Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • Belum Dilantik, Pimpinan KPK Terpilih Undang Kepala Daerah Acara Syukuran

Belum Dilantik, Pimpinan KPK Terpilih Undang Kepala Daerah Acara Syukuran

Senin, 07 Okt 2019 11:30
Dibaca: 554 kali
drberita/istimewa
Pimpinan KPK terpilih periode 2019-2024 Lili Pintauli Siregar bersama Walikota Medan Dzulmi Eldin, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah plus istri, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Mantan Kabareskrim Mabe
DRberita | Pimpinan KPK terpilih periode 2019-2024 Lili Pintauli Siregar mengundang kepala daerah dan sejumlah pejabat serta elemen masyarakat dalam acara syukuran di kediamannya di Medan, Jalan Garu VI, Kecamatan Medan Amplas, Minggu 6 Oktober 2019.

Hadir dalam acara diantaranya Walikota Medan Dzulmi Eldin, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah plus istri, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji, unsur Forkopimda Kota Medan, tokoh pemuda dan alim ulama.

Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Lili Pintauli Siregar sebagai salah satu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Eldin mengaku bangga kepada Lili karena menjadi satu-satunya perempuan dijajaran pimpinan KPK, menggantikan Basaria Panjaitan. Ia berharap Lili dapat dijalankan tugasnya dengan baik dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Selamat atas keberhasilan Lili Pintauli Siregar terpilih menjadi pimpinan KPK RI. Tentu, segudang tugas dan tanggung jawab yang akan dihadapi akan semakin berat. Namun kami optimis, amanat yang diemban mampu dijalankan dengan baik lewat ilmu dan kemampuan yang mumpuni. Hal itu juga dapat terwujud jika setiap pekerjaan yang dilakukan diiringi dengan niat yang baik untuk kebaikan negeri ini," ucap Eldin.

Eldin juga berharap sinergitas, soliditas serta rasa kepercayaan publik dapat dibangun dan dijaga oleh seluruh jajaran KPK. Sebagai lembaga independen dan bebas dari intervensi, KPK dapat menjalankan tupoksinya dalam mengungkap dan menangani kasus-kasus korupsi sesuai instrumen anti korupsi.

"Kami yakin Lili Pintauli Siregar sebagai pimpinan KPK yang terpilih akan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Dan seluruh masyarakat menaruh asa yang tinggi kepada KPK untuk menyelamatkan negeri ini dari pelaku korupsi," serunya.

"Hendaknya amanat yang diemban dijalankan dengan kesungguhan dan kehatian-hatian sekaligus membawa KPK menjadi lembaga negara yang semakin baik dan kokoh. Semoga seluruh komponen dapat berkolaborasi mewujudkan Indonesia bebas korupsi," sambung Eldin mengakhiri.

Lili Pintauli Siregar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara syukurannya. Lili mengungkapkan, kehadiran sejumlah penyelenggara pemerintah daerah menjadi bentuk doa, dukungan dan energi baginya untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan KPK.

"Saya mengaku senang, sebab kehadiran bapak ibu memberi energi besar bagi saya menjalankan tanggung jawab yang diemban sebagai salah satu pimpinan KPK. Semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua dan meningkatkan sinergitas kita bersama dalam upaya mencegah dan mengentaskan masalah korupsi yang ada," imbaunya.

Diketahui, Lili Pintauli Siregar memperoleh jumlah suara sebanyak 44, Nawawi Pomolango dengan jumlah suara 50, Nurul Ghufron dengan jumlah suara 51, Alexander Marwata dengan jumlah suara 53, dan Irjen Firli Bahuri dengan jumlah suara 56.

Pelantikan pimpinan KPK terpilih ini direncanakan dilaksanakan pada Desember 2019 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo setelah pelantikan presiden periode ke dua. (art/drb)

Editor: admin

T#g:Capim KPKkpklili pintauli siregar
Berita Terkait
  • Kamis, 10 Okt 2019 22:00

    KPK Bantah Politikus PDI Perjuangan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi informasi dan pernyataan politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan pada suatu acara terkait dengan laporan tahunan KPK, penyitaan, hingga KPK gadungan.

  • Rabu, 02 Okt 2019 00:35

    Musa Komitmen Cegah Korupsi di Pemprov Sumut

    Tata kelola pemerintah yang baik, adil, terpercaya, politik yang beretika, masyarakat yang berwawasan kebangsaan, dan memiliki kohesi sosial yang kuat serta harmonis.

  • Rabu, 02 Okt 2019 00:03

    Basaria Panjaitan Bicara Pencegahan Korupsi di Kantor Gubernur Sumut

    Dalam Perpres 54/2018 tentang Stranas PK, KPK merupakan salah satu unsur Stranas PK dalam memahami dan melakukan upaya pencegahan korupsi kepada arah kebijakan nasional sesuai dengan kebutuhan pencegahan korupsi.

  • Senin, 30 Sep 2019 22:31

    Mahasiswa Sumut: Aksi Kami Murni

    Dalam konfrensi persnya, Senin (30/9), Zulfahmi menyatakan mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu merupakan perwakilan dari STAIS, Unimed, UISU, UINSU, UMSU, ITM, dan UPU.

  • Sabtu, 28 Sep 2019 12:02

    Dilema, Jokowi Sendiri & RUU KPK

    Sebuah pilihan yang sulit bagi Jokowi. Diteruskan akan berhadapan dengan mahasiswa! Tak diteruskan dengan Perppu KPK, bakal ditinggal Parpol Koalisi. Apalagi, BEM se-Indonesia menolak undangan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir