK ini bertujuan untuk melengkapi berkas perkara dan mengetahui gambaran peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) suap Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kadis PU Isa Ansyari.

  • Jumat, 17 Jan 2020 12:28

    Syamsul Fitri Bersikukuh Diperintah Walikota Medan

    Mendengar itu, Ketua Majelis Hakim Abdul Azis maupun Jaksa KPK menanyakan, kalau bersisa sebesar Rp180 juta kenapa membengkak sampai Rp900 juta, lalu uang yang digunakan itu apakah berasal dari Dinas Perhubungan dan BP2RD sajakah?

  • Jumat, 17 Jan 2020 12:13

    Ayah Saksi, Mahyudi Terkejut Ada Transfer Rp200 Juta Masuk Rekening dari Isa Ansyari

    Dalam menutupi proses penyetoran uang untuk biaya perjalanan dinas tersangka Walikota Medan Dzulmi Eldin ke Jepang yang berasal dari Kadis PU Isa Ansyari, saksi menggunakan rekening orang tuanya.

  • Jumat, 17 Jan 2020 11:25

    Pengkuan Iswar, Suherman dan Emilia di Pengadilan Tipikor Medan

    Saksi di antaranya Kadis Perhubungan Iswar Lubis, Kadis BP2RD Suherman dan Kadis Ketahanan Pangan Emilia Lubis bersama sembilan orang saksi lainnya yang hadir dalam persidangan terdakwa Kedis PU Isa Ansyari.

  • Rabu, 15 Jan 2020 17:47

    Rekanan Minta Plt Kadis PU Medan Profesional Kelola Anggaran 2020

    Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) suap Kadis PU Isa Asyari dan Walikota Medan Dzulmi Eldin harus menjadi cermin Plt Kadis Zulfansyah untuk profesiaonal mengelola anggaran tahun 2020.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir