Bank Sumut
  • Home
  • Kerah Putih
  • BKP Sumut ke Pemko Medan Rp35 Miliar Terindikasi Jadi Ajang Korupsi

BKP Sumut ke Pemko Medan Rp35 Miliar Terindikasi Jadi Ajang Korupsi

Oleh: Muhammad Artam
Selasa, 26 Des 2017 00:55
Dibaca: 718 kali
drberita/istimewa
Buku P.APBD Medan 2017.
DINAMIKARAKYAT - Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sumut yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk tahun 2017, terindikasi menjadi ajang korupsi melalui program pembangunan drainase pada Dinas Bina Marga Medan.

Jumlah BKP Sumut tersebut sebesar Rp 35.765.700.000,00 yang dipecah menjadi 32 item kegiatan, ada yang dilaksanakan dengan cara penunjukan langsung (PL) dan ada pula melalui proses tender. Semuanya dilaksanakan dimurni APBD Medan 2017.

Aktivis '98 Acil Lubis meyakini indikasi korupsi terjadi pada 32 item tersebut. "Saya meyakini ada indikasi korupsi berjemaah tersebut," ucap Acil kepada wartawan di Warung Skrikandi, Merdeka Walk, Medan, Senin 25 Desember 2017.

Dari 32 item kegiatan, kata Acil, ada satu item yang tidak sesuai dengan lokasi pengerjaan drainasenya, dan itu menguatkan dugaan korupsi berjemaah itu terjadi.

Judul kegiatannya, lanjut Acil, pembetonan drainase di Titi Rante Jalan Padang - Jalan Letda Sujono, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, senilai Rp 1.696.500.000,00 dengan kode rekening 1.03.1.03.01.38.06.

"Kita sudah cek. Pertanyaannya, kapan pula ada Titi Rante Jalan Padang - Jalan Letda Sujono di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Kita juga meyakini masih banyak lagi dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Bina Marga Medan," tegasnya.

Acil meminta kepolisian dan kejaksaan segera menyelidiki dugaan korupsi pada BPK Sumut yang masuk ke Pemko Medan.

"Polisi dan kejaksaan harus mengusutnya, kita juga minta DPRD Medan melalui Komisi A untuk memanggil Kepala Dinas Bina Marga Syahnan Harahap dan para stafnya untuk menjelaskan itu semua," sebut pria berkacama ini. (art/drc)

Editor: admin

T#g:acil lubisapbd medandinas bina marga medandprd medankorupsi apbd medankorupsi drainase medanpemko medan
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jan 2018 00:25

    Bayar Rp 5000, Kata Jukir Karcis Parkir Habis

    Kebocoran PAD dari sektor parkir sangat mungkin terjadi pada Dinas Perhubungan Pemko Medan. Pasalnya, para juru pakir (jukir) mengaku karcis parkir telah habis.

  • Kamis, 18 Jan 2018 23:35

    Karcis Parkir di RSU Pringadi Medan Pakai Perda 2011

    Karcis parkir dengan Perda No. 10 Tahun 2011 beredar di Rumah Sakit umum (RSU) Pirngadi Medan. Padahal, Pemko Medan sudah mengeluarkan karcis parkir dengan Perda tahun 2014.

  • Rabu, 17 Jan 2018 02:41

    MTQ Tingkat Kecamatan Medan Polonia Digelar di Masjid Taqwa

    Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 51 tingkat Kecamatan Medan Polonia diselenggarakan di Masjid Taqwa, Jalan Polonia, Gang A, Kota Medan, Sabtu 20 Januari 2018.

  • Selasa, 16 Jan 2018 13:29

    Bentrokan Pengemudi Online dan Angkot di Medan Kesalahan Pemerintah Pusat

    Bentrokan antar pengemudi ojek online dan supir angkot beberapa waktu lalu dinilai satu kelalaian dari pemerintah pusat. Pemerintah harusnya tidak cuek dan peduli terhadap regulasi kesetaraan antar keduanya.

  • Sabtu, 13 Jan 2018 15:35

    BEM Sumut Berharap DPRD Medan Tidak Berfikir Culas Terhadap Persoalan Sertifikat MSDC dan SIM

    Barisan Intelektual Muda (BEM) meminta DPRD Medan harus segera menyikapi persoalan pengurusan Surat Ijin mengemudi (SIM) yang mengharuskan memiliki sertifikat dari Medan safety Driving center (MSDC).

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 drberita.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir