• Home
  • Kerah Putih
  • Dugaan Korupsi Wakil Bupati Langkat Dilaporkan ke Polda Sumut

Dugaan Korupsi Wakil Bupati Langkat Dilaporkan ke Polda Sumut

Jumat, 03 Mar 2017 01:13
Dibaca: 2.477 kali
drberita/int
Demo dugaan korupsi Wakil Bupati Langkat di Polda Sumut.
DINAMIKARAKYAT - Wakil Bupati (Wabup) Langkat Sulistianto digoyang kasus dugaan korupsi. Dia dituding terlibat kasus dugaan korupsi dana pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Pemkab Langkat tahun anggaran (TA) 2009 lalu.

Forum Diskusi Mahasiswa Sumatera Utara (Fordismasu) membeberkan dugaan korupsi tersebut di depan kantor Polda Sumut, Kamis 2 Maret 2017. Sulistianto diduga terlibat dua kasus miliaran rupiah itu ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Kadisdikjar) Langkat.

"Lemahnya hukum di negara ini semakin membuat koruptor merajalela menggerogoti uang negara. Bahkan, orang yang diduga telah melakukan korupsi saat menjabat kepala dinas, sekarang dengan nyamannya melenggang menjabat wakil bupati. Ini sangat miris, di mana penegakan hukum itu?" ungkap Iqbal Amierhan Sanie, Koordinator Aksi Fordismasu dalam orasinya.


Fordismasu secara tegas mendesak Polda Sumut untuk segera mengusut kedua kasus yang diduga melibatkan orang nomor dua di Pemkab Langkat tersebut.

"Kepolisian menggembar-gemborkan akan menuntaskan semua kasus-kasus yang ada, maka kami meminta Polda Sumut membuktikan itu. Usut ulang kasus dugaan korupsi dana pengadaan ATK dan DAK Disdikjar Langkat tahun 2009, merugikan miliaran rupiah uang negara yang pada saat itu Sulistianto menjabat sebagai kepala dinas," imbuhnya.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menyatakan menampung semua aspirasi dan laporan masyarakat. Tuntutan massa akan dilaporkan ke pimpinan Polda Sumut. "Ya kita tampunglah, akan kita salurkan tuntutannya ke pimpinan," katanya.


Diketahui, kasus dugaan korupsi di Pemkab Langkat bukan itu saja. Kamis 23 Februari 2017 lalu, massa Aliansi Pemuda Mahasiswa Langkat (APMALA) dan Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (KOMPAK) juga menggeruduk Polda Sumut.

Dalam aksinya, massa meminta Polda Sumut untuk mengusut dugaan mark-up pengadaan buku perpustakaan desa di selurug desa se Kabupaten Langkat sebesar Rp10 juta perdesa, dengan total Rp2,4 miliar.

Selain itu, dugaan korupsi pelatihan pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)/Simpanan Keuangan Desa (Simkeudes) di semua desa di Langkat sebesar Rp15 juta dengan total Rp3,6 miliar.

Kedua dugaan korupsi tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran (TA) 2015-2016. (art/drc)

Editor: admin

T#g:korupsi apbdkorupsi pendidikanpemkab langkatpolda sumut
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jul 2019 02:17

    Pemkab Batubara Biayai Pembangunan Gedung Tahanan Polres

    Padahal diketahui, kepolisian adalah lembaga vertikal yang pembiayaan operasional dan pembangunan gedungnya mulai tingkat Polsek, Polres hingga Polda bersumber dari APBN.

  • Selasa, 16 Jul 2019 23:57

    LIPAN RI Laporkan PT Persaoran ke Kejati Sumut

    Massa DPP LIPAN RI memita Kejati SUmut agar mengusut tuntas dugaan pengkondisian pemenang tender PT Persaoran sebagai kontraktor pelaksana pembangunan jalan di Moara Soma.

  • Sabtu, 13 Jul 2019 18:00

    Fikri Ngaku Belum Ada Diperiksa Kejati Sumut

    Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Fikri ketika dikonfirmasi mengaku dirinya belum ada diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, terkait proyek drainase melewati tahun berjalan.

  • Sabtu, 13 Jul 2019 13:01

    Kerja KPK Sia-sia di Asahan, Ini Daftarnya

    KPK, kata Indra, 20 Februari 2019, lalu kembali datang ke Kabupaten Asahan bersama tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk proses pengambilan sampel material fisik bangunan RSUD HAMS Kisaran di antaranya melakukan pemeriksaan material dindin

  • Jumat, 12 Jul 2019 22:09

    PPGMTH Minta Kapolda Sumut Usut Korupsi Jalan di Padang Lawas Utara

    Mereka sangat mengharapkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ringan tangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Ramlan Nasution.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir