Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Dugaan Korupsi Rehab Gedung SD dan SMP Dilaporkan ke Kejari Medan

Dugaan Korupsi Rehab Gedung SD dan SMP Dilaporkan ke Kejari Medan

Minggu, 19 Nov 2017 22:00
Dibaca: 723 kali
drberita/istimewa
Demo massa LAKI di Kantor Kejari Medan.
DINAMIKARAKYAT - Puluhan massa Laskar Anak Negeri (LARI) berunjukrasa menuntut Kejari Medan menggusut dan memeriksa dugaan korupsi Dinas Pendidikan Kota Medan, terkait dana rehab gedung SD, SMP senilai Rp43 miliar.

Kordinator aksi Sofyandi Lubis menyatakan, selain dugaan korupsi dana hibah pembangunan gedung SD dan SMP, mereka juga mempersoalkan dugaan korupsi dana seminar karakter bagi kepala sekolah dan pengawas SD, SMP di Green Hill Hotel, Sibolangit, yang tidak sesuai dengan peruntukan.

Mereka juga menyampaikan dugaan korupsi pengadaan buku paket di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama di Medan. Para pengunjukrasa juga mendesak agar Walikota Medan Dzulmi Eldin agar mencopot Kadis Pendidikan Hasan Basri dari jabatannya.

"Kita minta jabatannya di copot dan meminta agar pihak Kejari Medan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan," ucap Sofyandi Lubis, akhir pekan.

Massa kemudian Kasi Intel Kejari Medan Syafrudianto. Kepada para pengunjukrasa Syafrudianto mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan informasi yang disampaikan.

Dalam aksinya, massa LARI tidak hanya berunjukrasa ke Kejari Medan, sebelumnya massa juga melakukan aksi di Kantor Dinas Pendidikan Medan.

Aksi tersebut bertepatan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Munas KAHMI ke-10 di Hotel Santika Medan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:dinas pendidikan medanhasan basriKejari Medankorupsi apbdlaskar anak negeri
Berita Terkait
  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Jumat, 08 Jun 2018 07:12

    Habis Lebaran Agus Tripriyono Dipanggil Kembali

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Doni Harahap memastikan mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono dipanggil kembali sehabis lebaran idul fitri.

  • Jumat, 08 Jun 2018 06:57

    Jaksa Bantah Pemanggilan Agus Tripriyono Hanya Untuk Lucu-lucuan

    Isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Sergai menyebutkan pemanggilan mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Bendahara BPKAD Sergai Koko dan Kepala BPKAD Gustian hanya untuk lucu-lucuan menjelang lebara

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir