Bank Sumut

Fikri Ngaku Belum Ada Diperiksa Kejati Sumut

Sabtu, 13 Jul 2019 18:00
Dibaca: 326 kali
ilustrasi
Proyek drainase.
DINAMIKARAKYAT - Proyek pembangunan drainase di Wilayah Medan Johor diduga ada yang melewati tahun berjalan. Temuan itu kini sedang diselidiki oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Fikri ketika dikonfirmasi mengaku dirinya belum ada diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, terkait proyek drainase melewati tahun berjalan.

"Soal apa? Oh, belum ada saya dipanggil kejaksaan," ucap Fikri, melalui telepon seluler, Jumat 12 Juli 2019.

Kepala Bidang Drainase Dinas PU Medan, itu juga mengaku tidak tahu proyek drainase di dua lokasi di Kecamatan Medan Johor, yang pengerjaannya melewati tahun berjalan.

"Tidak tahu saya pekerjaan yang mana, dimana lokasi kerjaannya? Iya, belum ada saya diperiksa kejaksaan," cetusnya.

Informasi diperoleh sebelumnya menyebutkan bahwa pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kini tengah menyelidiki temuan tersebut dan sudah memanggil beberapa PNS Dinas PU Medan yang ditugaskan untuk mengawasi pekerjaan.

"Sudah ditangani Kejatisu kasusnya, sudah ada yang diperiksa dari Dinas PU, anggotanya si Fikri, PNS yang tugasnya mengawasi pekerjaan," ucap sumber.

Proyek drainase tahun 2018 senilai Rp 5 miliar lebih itu pengerjaannya belum selesai 100 persen tetapi sudah ditandatangani selesai. "PHO pekerjaan 83% tapi dibuat si Fikri selesai 100%," sambungnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pu medandrainasekejati sumutkorupsi apbd
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Kamis, 26 Sep 2019 00:48

    Jaksa Agung Diminta Evaluasi Fachruddin Siregar

    Sudah hampir satu tahun menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, namun Fachruddin Siregar belum membuktikan kinerjanya. 12 Oktober 2018 lalu dia dilantik, satupun kasus korupsi tidak ada tuntas yang ditanganinya.

  • Rabu, 25 Sep 2019 23:44

    IMAKOR Minta Kejatisu Segera Tetapkan Tersangka Lapangan Barosokai

    Dari hasil investigasi IMAKOR Sumut, kata Rahmad Darmawan, ada dugaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan sengaja memperlambat penyidikan kasus lapangan barosokai atas perintah dari Kejatisu.

  • Selasa, 24 Sep 2019 08:26

    GAM Paluta Kecam Dugaan Korupsi & Pungli Dana Desa ke Kejatisu

    Belasan massa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas Utara (GAM Paluta) menyampaikan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan Camat Kecamatan Batang Onang ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:19

    Pema Sumut Laporkan Dugaan Korupsi Labuhanbatu, Medan dan Sergai

    Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (DPW Pema Sumut) membawa dugaan korupsi yang terjadi disejumlah kabupaten kota ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir