Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Direksi PDAM Bertemu Pokja Wartawan, Tidak Ada Penjelasan Kasus IPA Martubung

Direksi PDAM Bertemu Pokja Wartawan, Tidak Ada Penjelasan Kasus IPA Martubung

Selasa, 23 Jan 2018 22:24
Dibaca: 162 kali
drberita/istimewa
Direksi PDAM Tirtanadi bertemu dengan Pokja Wartawan.
DINAMIKARAKYAT - Jajaran Direksi PDAM Tirtanadi bertemu dengan Pokja Wartawan dalam agenda meriview ulang pencapaian program kerja 2017 dan menyampaikan program kerja 2018. Baik masukan, saran dan kritik yang membangun dari pokja sebagai mitra kerja PDAM Tirtanadi.

Hadir semua Direksi PDAM Tirtanadi yaitu Direktur Utama Sutedi Raharjo, Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian, Direktur Air Minum Delviyandri, Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution serta Kepala Sekretaris Perusahaan Jumirin dan Asisten 1 Sekretaris Perusahaan Zaman K. Mendrofa.

Sekretaris Pokja Wartawan PDAM Tirtanadi Muhammad Nasir menyampaikan keberadaan mereka sebagai mitra kerja PDAM Tirtanadi telah memberikan kontribusi melalui media masing-masing untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang kegiatan dan perkembangan PDAM Tirtanadi.

"Pertemuan ini merupakan bagian dari program kerja pokja dalam membangun kemitraan dan taranparansi dengan PDAM Tirtanadi untuk memperoleh informasi yang akan didistribusikan kemasyarakat serta memberi saran dan kritik untuk perkembangan PDAM Tirtanadi ke depannya," kata Nasir.

Selain itu, Nasir juga menyerahkan program kerja untuk tahun 2018 kepada Direksi PDAM Tirtanadi dan berharap agar program kerja yang telah disusun dapat terealisasi.

"Kami sampaikan secara resmi program kerja Pokja Wartawan untuk tahun 2018, mudahan-mudahan dapat terealisasi," harapnya.

Program kerja tersebut disambut baik oleh Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo. Bahkan menurut Sutedi Raharjo sebaiknya Pokja Wartawan membuat kegiatan 4-6 kali dalam setahun seperti salah satu program adalah lomba karya tulis.

Hal ini sangat mendapat apresiasi, bahkan Sutedi menginkan dibuat artikel edukasi air minum. "Artikel edukasi air minum ini harus muncul tiga bulan sekali. Kegiatannya bisa mendatangkan pakar internal PDAM Tirtanadi maupun dari luar sebagai narasumber, dan bagi yang menulis diberi penghargaan," ujarnya.

Sutedi juga dalam paparannya menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan mereka sejak tahun 2015, PDAM Tirtanadi telah dan akan terus bekerja keras dan profesional.

Banyak terobosan yang telah dilakukan di antaranya yang paling anyar adalah pemberlakukan program pasang baru secara online mulai Januari 2018.

Dia juga menginformasikan bahwa program penambahan debit air saat ini sudah berjalan, misalnya pembangunan IPA Denai kapasitas 240 liter per detik telah memasuki tahap tender, peningkatan (uprating) IPA TLM telah dimulai pembangunannya yang ditandai dengan peletakan batu pertam oleh Gubsu pada Desember 2017.

Penyertaan modal yang diberikan Pemprovsu pada tahun 2016 yang lalu sebesar Rp73 miliar juga akan digunakan untuk peningkatan (uprating) IPA Sunggal tahap kedua 400 liter per detik dan Uprating IPA Deli Tua 300 liter per detik dan pembangunan IPA Pancur Batu kapasitas 40 liter per detik yang diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp140 miliar.

Sementara Direktur Air Minum Delviyandri mengakui, bahwa saat ini permasalahan kekurangan debit air masih menjadi permasalahan utama PDAM Tirtanadi.

Peningkatan produksi tidak sebanding dengan perkembangan jumlah penduduk sehingga masih saja ada keluhan pelanggan terkait kuantitas dan kontinutas air minum serta masih adanya wilayah yang tidak bisa dilayanai selama 24 jam dan juga cakupan pelayanan tidak mengalami peningkatan secara siginifikan.

Untuk air limbah, Heri Batangari selaku Direktur Air Limbah menyampaikan bahwa pengolahan air limbah merupakan terusan dari produksi air bersih. Air bersih yang telah digunakan dan menjadi limbah kemudian diolah untuk selanjutnya dialirkan kembali ke sungai agar tidak mencemari lingkungan.

"Bayangkan saja kalo 2,5 juta warga Kota Medan setiap paginya membuang tinja sebanyak 0,5 kg maka sebanyak 1.259 ton tinja akan mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan benar," terang Heri.

Dari sisi keuangan, Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian mengatakan bahwa ketika mereka baru menjabat sebagai Direksi PDAM Tirtanadi pada tahun 2015, kondisi keuangan minus dengan utang yang cukup banyak sekitar Rp270 miliar.

Namun dalam masa 3 tahun kepemimpinan mereka, saat ini kondisi keuangan PDAM Tirtanadi telah surplus dan kewajiban utang terselesaikan.

"Berdasar audit, kinerja keuangan cukup baik, bahkan pada akhir tahun 2018 ini PDAM Tirtanadi akan memberikan kontribusi PAD ke Pemprovsu sebesar Rp10,6 M," ujar Arief.

Arif mengemukakan setoran ke PAD merupakan bentuk komitmen Tirtanadi Sumut untuk ikut berpartisipasi nyata membangun Sumatera Utara lewat pembangunan yang diprogramkan Pemprovsu.

Menanggapi pertanyaan wartawan soal banyaknya meteran hilang, Delviyandri membenarkan hal itu dan telah mengantisipasinya dengan merencanakan pengunaan meteran dari bahan plastik.

Namun soal kasus dugaan korupsi IPA Martubung senilai Rp58 miliar, Direksi PDAM Tirtanadi khsusunya Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution dan Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian yang ikut diperiksa Kejari Cabang Belawan tidak menjelaskan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:ipa martubungPDAM Tirtanadipojak wartawan
Berita Terkait
  • Selasa, 13 Feb 2018 02:36

    Sidang Mediasi Class Action PDAM Tirtanadi Belum Ada Sepakat

    Sidang mediasi gugatan class action yang dilayangkan masyarakat terhadap PDAM Tirtanadi di Pengadilan Negeri Medan belum ada titik sepakat atau berdamai antara kedua belah pihak.

  • Sabtu, 10 Feb 2018 01:30

    Kasus Pencurian, Polisi Akan Panggil Pegawai PDAM Tirtanadi

    Polsek Medan Kota dalam waktu dekat akan memanggil dan memeriksa sejumlah pegawai PDAM Tirtanadi terkait kasus pencurian sepeda motor milik Zaman Karya.

  • Kamis, 01 Feb 2018 02:41

    Laskar Anak Negeri Desak KPK Tangkap Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi

    Belasan massa Laskar Anak Negeri (LARI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Sumut Arif Haryadian yang terlibat dugaan suap mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

  • Jumat, 26 Jan 2018 23:12

    Menteri PUPR: IPLT Akan Dikelola PDAM Tirtanadi

    Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menjelaskan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang ada nantinya akan dikelola lebih lanjut oleh PDAM Tirtanadi.

  • Jumat, 26 Jan 2018 23:04

    Erry Berharap Para Menteri Bantu Pembangunan Infrastruktur Sumut

    Berdasarkan Perda No. 10 tahun 2009, tentang PDAM Tirtanadi bahwa tujuan pokok Tirtanadi mengelola dan menyelenggarakan pelayanan air minum yang memenuhi syarat kesehatan dan untuk mengembangkan perekonomian daerah.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir