Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Bukti Temuan Dugaan Korupsi BOK Dinas Kesehatan Asahan Sampai ke Bupati

Bukti Temuan Dugaan Korupsi BOK Dinas Kesehatan Asahan Sampai ke Bupati

Sabtu, 21 Des 2019 00:55
Dibaca: 569 kali
drberita/istimewa
Inspektorat Kabupaten Asahan.
Bobby Nasution Center
DRberita | Laporan bukti temuan dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk perekrutan tenaga kontrak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan telah sampai ke Bupati.

Bukti temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan khusus tim Aparatur Penyidik Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Asahan, nomor: 700/01/K tertanggal 13 Maret 2019.

Hasil pemeriksaan tersebut menunjukan, terdapat penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Aris Yudhariansyah atas penyimpangan dalam proses perekrutan tenaga kontrak tahun 2019 yang dibiayai dari BOK senilai Rp 18 miliar bersumber dari APBN.

Berdasarkan keputusan perjanjian tenaga kontrak, ditemukan sebanyak 116 orang yang diterima pada Dinas Kesehatan Asahan. Namun 58,62 persen atau 68 orang tidak memenuhi kualifikasi pendidikan, sesuai dengan petunjuk teknis. Sehingga perekrutan tersebut merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah, dan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 dan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 3 tahun 2019.  

Kepala Inspektorat Asahan Zulkarnain Nasution mengakui hasil pemeriksaan tersebut telah sampai ke Bupati Asahan.

"Lebih jelasnya coba tanya langsung sekretaris, secara teknis beliau (sekretaris) yang mengetahui," ucapnya, Jumat 20 Desember 2019.

Laporan bukti temuan dugaan korupsi BOK Dinas Kesehatan Asahan, dari hasil pemeriksaan APIP ternyata tidak sampai ke penegak hukum. Hal itu diketahui dari pengakuan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asahan Ruslan.

Ruslan mengakui belum ada laporan tindak lanjut dari Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Yudhariansyah atas laporan temuan dugaan korupsi BOK tenaga kontrak yang sudah diterima Bupati Asahan.

"Belum ada ke penegak hukum, yang ke bupati juga belum ada laporan tindak lanjutnya. Saya lupa apa saja temuannya, nanti saya sampaikan," kata Ruslan. (art/drc)

Editor: admin

T#g:bantuan operasional kesehatandinas kesehatan asahaninspektorat asahankorupsi apbn
Berita Terkait
  • Senin, 13 Jan 2020 19:28

    Demo JMM: Tuntut Kapolda Sumut Tangkap Kepala Balai Perkeretaapian

    Sebelum bubaran, massa JMM kembali berorasi sebentar, mereka mengingatkan agar Polda Sumut jangan sampai kecolongan atas dugaan korupsi di Balai Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara.

  • Jumat, 01 Nov 2019 01:16

    FMA Minta Polda Sumut Usut Tuntas Kegiatan Swakelola Dinas Kesehatan Asahan

    Kegiatan swakelola puluhan miliar di Dinas Kesehatan Asahan kini menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat. Ada dugaan kegiatan tersebut mejadi ajang korupsi berjemaah yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

  • Selasa, 01 Okt 2019 00:50

    Kegiatan Swakelola: Sapma IPK Nilai Kadis Kesehatan Asahan Tidak Paham

    Jumlah anggaran swakelola Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tahun 2019 cukup besar. Angkanya lebih besar dari anggaran penyedia. Ada dugaan anggaran ini menjadi ajang korupsi.

  • Jumat, 02 Feb 2018 01:17

    Dua Terdakwa Korupsi Alkes RSU Pirngadi Medan Rp5 Miliar Divonis 1 Tahun Penjara

    Dalam dakwaan JPU, Netty Silaen, Direktur RSU dr Pirngadi Medan Amran Lubis selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menandatangani untuk program pembinaan upaya kesehatan sebesar Rp5 miliar.

  • Jumat, 26 Jan 2018 23:53

    JPU Tuntut 3 Terdakwa Korupsi Kapal Nelayan DKP Sumut

    Tiga terdakwa kasus ‎korupsi ‎pengadaan enam unit kapal nelayan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut dituntut dengan hukuman bervariasi di Pengadilan Tipikor Medan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir