Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Dugaan Korupsi ADD dan DD Kabupaten Langkat Dilapor ke Kapolda Sumut

Dugaan Korupsi ADD dan DD Kabupaten Langkat Dilapor ke Kapolda Sumut

Kamis, 23 Feb 2017 20:13
Dibaca: 3.809 kali
drberita/istimewa
Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel saat berkunjung ke Kabupaten Langkat yang disambut bupati Ngogesa Sitepu beberapa waktu lalu.
DINAMIKARAKYAT - Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Langkat (APMALA) dan Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (KOMPAK) menggeruduk Mapolda Sumut, Kamis 23 Februari 2017.

Massa meminta dugaan korupsi pengadaan buku perpustakaan desa di seluruh desa se-Kabupaten Langkat senilai Rp2,4 miliar diungkap. Masing-masing desa mendapat jatah anggaran Rp10 juta.

"Korupsi seolah tak pernah habis-habisnya. Pengadaan buku yang mempunyai tujuan mulia mencerdaskan kehidupan bangsa pun dikorupsi. Apakah ini harus didiamkan begitu saja bapak-bapak polisi?" ungkap koordinator aksi, Ahmad Fauzi dalam orasi.


Indikasi lain yang dikuak massa yakni dugaan korupsi pelatihan pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)/Simpanan Keuangan Desa (Simkeudes) di semua desa di Kabupaten Langkat senilai Rp15 juta dengan total Rp3,6 miliar.

Kedua dugaan korupsi tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015 2016.

Modus korupsi yang terjadi diduga dilakukan oknum-oknum Badan Pemerintahan Masyarakat Desa Kelurahan (PMDK) Langkat dengan menjadikan para kepala desa (kades) sapi perahan.

"Dengan ini, kami secara tegas meminta Polda Sumut untuk segera memeriksa dan memeroses hukum oknum-oknum PMDK Langkat," tegas Ahmad Fauzan.


Massa aksi juga mendesak Polda Sumut untuk mengusut dugaan pungutan liar (pungli) atau uang fee proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Langkat.

"Jalan-jalan yang ada di Langkat, baru diaspal, sebentar saja sudah rusak. Ini karena pengerjaannya asal jadi. Kalau tidak dikorupsi, pasti jalan-jalan itu masih bagus. Kualitas pengerjaan yang dilakukan para kontraktor sangat buruk," tandas Fauzi.

Perwakilan Humas Polda Sumut yang menemuai massa aksi berjanji akan melaporkan tuntutan tersebut ke Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel. (art/drc)

Editor: admin

T#g:korupsi apbdkorupsi dana desapemkab langkatpolda sumut
Berita Terkait
  • Senin, 07 Okt 2019 12:01

    Apresiasi Polda Sumut: PIB Akan Diskusi Publik Korupsi DBH PBB Labusel & Labura

    Hasil audit BPKP yang telah diterima Polda Sumut semestinya sudah bisa menjadi tolak ukur dan landasan bagi Polda Sumut untuk menetapkan status tersangka Bupati Labusel Wildan Tanjung dan Bupati Labura Khairuddin Syah alias Haji Buyung.

  • Selasa, 24 Sep 2019 08:26

    GAM Paluta Kecam Dugaan Korupsi & Pungli Dana Desa ke Kejatisu

    Belasan massa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas Utara (GAM Paluta) menyampaikan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan Camat Kecamatan Batang Onang ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

  • Jumat, 13 Sep 2019 00:19

    Pema Sumut Laporkan Dugaan Korupsi Labuhanbatu, Medan dan Sergai

    Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Mahasiswa Sumatera Utara (DPW Pema Sumut) membawa dugaan korupsi yang terjadi disejumlah kabupaten kota ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

  • Rabu, 11 Sep 2019 23:01

    Dugaan Korupsi Rabat Beton Dinas PU Asahan Dibawa ke Kejati Sumut

    Dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Asahan, masuk ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa 10 September 2019.

  • Kamis, 05 Sep 2019 02:16

    Bobby: Fery "Tak Mungkin" ditahan, Dia anak Sarmadan Hasibuan

    Kader PMII ini mengharapkan Polda Sumut tidak hanya sebatas menggunakan hukum teringan atas seseorang yang terjerat narkoba. Apalagi seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir