Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

Dugaan Korupsi APBD Sergai, Agus Tripriyono Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

Kamis, 31 Mei 2018 02:47
Dibaca: 1.185 kali
drberita/istimewa
Mantan Kepala BPKAD Pemkab Sergai Agus Tripriyono.
DINAMIKARAKYAT - Kasus dugaan korupsi APBD Pemkab Sergai terus dikembangkan oleh pihak kejaksaan. Satu dari empat terduga yang terlibat mangkir dari panggilan.

Keempat terduga yang dipanggil masing-masing mantan Sekda Haris Fadillah, mantan Kepala BPKAD Agus Tripriyono, mantan Bendahara Koko dan Kepala BPKAD Sergai Gustian.

Dari keempat orang itu, hanya Agus Tripriyono yang tidak memenuhi panggilan kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan.

"Pak Haris, Pak Agus, Koko dan Gustian yang dipanggil, yang mangkir cuma Pak Agus," ucap sumber, Rabu 30 Mei 2018.

Menurut sumber, pemeriksaan kasus dugaan korupsi APBD tersebut terakait hasil temua BPK yang harus ditindaklanjuti. Oleh karena itu, Bupati Sergai Soekirman mempersilahkan kejaksaan untuk memeriksa.

Mantan Sekda Pemkab Sergai Haris Fadillah yang dikonfirmasi tidak membantah dirinya dipanggil pihak Kejari Sergai.

"Abang datang. Empat orang kami, kemarin itu lah dipanggil. Agus gak datang, gak tau apa sebebnya," ucapnya. (art/drc)

Editor: admin

T#g:agus tripriyonoapbd sergaikejari sergaikejati sumutkorupsi apbdkpkPemkab Sergai
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Agu 2018 00:53

    Buron Sejak 2007, Kejati Sumut Tangkap Buronan Maling Uang Rakyat di Perumahan Johor

    Buronan tersebut adalah Syahroni Hidayat. Ia ditangkap di kediamanya, Perumahan Johor Indah Permai 2, Blok A, No. 54, Linkungan 10, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

  • Selasa, 31 Jul 2018 07:07

    Dugaan Kolusi Proyek Pendopo Rumdis Gubsu, MFH: Ok Henry dan Eric Aruan Harus Jujur

    Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz (MFH) meminta OK Henry selaku Kepala Inspektorat dan Eric Aruan selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan, harus jujur dan turut bertanggungjawab.

  • Senin, 30 Jul 2018 10:35

    DPRD Sumut Minta KPK Usut Proyek Pendopo Rumah Dinas Gubernur

    Aroma kolusi itu begitu kentara, saat proses lelang pekerjaan dengan harga penawaran sendiri (HPS) sebesar Rp 6.695.740.000,00 dan pagu Rp 6.696.000.000,00. KPK harus mengusut proyek ini.

  • Senin, 30 Jul 2018 09:12

    Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Maling Uang Rakyat di Banten

    Tim Intelijen Kejati Sumut yang dipimpin langsing Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak menangkap DPO terpidana korupsi dari Kejari Langkat dan juga Kejari Pematangsiantar.

  • Sabtu, 21 Jul 2018 01:44

    KPK Pantau Sidang Mafia Tanah Tamin Sukardi

    Giliran KPK yang memantau jalannya persidangan lanjutan atas kasus dugaan penjualan lahan milik negara seluas 74 hektare di Pasar 2, Desa Helvitia, Deliserdang, Sumatera Utara, dengan terdakwa mafia tanah Tamin Sukardi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir